The Tale Of A-Raziel

The Tale Of A-Raziel
10.000 Keping Emas, Sebuah Misi dan Kematian Long


__ADS_3

Raziel memasuki kamarnya. Dia menoleh ke arah jam, "hmmm jam 5" gumamnya. Melangkah masuk, dia melihat sebuah peti kayu kecil berukuran kira-kira sebesar kotak sepatu di tempat tidurnya. Diatas peti kayu kecil itu, terletak sebuah amplop coklat dengan stempel lilin berwarna merah. Stempel tersebut mempunyai gambar seekor burung Flamingo....


"Hmmm, apa ini" Ujarnya. Perlahan dia membuka amplop tersebut dan mengambil secarik kertas dari dalam amplop. Sebuah senyuman tipis terukir dari sudut mulut Raziel ketika dia membaca isi surat itu "Jam 12 malam. Kepala Long. 10.000 Keping Emas" Itulah isi dari surat tersebut. Lantas Raziel membuka kotak kayu kecil itu, dan, menemukan kotak kayu itu penuh dengan kepingan emas yang sudah tersusun rapi. "Sebuah kontrak, tapi dari siapa" gumamnya dalam hati....


Raziel lalu menyimpan kepingan emas itu kedalam lemari, lalu membakar surat kontrak itu. Lantas dia berjalan ke kamar mandi, membersihkan dirinya dan tepat pukul 6 sore, dia masuk kedalam meditasinya....


.......


Sebelah Barat Wilayah Terpencil Kota Aztec


Dengan teriakan kerasnya, Long mengumpulkan seluruh pasukan nya. Di halaman markas mereka, sudah berkumpul pasukan Long yang berjumlah kurang lebih 40 orang...


"Malam ini, kita akan bergerak" ujar Long "Akan kupastikan anak itu mati ditangan ku" sambung Long..."Kalian semua ambil perlengkapan dan bersiap-siap. Kita berangkat jam 11 Malam ke pusat kota Aztec" sambung Long


"Hooooooo....!!!!" Terdengar riuh sorakan pasukan Long dihalaman markas mereka.


"Ciittt.....!!!" suara ban mobil yang melecit tiba-tiba terdengar di halaman markas Long. Seorang wanita yang berumur sekitar 35 an, berpakaian stelan dengan blazer, dengan kacamata nya, rambut sebahu, paras cantik turun dari mobil itu.


Long tersenyum ketika melihat wanita itu "Jenny, akhirnya kau datang juga"....

__ADS_1


.......


Di Penginapan El's


Jam di kamar Raziel menunjukkan pukul 11 malam. Raziel pun lantas menyelesaikan meditasi nya lalu melangkah ke kamar mandi. Sedikit membersihkan dirinya, dia pun mengambil peti kayu dari bawah tempat tidurnya. Duduk bersila dia memandangi pakaian Ninja The Mist yang sudah usang tapi masih sangat kokoh tersebut. Beberapa menit kemudian, dia sudah mengenakan pakaian itu, mengambil pedang peninggalan Morina, REBELLION PARADOX dan meletakkannya ke punggungnya. Lantas Raziel pun melangkah ke balkon kamarnya, memandangi langit malam sebentar.... lalu "wushhhhh" dia melompat turun menghilang di kegelapan malam.


......


Pusat Kota Aztec


"Teng... Teng... Teng.. !!"


Terdengar suara lonceng tengah malam berbunyi di pusat kota Aztec, menandakan jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.... lalu tiba-tiba "Duarrr....." ledakan besar meledakkan sebuah bank yang berada di pusat kota. Terlihat jelas, 40 orang lebih memasuki Bank kota Aztec dan merampok Bank tersebut. "Cittt......." 2 buah mobil Jeep berhenti di depan Bank tersebut. Long dan Jenny turun dari dalam mobil dan mengarahkan beberapa pasukannya untuk membakar beberapa rumah, menyiksa siapa saja yang ada disekitar Bank. Raziel yang berada tepat di menara loncenh pusat kota memperhatikan Long dan Jenny. Matanya tertuju pada sosok Jenny. "Hmmm ternyata dia" ujarnya dalam hati... Anak buah Long menangkap 4 orang remaja lalu memukuli 2 remaja laki-laki. "Bunuh mereka" ujar Long. Memposisikan pisau ke arah 2 remaja laki-laki, anak buah Long hendak menusuk mereka namun tiba-tiba.... "Shhheettttt" darah segar mengucur dari leher 2 anak buah Long. Ternyata Raziel yang melakukan serangan dari jarak jauh.... Dengan cepat dia melompat kebawah, tepat ke tengah-tengah kerumunan anak buah Long. Long dan Jenny melihat Raziel yang tiba-tiba sudah berada ditengah-tengah pasukan Long pun terkejut dan berteriak "Habisi dia"....


"Serang......!!!!" teriak anak buah Long. Segera mereka bergerak menyerang Raziel...


Raziel yang sudah dalam posisi siap sedikit mengambil nafas dalam dalam lalu menghembuskan nya pelan...."Teknik Kabut. Tarian Bunga Lili"... Secepat kilat, Raziel bergerak memutar. Gerakan yang sangat cepat itu menghasilkan percikan api yang dengan langsung mengubah sekitar 12 an anak buah Long menjadi abu.... Anak buah Long yang masih tersisa lantas ketakutan dan mulai mundur beberapa langkah ketika melihat rekannya mati berubah menjadi abu... Long yang melihat anak buahnya ketakutan lantas berteriak "Siapapun yang mundur akan mati"... Teriakan Long ini menjadi buah simalakama untuk anak buahnya. Dengan terpaksa, mereka kembali mengepung Raziel dan kembali menyerang Raziel. Dengan satu tarikan nafas, Raziel kembali membunuh anak buah Long satu persatu.... hingga akhirnya seluruh anak buah Long tewas menjadi abu....


Kini, didepan Raziel hanya berdiri Long dan Jenny. Mereka bertiga saling bertatapan tajam. Raziel memposisikan pedang nya lurus kebelakang, dengan posisi sedikit membungkuk, menarik nafas yang dalam dan pelan pelan menghembuskan nya.... "Teknik Kabut. Tarian Bunga Api".... Melesat secepat kilat, Raziel langsung menyerang ke arah Long.... " Tring...." Serangan Raziel dipatahkan oleh Long hanya menggunakan lengannya. Long lalu membalas meninju Raziel tepat di ulu hatinya. Raziel pun terpental jauh menghantam dinding gedung disekitar area tersebut.... "Uhhhukkkk" Raziel pun memuntahkan darah segar dengan posisi terpental.... "Dengan tangan kosong"??? ujarnya tidak percaya bahwa serangan nya ditangkis dengan tangan kosong. Tertatih-tatih Raziel pun mencoba berdiri, baru saja berdiri, sebuah cahaya berwarna biru menghantam Raziel kembali tepat di ulu hatinya. Raziel pun terpental menghantam bangunan disekitar.... ternyata Jenny, dengan telapak tangannya, menembakkan sebuah cahaya ke arah Raziel.... "Huekkkk" Kembali Raziel memuntahkan darah segar.... Lukanya lumayan parah.... Lantas dia tertawa tipis "ha... ha... ha...Lumayan juga" ujarnya. Sedikit merintih, Raziel kembali berdiri. Berdiri tegap... Menengadahkan kepalanya sedikit keatas, lalu menatap tajam ke arah Long dan Jenny. Menarik nafas dalam-dalam, Raziel pun kembali bersiap "Higanbana.....!!"... Mata Raziel seketika berubah menjadi merah pekat, menyisakan titik hitam yang membentuk pola api ditengah nya.... Tubuh Raziel mengeluarkan aura api tipis..... Memposisikan pedang nya lurus kesamping, Raziel pun melesat dengan kecepatan tinggi langsung ke arah Long.... "Teknik Kabut, Tarian Kematian".....

__ADS_1


"Sshhheeettttttt" sebuah luka sayatan panjang terukir di dada Long yang tidak sempat bereaksi. Darah menyemprot deras dari bekas sayatan itu. Long terkejut "Ku... kulit ku bisa ditembus"? ujarnya tak percaya... Jenny pun yang melihat kejadian ini tidak memercayai apa yang baru saja terjadi. Tanpa memberi kesempatan, Raziel kembali bergerak memutar, dan melesat "Teknik Kabut. Wolf's Sing"......


" Tttiiinnnggg...!!!" Serangan Raziel terhenti tepat didada Long tanpa menggores nya.... Ternyata Long sudah berubah bentuk menjadi Gorilla yang sangat besar. Sesaat kemudian, Long kemudian menggenggam pedang Raziel dengan tangan kirinya. Menggeram dengan keras, Long meninju kepala Raziel bertubi tubi lalu menghempaskan nya ke arah bangunan sekitar. Jenny yang melihat Raziel terhempas lantas menembakkan kembali cahaya biru dari telapak tangannya yang dengan telak mengenai Raziel yang terjatuh direruntuhan bangunan.... "Akhhhhhh"...... hanya itu yang keluar dari mulut Raziel.....


Long dan Jenny berjalan mendekat ke titik jatuhnya Raziel, sesaat kemudian, gelombang api menghentikan mereka. Dari dalam reruntuhan, berjalan keluar sebuah wujud tengkorak berpakaian Ninja The Mist, dengan aura api yang menyelimuti seluruh tubuhnya, seakan-akan sedang membakarnya. Pedang nya juga mengeluarkan aura panas yang sangat terasa.....


Mata tengkorak itu sangat pekat berwarna merah... Berjalan pelan selangkah demi selangkah, wujud tengkorak itu berdiri dihadapan Long dan Jenny. "Hungry.......!!" ujar wujud tengkorak tersebut... Ya, itu adalah wujud Ra. Raziel sudah berubah menjadi Ra....


Menatap tajam kearah Long dan Jenny, Ra menggeram.... "Hmmm"


Long yang melihat wujud Ra untuk pertama kalinya sedikit ketakutan. Lantas dia melompat ke arah Ra, lalu memukulnya tepat di dahi tengkorak Ra. "Buukkkkk" Pukulan Long mengenai dahi tengkorak Ra. Namun Ra tak bergeming. Masih berdiri menatao tajam Long yang terpaku melihat Ra tidak terluka. Ra memegang tangan kanan Long dengan tangan kirinya, bersiap hendak menebas Long dengan pedang ditangan kanannya, Ra harus mundur beberapa langkah akibat serangan dari Jenny..... "Aku tidak akan berterimakasih" ujar Long kepada Jenny. Jenny tersenyum... Ra kembali bersiap... Setiap hembusan nafas Ra berubah menjadi asap yang keluar dari mulut tengkorak Ra... mengarahkan pedangnya lurus kedepan, Ra kemudian bergerak melesat, "Teknik Api. Thousand Sword"...


"Zlleebbbbbb".... Pedang tersebut menembus jantung Long yang sedang dalam bentuk Gorila...


Ra kemudian mencabut pedang nya, mundur beberapa langkah. Long sendiri yang menyadari bahwa jantung nya sudah tertusuk pun perlahan-lahan tersungkur... lalu berubah menjadi manusia kembali. Perlahan-lahan Long menutup matanya kemudian mati.......


Jenny pun lantas mundur beberapa langkah. Terkejut dan tidak bereaksi, ketakutan merambah tubuh Jenny. Dengan sisa kekuatan nya, Jenny lantas merubah wujud manusianya...


Dengan seketika, Seluruh tubuh cantik Jenny ditumbuhi bulu bulu tebal. Taring panjang keluar dari sudut mulutnya... Telinga nya memanjang, Kuku di jari jarinya juga memanjang dan berkilau.... Tubuhnya sedikit meninggi. Kakinya mengecil namun sedikit memanjang...

__ADS_1


Menyerupai seekor kelelawar, kini sosok Jenny terlihat berdiri menatap Ra. Sosok Kelelawar berbadan manusia itu kini sudah bersiap bertarung menghadapi wujud tengkorak Ra...


.........


__ADS_2