The Tale Of A-Raziel

The Tale Of A-Raziel
Kekalahan Renji dan Sisi Iblis Ra


__ADS_3

Raziel tidak sadarkan diri sesaat setelah menerima serangan dari Iori....Ketika tak sadarkan diri, sosok Morina hadir di tengah tengah kondisi Raziel yang sedang tak sadarkan diri. Dalam penglihatan nya, sosok Morina terlihat begitu anggun. Mengenakan gaun berwarna putih, tubuh tinggi dan putih Morina terlihat begitu mempesona dengan rambut panjang nya yang, terurai lurus kebelakang. Perlahan-lahan, sosok Morina berjalan mendekat ke arah Raziel yang sedang tersungkur tak sadarkan diri. Sosok Morina tersebut berjongkok didekat kepala Raziel, lalu mengusap kepalanya.....


"Ayo bangun..." ucap sosok Morina tersebut.


Raziel perlahan-lahan membuka matanya, lalu melihat sosok Morina tepat didepan matanya. Sosok Morina tersebut lantas berdiri dan mengulurkan tangannya ke arah Raziel. Tanpa ekspresi apapun, Raziel meraih tangan Morina dan bangkit berdiri.....


Sesaat setelah nya, dia tersadar. Meringis kesakitan, Raziel perlahan-lahan berdiri. Dilihatnya luka akibat serangan Iori barusan meninggalkan luka terbuka yang cukup besar. "Uhuk... uhuk.." Dari mulutnya juga keluar darah. Dia mengangkat pedangnya, belum sempat memposisikan diri, Renji langsung menerjang ke arah Raziel... "Teknik Api, Demolition....!!!"


"Ssshheeetttt" 2 buah luka sayatan besar merobek pakaian Ninja Raziel tepat di area dadanya Menyemburkan darah segar...


Raziel terjatuh berlutut, lalu tumbang menghadap kedepan....


"Berakhir sudah" Ujar Renji dengan nafas terengah-engah....


Iori yang menyaksikan hal ini mengeluarkan senyum dibibirnya.


Mereka lalu berjalan membelakangi dan meninggalkan Raziel yang sudah tergeletak bersimbah darah....


Baru saja beberapa langkah mereka berjalan menjauh, tiba tiba dari arah belakang mereka....


"Wushhhh......"


Angin yang sangat kencang berputar putar disekitar tubuh Raziel.... semakin lama putarannya semakin kuat, dan membentuk api yang berputar putar dengan sangat cepat....


"Zzeebbbbb".... terlihat jelas, api yang berputar putar sangat cepat tersebut masuk kedalam tubuh Raziel. Raziel tiba-tiba membuka matanya. Berdiri dan mengacungkan pedangnya ke arah Renji dan Iori yang membelakangi nya....


Langkah Iori dan Renji terhenti ketika mereka menyadari ada aura kuat dari belakang mereka...


Perlahan-lahan mereka membalikkan badan mereka, alangkah terkejutnya mereka melihat Raziel sedang mengacungkan pedang ke arah mereka berdua....


"Mu... mu.. mustahil" ucap Renji dengan ekspresi tidak percaya....


Iori hanya terdiam tanpa ekspresi apapun....


Mengangkat tangan kirinya yang berlumuran darah, Raziel mengusapkan darah tersebut ke wajahnya..... "Keluarlah, Ra..!!!"


Tubuh Raziel berubah menjadi tengkorak. Dibalut dengan pakaian Ninja yang tercabik, tengkorak tersebut mengeluarkan api berwarna merah pekat disekeliling tubuhnya. Pedang ditangan kanannya mengeluarkan aura api yang sangat panas... Mata yang berwarna merah dengan pola api itu menatap tajam ke arah Renji...!!!


"Hungry...." Suara Ra terdengar berat seperti suara 20 laki laki menjadi 1. Berjalan pelan ke arah Renji, Ra mengangkat pedangnya dan menembakkan sinar dari ujung pedangnya ke arah Renji "Teknik Api, Flying Sword"....


"Mugen Cannon" balas Iori ke arah serangan Ra. Serangan mereka beradu lalu "Bummmmm" meledak. Menghasilkan asap tebal yang perlahan-lahan menghilang. Renji yang masih dalam bentuk singa nya melompat ke arah Ra, dengan pedang yang berada ditangan kanannya dia menyerang Ra "Teknik Api, Lion's Slash".....

__ADS_1


"Shheettt...." Ra menangkap pedang Renji dengan tangan kirinya. Renji terkejut bukan main. Ketika dia hendak mundur, dia sadar bahwa Ra menggenggam pedang nya dengan tangan kirinya. Kesulitan menarik pedangnya, Renji kelihatan cemas. Ra mengangkat Rebellion Paradox yang berada ditangan kanannya, hendak menebas Renji lalu dari arah seberang Iori melesat dan menembakkan bola sinar hijau dari mulutnya "Mugen Cannon".....


Serangan ini cukup untuk membuat Ra melepaskan genggaman nya dari pedang Renji...


Renji yang selamat kemudian bergerak mundur beberapa langkah. Ekspresi Ra terlihat kesal. Matanya menyempit menunjukkan ekspresi marah.....


Iori dan Renji berpandangan sejenak lalu mereka mengangguk....


Renji memposisikan dua pedang nya sejajar kedepan...


Iori mengangkat pedang nya, pedang itu melayang dan berada ditengah tengah antara pedang Renji....


Dengan suara serentak mereka berteriak "Fuujin.... Raimei..... Daisen.... Ha........!!!!!"


3 buah pedang melesat dengan kecepatan tinggi, membentuk tornado yang berwarna merah sangat besar dengan disertai percikan listrik disekelilingnya......


"Siiiiinnnnngggg.....!!!! Dduuuaaarrrrr.....!!!!"


Telak serangan itu menghantam Ra dan membuat Ra terhempas sangat jauh membentur dinding Kuil Hyorin dan membuat lubang besar di dinding tersebut.... Ra terpental keluar dari ruangan tengah Kuil Hyorin.....


Dengan sempoyongan, wujud tengkorak Ra kemudian berdiri. Aura api yang berwarna merah tersebut kini telah berubah warna menjadi hitam sangat pekat sedang menyala nyala seakan akan sedang membakar Ra. Rebellion Paradox yang dia genggam juga mengeluarkan aura hitam pekat....


"Ang...ry" kata ini terucap dari wujud sempurna Ra saat ini.


Ra yang melihat serangan ini menepisnya dengan satu ayunan dari pedangnya. Serangan Iori dan Renji berbelok ke belakang Kuil, dan, menghasilkan ledakan yang besar....


Iori dan Renji kaget dengan apa yang dilakukan Ra barusan....


Ditengah tengah keterkejutan mereka, secara tiba-tiba Ra sudah berdiri tegak didepan Renji dan, menatap mata Renji dengan tajam.....


Renji yang terlambat menyadari hal ini tidak dapat bereaksi....


"Zlebbbbbbb" ayunan pedang Ra merobek tubuh Renji menjadi dua yang diakhiri dengan sebuah kalimat dari Ra "Teknik Api, Tarian Kematian"....


Tubuh Renji terbelah menjadi dua, terbakar lalu berubah menjadi abu. Hanya menyisakan dua buah pedangnya yang terjatuh kelantai Kuil


"Trang.... trang..... trang....."


Terdengar suara pedang Renji terjatuh...


Renji tewas menjadi abu dengan 1 serangan dari wujud sempurna Ra.

__ADS_1


"Re.. re... Renji......." Iori berteriak keras....


Dia mundur beberapa langkah. Kesedihan meliputi dirinya. "Ka... ka... kau..." hanya itu yang terdengar dari mulut Iori.


Ra mengalihkan pandangan ke Iori lalu berkata "Satu tumbang, tinggal Satu lagi".....


Dengan wajah penuh kekesalan, Iori menyayat tangannya. Darah dari tangannya dioleskan nya ke pedangnya, sembari berkata "Shikai" pedang itu dia hunuskan ke perutnya sendiri. Beberapa saat kemudian, sosok ular berbadan manusia Iori mengeluarkan aura berwarna hijau yang sangat kuat. Sisik disekujur tubuhnya berubah menjadi sedikit mengeluarkan kilauan. Tanduk di dahinya mengecil. Tangan kirinya berubah bentuk menyerupai sebuah pedang dengan gerigi kecil di pangkalnya. Matanya berubah menjadi berwarna kuning, dengan garis hitam lurus ditengah nya. Punggungnya mengeluarkan ribuan tanduk tanduk kecil yang sangat tajam.... "Hebi no Akuma" terdengar suara Iori sambil berdesis....


"Demon will die" ujar Ra sambil perlahan-lahan berjalan ke arah Iori. Belum sempat mendekati Iori, Ra terpental mundur beberapa langkah. Aura sosok Iori saat ini mampu membuat wujud sempurna Ra mundur hanya dengan hempasan auranya saja. Memposisikan dirinya membungkuk ke depan seolah mau berlari, Ra langsung melesat kearah Iori "Teknik Kabut, Tarian Bunga Api"....


"Tiiiinggggg...!!" Suara besi beradu terdengar sangat keras. Serangan wujud sempurna Ra barusan tidak meninggalkan goresan apapun di tubuh Iori. Berbalik arah, Ra kembali menyerang. 1 serangan, 2 serangan, 3 serangan tidak ada yang mampu membuat goresan ditubuh Iori. Wujud sempurna Ra hanya berdiri mematung setelah mengetahui bahwa seluruh serangan nya tidak ada yang berhasil. Bahkan membuat goresan kecil saja tidak ada. Iori yang sedaritadi hanya berdiri diam menerima serangan Ra, perlahan-lahan berjalan ke arah Ra. "Plak..." digenggam nya kepala tengkorak Ra menggunakan tangan kanannya, lalu diangkatnya tubuh tengkorak Ra hanya dengan menggenggam kepala tengkorak Ra. Kini wujud sempurna Ra menggantung tepat, didepan Iori. Iori mengangkat tangan kirinya yang, berubah menyerupai pedang tersebut, lalu "Teknik Api, Taring Kobra....." tangan kiri berbentuk pedang tersebut mengeluarkan cahaya hijau berbentuk api, lalu menebas bagian dada wujud tengkorak Ra....


"Zzeeeetttt" terdengar sayatan panjang dari tubuh tengkorak Ra, lalu mengeluarkan darah....


Dengan tangan kanannya, Iori lalu melemparkan tubuh tengkorak Ra yang sudah tidak berdaya tersebut ke tanah.


"Kau pasti penasaran bagaimana anak perempuan itu memohon agar aku tidak membunuh kedua orang tuanya. Segera kau akan bertemu dengan mereka" ujar Iori sambil memandangi tubuh tengkorak Ra yang sudah tidak berdaya tergeletak dilantai....


Perlahan-lahan, aura hitam pekat disekeliling tubuh ra memudar, dan menghilang....


Begitu juga dengan pedang nya. Kehilangan aura yang sebelumnya mengelilingi nya..


"Aku akan mengirim mu ke neraka menemui anak perempuan itu" ujar Iori.


Mengarahkan tangan kirinya yang berbentuk pedang ke kepala tengkorak Ra, Iori bergumam "Makhluk selemah ini kenapa harus ditakutkan"


"Ssshuuunnggg" tangan kiri berbentuk pedang tersebut mengarah langsung ke arah kepala tengkorak Ra dan.....


"Ssseebbbb" tangan kiri tengkorak tersebut bergerak menangkap tangan berbentuk pedang tersebut. Iori terkejut lalu menarik tangan kiri nya dan mundur beberapa langkah.


Perlahan-lahan, wujud sempurna Ra bangkit berdiri dan berteriak ke arah Iori "Hhhhuuuuuaaaaaaaa"......


Angin yang kencang keluar dari mulut Ra.


Iori menutup wajahnya dengan lengannya menahan angin dari mulut Ra tersebut.


Sesaat kemudian, wujud sempurna Ra mengeluarkan suara decikan, "Krik..... Krak....Krak... "


Tengkorak nya menyusut, mengeluarkan bayangan hitam dari balik tengkorak tersebut. Tengkorak itu dilahap oleh bayangan hitam tersebut. Kini bayangan hitam tersebut telah membentuk sosok Iblis dengan pedang di punggung nya. Mata merah menyala, hanya menyisakan titik hitam kecil ditengah. Api berwarna hitam sangat pekat mengelilingi seluruh tubuhnya Seakan-akan sedang membakar nya. Bayangan hitam tersebut semakin jelas wujudnya, membentuk Iblis.....


"Si... si... siapa kau" hanya itu yang keluar dari mulut Iori.....

__ADS_1


.........


__ADS_2