
Hai para readers !
_
_
_
" Mira, kamu tau ? Menikah dengan mu adalah kesalahan terbesar dalam hidup ku ! " Ucap Revan.
Mira hanya menunduk, ia tak berani jika menatap suami nya. Setelah kebersamaan mereka berdua hampir 3tahun, akhirnya hari ini tiba juga.
Revan dan Mira telah bersama sejak duduk di bangku Sma.
Saat itu, Mira yang berasal dari keluarga berkecukupan bisa dengan mudah nya jatuh cinta pada sosok Revan Albrain.
Sosok pemuda yang cukup tampan dan pintar meski dari kalangan yang jauh dari kata cukup. Perhatian dan perlakuan manis pemuda tersebut dapat meluluhkan hati Mira. Perhatian yang tak pernah ada membuat Mira bertekuk lutut pada pemuda tersebut.
Setelah 2 tahun pacaran di bangku Sma, akhirnya mereka berpisah saat memasuki Kuliah.
Apalagi saat itu sosok Revan yang mendapatkan beasiswa, membuat Revan menduduki bangku Kuliah gratis di luar negeri ( Prancis ).
Hingga akhirnya mereka sama - sama lulus Kuliah dan Revan kembali ke Indonesia. Hampir 2 tahun lebih Revan membangun perusahaan, berusaha memantaskan diri nya untuk bersama Mira.
Akhirnya perusahaan yang baru seumur jagung itu menjadi perusahaan yang tersukses dan menghasilkan trilyunan rupiah tiap hari nya.
Namun kekayaan dan kekuasaan yang ada ditangan nya membuat sosok yang awal nya perhatian dan berperlakuan manis sudah tiada. Bahkan sejak pemuda tersebut ada di luar negeri.
Pemuda itu menjadi sosok yang kejam dan dingin. Tidak sungkan mengucapkan kata - kata kasar dan bentakan nya. Namun Mira hanya bisa maklum akan sikap nya. Sebab ia tau bahwa pemuda tersebut salah dalam pergaulan.
Mira terlalu percaya diri bahwa pemuda itu akan menjadi seperti yang dulu yang selalu bersikap baik dan perhatian saat masih duduk dibangku sekolah menengah atas.
Pernikahan mereka yang baru berumur 3 tahun sudah di ujung tanduk kehancuran. Mira berkali - kali memergoki Revan yang sedang berselingkuh. Pemuda itu bahkan tak segan - segan membentak dan mengatakan kata - kata yang menusuk hati sang istri.
__ADS_1
Istri mana yang bisa bertahan selama 3 tahun ? Istri mana yang tak sakit hati bila sang suami selalu memperlakukan sang istri seperti binatang ?! Istri mana yang kuat menahan beban berat nya ? Maka jawaban nya tidak ada, mungkin ada tapi di dunia ini jarang ada.
Suami nya telah kehilangan arah. Namun akhirnya datang juga. Mira akhirnya tahu akan posisi di hati sang suami tercinta nya seperti apa.
" Kesalahan ? " Gumam Mira yang masih bisa di dengar Revan.
Pertengkaran itu bermula saat Mira mengajak Revan berbisa serius saat suaminya baru pulang kerja.
Padahal jam dinding sudah menunjukkan pukul setengah 2 malam dan bau minuman keras masih menyeruak dari sang suami.
Mira yang sudah tidak sabar ingin mengabarkan bila ia sedang mengandung anaknya.
Namun belum sempat berkata bila ia sedang hamil, sang suami menyela ucapannya.
" Iya kesalahan ! Harusnya kita tidak menikah dan tidak akan pernah ! Kamu bahkan sudah tidak menarik sama sekali di mata ku ! " Bentak Revan pada Mira.
Aih, Mira ingat saat pria itu melakukan hubungan suami istri dengan diri nya itu. Revan yang dalam keadaan tidak sadar ( Mabuk ) melakukan hal pertama untuk Mira itu dengan kasar bahkan seluruh badan Mira serasa remuk.
Namun sepertinya pria itu tidak pernah mengingat telah melakukan nya. Hal yang mereka lakukan 3 bulan yang lalu.
" Tidak. Aku hanya ingin memastikan saja " Ucap Mira dengan memberikan senyuman pada sang suami. Bahkan untuk menangis ia sudah tiada kekuatan.
" Kita pisah . Aku sudah gk tahan lagi sama kamu ! Besok aku akan mengurus perpisahan dengan secepatnya. Aku ingin kamu pergi dari rumah ini sekarang juga ! " Bentak Revan kepada Mira.
" Haruskah sekarang ? Tapi di luar sudah sangat gelap, izinkan aku di sini , setidaknya sampai pagi datang. Aku akan pergi saat itu juga " Ucap Mira yang masih memberikan senyuman manisnya.
" Baik, tapi jangan tidur di kamar ku. Aku sudah muak melihat wajah mu " Ucap nya dengan tegas.
" Iya " Ucap dengan sendu.
Revan pun bergegas pergi ke kamarnya. Akhirnya pertahanan wanita itu menghilang begitu saja.
Air mata yang sedari dulu ia pendam agar tidak menetes pun sudah tidak terbendung, tiba - tiba bagaikan air sungai yang mengalir. Tubuh nya terkulai lemas ke lantai bersama isakan tangis yang menggema.
__ADS_1
***** 7 tahun kemudian
" Ma ? Mama kenapa nangis ? " Tanya Arga .
" Eh ? Ada apa sayang ? " Tanya Mira dengan suara serak. Dari pagi ia menangis hingga mata nya membengkak. Ia ingat jelas kejadian 7 tahun yang lalu.
" Ih, Mama kenapa ? Arga dari tadi nungguin Mama, tapi Mama diem aja. Arga kan mau di antar Mama " Ucap nya dengan khawatir karena Mama nya menangis sedari pagi tadi.
" Mama gk apa - apa kok sayang " Ucap Mira dengan terkekeh agar anak nya tidak khawatir.
Lalu mereka berdua turun bersama dari mobil yang tadi Mira naiki. Sesampainya di depan gerbang sekolah, Mira mengusap kepala Arga dengan lembut, dan mencium kening putra nya itu sekilas.
" Arga, jangan nakal ya nanti Mama gk bisa jemput Arga. Om yang akan menjemput Arga ya sayang " Ucap Mira.
" Emang nya Mama mau kemana ? " Tanya Arga.
" Mama masih ada meeting, jadi gk bisa jemput. Arga jangan nakal ya sama Om Rendra ? " Tanya Mira lagi.
Seperti sudah kebiasaan nya, wanita itu pasti akan meminta bantuan pada kakak sepupu nya itu.
" Iya, Arga gk bakal nakal kok " Ucap Arga sambil menganguk.
" Ya sudah Ar, masuk ya nanti keburu telat " Ucap Mira pada buah hati nya.
Arga pun meninggalkan Mira yang masih tersenyum di depan gerbang sekolah nya. Sesekali pemuda kecil nya itu membalikkan tubuh nya, dan memeriksa apakah Mama nya masih disana atau tidak.
Pemuda kecil itu tidak segan - segan nya kembali ke tempat semula, ia ingin melihat sang Mama tercinta.
Mengetahui tingkah laku manisnya pemuda kecil itu membuat Mira mau tidak mau menunggu sampai pemuda kecil masuk koridor sekolah. Ia kembali melangkahkan kakinya setelah memastikan bahwa anak laki - laki tersebut masuk ke dalam kelas.
_
_
__ADS_1
_
Jangan lupa dukung , vote , like and koment !