
Agni....!!! Thousand Sword !!!
__ADS_1
Rudra...!!! Flying Sword !!!
__ADS_1
Dengan dikeluarkan nya jurus ini, membuat King, sang pimpinan Kartel Narkoba yang menjadi targetnya tewas seketika. Tanpa halangan, kedua jurus ini menembus pertahanan King, dan langsung menusuk tepat di jantungnya.
__ADS_1
Di ruang Aset, Morina berbincang dengan Raziel. "Sekarang dah nomor 3 ya. Hmmm kayaknya sih feeling ku bener. Bakalan naik ke 1 ini". " Husss...!! Aku belum sekuat itu. Dion jauh lebih kuat dan berpengalaman dibandingkan aku yg masih 3 tahun didunia bawah ini." Sambil tersenyum Morina berkata "Kau tidak tau apa yg ada dalam dirimu. Itu akan membawa perubahan untuk kita." Raziel yang mendengar ini pun bingung dan menimpali "Maksudnya?" Morina tertawa "Lupakan saja. Ayo kuobati lukamu". Raziel mengangguk. Ya, pertarungan Raziel dengan King meninggalkan luka sayatan pedang di punggungnya. Raziel yang kelelahan pun tertidur di kamarnya. Di sisi lain, Morina yang melihat luka Raziel yang tidak berbekas itu pun tersadar dan berkata dalam hati "Tidak salah lagi, Dia Keturunan Terakhir".
__ADS_1
Keesokan harinya, Raziel bangun dan bertemu dengan Dion di tempat latihan, " Huh... nomor 3, masih terlalu cepat 1000 tahun buat mu mau naik ke nomor 1." Raziel tidak menanggapi nya dan memulai latihan. 1 hal yang Raziel tidak sadar, luka akibat pertarungan terakhir sembuh tanpa bekas itu adalah berkat obat ramuan Morina. Sesungguhnya ini adalah kekuatan lain dari sang Keturunan Terakhir yang tentu saja Morina sudah mulai menyadari hal ini. Diam-diam Morina mulai memperhatikan hal hal terkecil sekalipun terhadap Raziel. Di sisi lain, Dion yang sudah menaruh perasaan pada Morina menyadari bahwa pandangan Morina kepada Raziel bukanlah pandangan biasa. Ini membuat Dion semakin membenci Raziel dan berniat mencelakai nya.
__ADS_1