Ubahlah Aku

Ubahlah Aku
Eps. 20


__ADS_3

Hai para readers !


_


_


_


Bertemu lagi dengan Revan , apa lagi dengan pria itu yang mengaku mengingat malam pertama mereka dan mengakui Arga sebagai anaknya.


Sejujurnya membuat hati Mira menghangat , sekedar mengetahui jika dirinya melintasi isi kepala Revan saja sudah membuat Mira senang.


Mira masih mencintai Revan , sungguh masih mencintai Revan. Seperti apa pun Revan menyakiti nya , wanita itu masih memendam rasa cinta yang luar biasa untuk Revan.


Di tambah lagi kehadiran Arga yang membuat cinta nya untuk Revan tak pernah berkurang sedikit pun. Mira hanya takut jika Revan akan mengulangi perbuatannya , meninggalkan Mira dan mencampakan nya.


Ketakutan itu membuat dirinya mati - batuan membangun benteng pertahanan agar tidak mudah di luruhkan lagi oleh Revan.


Di hatinya yang terdalam , Revan masih menempati tahtanya meskipun pria itu sudah lama melengserkan dirinya sendiri.


Cinta memang bodoh.


Cinta memang membuat buta.


Cinta membuat rasa sakit bisa hilang seketika hanya dengan melihat wajahnya.

__ADS_1


Revan membuatnya bodoh , Revan membutakan mata Mira yang sudah tertutup jutaan cintanya hanya untuk pria itu.


Mira berpikir haruskan ia memberi Revan kesempatan ? Bukan kah itu sama saja dengan menyerahkan diri pada Revan ? Akan kah pria itu kembali menghancurkan nya ?.


Jutaan pertanyaan masih terpatri dikepala Mira hingga wanita itu melewatkan jam makan siang nya .


Sebuah getaran di ponselnya mengejutkan wanita yang sedang melanglang buana di dunia khayalannya.


***


Suara langkah kaki yang mengalun kasar dan cepat memenuhi koridor sekolah Arga , tiga puluh menit yang lalu Mira dihubungi oleh wali kelas Arga.


Ia harus sampai lebih lambat karena kondisi jalanan yang cukup padat. Terlalu lama mengkhayal membuat Mira lupa menjemput putra kecilnya itu , sekarang sudah pukul dua siang.


Sesampainya di kelas Arga , yang Mira dapatkan hanya kelas kosong yang tak berpenghuni.


Kepanikan menguasai dirinya , Mira berhambur keluar kelas Arga . Wanita itu menuju ruang guru yang tak jauh dari jelas Arga .


Seorang wanita paruh baya yang cukup ia kenal keluar dari ruangan telat saat Mira ingin mengetuk pintu , wanita itu kaget melihat raut wajah khawatir Mira yang sangat kentara.


" Bu Mira ? Ada apa ? Bukannya Arga sudah di jemput ? " Guru itu nampak heran.


" Di jemput ? Dengan siapa , Bu ? " Mira bertanya dengan paniknya.


" Dengan ayahnya , tadi saya hubungin ibu tapi ga di angkat. Akhirnya saya hubungin ayahnya , tapi ga di angkat juga. Terus pas saya udah kabarin ibu , ayahnya Arga telepon balik ke saya. Terus ga lama dateng dan langsung jemput " Bu guru berusaha menenangkan Mira yang kelihatan panik.

__ADS_1


Mira bernapas lega lalu ia berpamitan pada Bu guru , ia harus pergi menjemput Arga sekarang.


***


" Bapak sedang ada rapat , Bu Mira. Ibu Mira. Ibu bisa tunggu bapak di dalam . Lima menit lagi rapatnya selesai , Bu. Saya akan sampaikan pada bapak bahwa ibu menunggu nya " Jawab seorang sekretaris .


" Arga ada di dalam ? " Tanya Mira lagi.


" Tuan muda Arga ? " Sekretaris menatap Mira dengan bingung.


" Iya , Arga di dalam kan ? Saya mau jemput Arga. Di pasti belum makan siang , saya tadi telat jemput " Mira berusaha menjelaskan nya.


" Tapi Tuan muda Arga tidak ada di dalam Bu "


" Lho ! Tadi jemput Arga , kan ? "


" Bapak rapat dari jam sebelas siang , Bu. Hari ini full jadwalnya bapak di kantor semua , bapak belum keluar kantor sejak pagi " Jelas sekretaris.


_


_


_


Jangan lupa untuk dukung, vote , like dan share !

__ADS_1


__ADS_2