Uangku Bukan Berarti Uangmu Mas

Uangku Bukan Berarti Uangmu Mas
bab 19


__ADS_3

"kamu kenapa gak ngabarin aku kalo kamu nungguin aku di mobil" gerutu kesal ketika sudah duduk di dalam mobil


"lah kan aku udah kirim pesan ke kamu, emang kamu gak baca SMS aku"


"ya mana aku tau, aku gak ngecek HP" menyalakan mesin mobil dan menjalankan nya ke luar dari area mall


"salah sendiri kenapa gak baca" ucapnya cuek memainkan ponselnya


setelah itu tidak ada lagi percakapan di antara kami sampai mobil sudah memasuki halaman rumahnya


"sudah sampai" ucapku memecah keheningan yang terjadi di antara kami.

__ADS_1


tanpa berkata apapun dia turun dan berjalan meninggalkan ku sendirian di mobil, jangankan memberi ciuman hangat seperti biasanya ini malah pamit pun tidak.


ku pacu mobil keluar dari pekarangan rumahnya, sambil mempersiapkan jawaban ketika wulan bertanya sesuatu mengenai malam ini, tidak menutup kemungkinan juga kalau airin akan cerita kejadian tadi di halaman restoran.


"ah sial! kenapa harus ketemu airin sih tadi" gerutu ku kesal.


ketika sudah berada di halaman rumah gegas ku matikan mesin mobil dan berjalan mendekati pintu memasukkan kunci cadangannya.


aku tertegun ketika mendapati istriku yang tertidur di sofa ruang tamu, padahal seingatku aku sudah menyuruhnya untuk jangan menunggu pulang sebab aku akan sedikit pulang terlambat, jika sudah begini aku harus mengangkat nya dan memindahkan nya kedalam kamar, tidak tega membangunkannya melihat dia begitu terlelap dalam tidurnya, lihat saja sampai aku benar-benar telah memindahkannya ke dalam kamar dan membaringkannya di ranjang dia juga tidak merasa terganggu atau pun terbangun, malahan kulihat dia semakin merasa nyaman dalam tidurnya "ah dia selalu saja menyusahkan ku" gumamku kesal berlalu meninggalkan nya ke kamar mandi untuk bersih bersih sebelum tidur.


drrt drrtt

__ADS_1


dengan malas campur kesal ku gapai gawai yang berada tepat di sebelahku "lihat saja kalau tidak penting akan kumaki orang yang mengirimi ku pesan malam malam begini" geram ku bangun dari posisi rebahan dan melihat nama siapa yang tertera dalam notifikasi itu, semakin kesal karena ternyata adalah Ratna pelakunya, dia hanya mengirimiku pesan yang hanya sekedar menanyakan apakah aku sudah sampai rumah atau belum, tidak penting menurutku!!


"iya sudah sampai dari tadi" walaupun malas aku tetap membalasnya.


"kenapa tidak mengabariku jika sudah sampai dari tadi" disertai emoticon marah dia membalas pesanku.


apa apaan Ratna ini? tidak biasanya dia marah begini hanya karena aku tidak mengabari nya ketika sudah sampai di rumah, aneh!! benar-benar aneh.


ku ketik balasan menanyakan perihal keanehan yang terjadi padanya "ada apa denganmu? tidak biasanya kamu marah begini hanya karna aku tidak memberimu kabar ketika sudah berdasarkan di rumah!! bukannya kamu juga tau kalo aku tidak akan memberimu pesan ketika di rumah kecuali kalo istriku sedang tidur" send, balasan dariku sudah centang dua dan sudah berubah warna yang tadinya abu abu menjadi biru, artinya dia sudah membuka dan membaca balasan ku.


ku lihat dia sudah mengetik balasan pesannya "tidak apa apa aku hanya ingin tau saja kamu sudah sampai atau belum, entah kenapa akhir akhir ini aku selalu merindukanmu" begitu isi pesan balasan nya.

__ADS_1


aku tersenyum ketika sudah membaca pesan balasannya yang berisi bahwa dia selalu merindukan ku, tidak bisa ku pungkiri aku juga selalu memikirkan nya dan selalu merindukan tubuhnya itu tentunya.


"aku juga merindukanmu, juga merindukan permainan mu ketika di ranjang" tak lupa ku sematkan emoticon love bewarna merah padanya, "ya sudah sekarang istirahatlah, aku tau hari ini kamu sangat lelah" tanpa menunggu balasannya ku kirim pesan lagi dan menyuruhnya agar segera tidur karna aku pun sudah sangat mengantuk sebenarnya.


__ADS_2