Uangku Bukan Berarti Uangmu Mas

Uangku Bukan Berarti Uangmu Mas
bab 30


__ADS_3

*sebelumnya author mau minta maaf ya men temen, karna author udah jarang banget up, so.. kalian tau sendiri kan kalau author sibuk ngurusin si kecil yang baru umur 5 bulan jalan 6 bulan, apalagi si kecil baru sembuh beberapa hari ini pasca sakit panas imunisasi minggu lalu.


semoga kalian bisa ngertiin author yang baru pertama kali jadi mom ini ya🙂, untuk kedepannya author bakal usahain sering update minimal sehari satu bab.


so.. happy reading🥰*


__________________________


tok tok tok


"dek boleh mas masuk"


terdengar bunyi pintu di ketuk, rupanya suamiku sudah pulang dari tempatnya bekerja, kalau biasanya aku yang akan menunggunya tapi kali tidak, ada ibu mertua yang sudah menunggu kepulangan anak lanang kesayangannya.


"masuk aja mas gak di kunci kok" sahut ku dari dalam yang langsung menyuruhnya masuk, karna jujur aku malas walau hanya sekedar turun dari ranjang dan berjalan beberapa langkah hanya untuk membuka pintu

__ADS_1


ceklek


bunyi pintu di buka dari luar, nampak lah mas heru dengan tampang kusut nya berjalan kearah ku lalu duduk di tepi ranjang peraduan kami


"kata ibu kamu gak mau nyuciin baju ibu sama anita, kenapa sayang?" tanya nya pelan


"ibu yang ngadu sama kamu?" tanya ku memastikan sekali lagi kalau pendengaran ku tidak salah mendengar. "ibu bilang apa aja sama kamu mas?"


"ibu gak bilang apa² sayang"


" ibu cuma bilang kalau kamu gak mau nyuci baju² ibu sama anita itu aja"


"iya mas, aku emang udah gak mau lagi nyuci baju² kotor ibu sama anita"


"tapi kenapa sayang? kamu tau sendiri ibu udah tua dia udah gak bisa ngerjain pekerjaan yang berat² lagi"

__ADS_1


"kan ada anita mas, seharus nya dia yang gantiin pekerjaan ibu" kali ini aku gak mau lagi mengalah yang malah ujung²nya mereka akan semena mena lagi terhadapku, sudah cukup selama ini aku berkorban, aku harus waras sebelum aku bener² stress mengahadi keluarga toxic ini


"anita kan masih kecil sayang, dia juga harus sekolah dan belajar mana bisa ngerjain pekerjaan rumah apalagi nyuci baju" membela adik tersayangnya itu


"ya karna dia masih kecil mas, belum ngerasain jadi ibu rumah tangga kayak aku, dia harus udah terbiasa ngerjain pekerjaan rumah! bukannya itu yang selalu ibu kamu bilang, kalo perempuan itu harus bisa bersih² rumah gak boleh malas, harus bisa masak, nyuci piring, nyuci baju, nyapu, ngepel. itukan yang selalu ibu kamu bilang ke aku!"beberku panjang lebar mengeluarkan semua uneg uneg yang ku simpan selama ini


"tapi gak gini juga caranya Lan" tegasnya, "kamu tu seharusnya menghormati dan memuliakan ibuku, bagaimanapun kamu istriku yang berarti menantu di rumah ini, sudah seharusnya kamu mengambil alih pekerjaan ibu karna ibu sudah tua, seharusnya kamu sadar kita tidak akan bisa menikah tanpa restu dari ibuku, paham kamu!" bentaknya lalu pergi meninggalkan ku seorang diri yang masih berdiri mematung di dekat ranjang.


aku memegang dadaku yang rasanya sesak "apa ini? seharusnya aku sudah tidak merasa sakit saat suamiku sendiri membentak ku seperti itu, bukankah ini sudah biasa sejak satu bulan yang lalu, lalu mengapa rasanya masih sakit seperti ini"


POV Heru


"ah sial sial sial, seharusnya aku bisa menahan amarah ini, kenapa semuanya jadi kacau kayak gini sih" rutuk ku dalam hati menyesal karna sudah membentak istrinya dengan sedemikian rupa. "kalau kayak jadinya bisa² wulan udah gak percaya lagi sama aku, gagal deh rencana yang udah aku susun" sambil menyesap kopinya yang masih mengepul itu ia menyusun kata yang pas untuk meminta maaf pada istrinya itu, ia yakin sekali dengan merayu sedikit saja dengan ungkapan kata maaf dan cinta yang dirinya lontarkan istrinya itu akan cepat luluh seperti biasanya karna ia tau istrinya itu sangat mencintainya.


tidak tau saja bahwa istrinya itu sudah mulai mencium bau² pengkhianatan yang dirinya lakukan bersama sang sekretaris di kantor tempatnya mengais rezeki.

__ADS_1


Segini dulu ya teman² lain kali author janji bakalan up yang lebih panjang lagi🙂, author harap kalian masih sudi membaca karya author yang tidak seberapa ini.


__ADS_2