
setelah sampai di depan kontrakannya langsung aja ku ketuk pintu rumahnya.
tok tok tok
bunyi pintu yang ku ketuk, lalu ku dengar derap langkah kaki mendekati pintu.
ceklek
pintu pun terbuka dengan menampilkan seorang perempuan yang sangat cantik juga seksi dengan pakaiannya itu.
"kok lama banget sih mas, aku udah nungguin dari tadi tau gak" cebiknya kesal menggelayut manja memegang lenganku dengan gaya khasnya ketika merajuk
"maaf sayang" maafku agar dia tidak merajuk seperti biasanya
"yaudah di maafin, tapi besok besok jangan gini lagi mas, minimal kasih kabar gitu kalo mau dateng telat biar akunya gak nunggu lama kayak gini" ucapnya manja
"iyaa sayang" pelan kucibit pipinya dengan gemas
"au sakit tau" mengusap pipinya yang kucubit barusan, mau bagaimana lagi habisnya gemas melihat dia marah seperti barusan
"yang dinner nya kita tunda aja ya, kita habiskan malam ini disini aja" ku kedipkan mata memberi kode agar dia mau menuruti ke inginanku untuk menghabiskan malam ini berdua di tempat ini
__ADS_1
"apaan! gak, gak ada, kamu gak liat kalo aku udah dandan cantik gini" dengan melotot ke arahku dia menolak keinginanku itu, "ya udah ayo kita berangkat sekarang biar gak kemaleman" seraya menarik tanganku agar segera mengikuti nya keluar dari rumahnya
"terus kapan dong kamu kasih aku jatahnya" terus merayunya agar dia luluh
"kan kemaren udah yank" kesal dia mengucapkannya, "kamu juga janjikan kalo malam ini mau ngajak aku jalan jalan sama makan di luar" sentaknya kesal dengan menagih janjiku
ya, memang aku sendiri yang memberinya janji kalo hari ini tepat nya malam ini mau mengajaknya jalan jalan sama makan malam di luar, itu semua ku lakukan karna dia kemarin mau memberiku jatah setelah sekian lama tidak dia berikan.
"iya maaf, yaudah ayo kita berangkat sekarang" akhirnya aku mengalah hanya karna tidak ingin bertengkar dengannya, bisa gawat kalo dia sampe terus terusan marah kayak gini, bisa bisa aku gak dapet jatah lagi dari kekasihku ini.
seperti waktu itu, hanya karna masalah sepele menurutku sampe dia benar benar marah dan tidak memberiku jatah sampe hampir satu minggu, dan itu sukses membuat ku uring uringan tak jelas, padahal bisa saja aku meminta hak ku pada wulan ketika Ratna pacarku tidak memberinya. tapi itu tidak ku lakukan karna menurutku sensasinya yang di berikan dia wanita itu berbeda.
ketika dengan Ratna aku bisa merasa sangat puas dengan berbagai macam gaya yang bisa kami lakukan, namun berbeda dengan wulan, walaupun sejujurnya aku juga merasa puas ketika dengannya tapi tetap saja akan kalah ketika di bandingkan dengan Ratna kekasihku.
"jadi kita mau mau makan malam dimana? " tanya ku ketika mobil sudah mulai melaju
"di restoran Korea aja gimana" usulnya dengan senang
ku kernyitkan dahi menatapnya, pasalnya yang aku tau dia tidak terlalu suka makan makanan khas Korea.
menyadari tatapanku dia mengucapkan "apa salahnya nyoba sih yank, soalnya tadi tuh aku liat di aplikasi t*kt*k ada yang makan mie ala ala Korea gitu kayaknya enak makanya aku mau nyoba" jelasnya
__ADS_1
"ohh" singkat ku jawab
lima belas menit kemudian kita sudah sampai di depan restoran yang dia mau, tanpa menunggu lama lagi kita langsung keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam restonya, mencari meja yang kosong dan menduduki nya lalu memanggil waiters agar memberikan kami list menunya
"aku mau jajangmyeon sama topokki nya, minumnya mau jus alpukat aja" pesannya
"kalo mas nya mau pesan yang mana" tanyanya padaku, pasalnya dari tadi aku cuma membolak balikkan buku menunya
"bentar ya mbak, masih bingung mau pesan yang mana" ucapku yang masih setia dengan buku menu yang sudah entah berapa kali ku lihat
"yank kamu mau pesan yang mana?, itu mbaknya udah nungguin dari tadi" dengan kesal dia menanyakannya padaku
"samain aja deh mbak" akhirnya pilihan ku jatuh pada pesanan yang sama dengan Ratna
"kamu kalo ujung-ujungnya pesennya sama kayak aku seharusnya bilang dari tadi, biar mbaknya gak nunggu lama, malu maluin tau gak" protes nya
"iyaa maaf habisnya aku bingung mau pesen yang mana, kamu kan tau sendiri kalo gak begitu ngerti sama tulisan Korea gini" ucapku membela diri dengan memberikan buku menu yang hampir semuanya di tulis dengan tulisan ala ala Korea, yaa, walaupun di bawahnya juga ada ada keterangan nya tapi tetep aja aku gak ngerti.
setelah menunggu hampir setengah jam akhirnya pesanan kami pun sampai di meja kami. ku lirik Ratna yang sangat antusias dengan pesanannya itu. lalu, hap, dia mulai menikmati makanannya.
"gimana enak? " tanya ku
__ADS_1
"ternyata makanan khas Korea itu enak yank" pujinya dengan masih setia menyantap makanan yang di depannya
lalu akupun juga menikmati makananku, "tidak begitu buruk" batinku, pantas saja tempat ini lumayan ramai, ku kira karna malam ini malam minggu jadi restonya terlihat ramai, namun di samping malam ini malam minggu menu makanan disini pun sangat enak.