
Hai para readers !
_
_
_
Seorang perempuan dengan pakaian sexy masuk ke ruangan Revan , ia menatap tidak suka dengan pemandangan yang tersuguh di depannya.
seorang wanita sexy dan berparas cantik berjalan memasuki ruangan Revan , ia bahkan menerobos masuk saat sekretaris Revan melarangnya.
" Revaaaaaan " Wanita itu merengek dengan manja , ia bahkan sedikit meliuk - liukkan tubuhnya yang berbalut pakaian minim itu ( Biasa lah namanya juga murahan ).
Revan menolehkan kepalanya dan menatap tidak suka.
" Ih kamu kok diem in aku aja sih " Wanita itu berjalan mendekati lalu mencium bibir Revan di depan Arga.
Revan mendorong wanita itu dengan kasar , merasa tidak duka karena wanita itu berani menyentuh nya di depan Arga.
Sementara Arga juga melemparkan sinyal ketidaksukaan nya dengan wanita itu.
" Aria, apa yang kau lakukan ?! " Revan sedikit membentak.
Aria terlonjak karena Revan belum pernah membentak nya sejak mereka berpacaran seminggu yang lalu , padahal ia sudah memberikan serangan cintanya dengan gencar kepada Revan.
Saat ia sudah mendapatkan Revan ,pria itu malah membentaknya.
" Kamu kenapa sih , sayang " Aria tambah berani bahkan wanita itu memeluk lengan Revan.
Arga yang telah di turunkan dari gendongan Revan sejak wanita itu berjalan masuk pun menatapnya semakin tidak suka.
" Papaaaa " Arga merengek lalu menarik ujung jas yang Revan kenakan.
Sadar dengan panggilan putra kecil nya , Revan menepis tangan Aria lalu mengangkat Arga kembali ke dalam gendongan nya.
__ADS_1
Arga lalu mencium Revan sambil menatap Aria , mengejek . Itu yang anak laki - laki itu lakukan.
Senyum di bibir Revan terukir semakin lebar , Arga terus mencium Papa nya itu sambil sesekali menatap Aria.
Aria yang sadar akan kelakuan Arga itu pun menatapnya dengan tatapan penuh benci , kilatan amarah terlihat jelas di mata nya.
" Revaaan , kita belanja yuk. Aku bosen nih " Ucap Aria merengek kepada Revan.
Revan hanya diam , ia sedang berfikir apakah sebaiknya ia mengajak Arga ikut pergi berbelanja.
Revan ingin membelikan Arga beberapa setel pakaian.
" Arga - "
Seakan tau apa yang di pikiran Revan , Arga langsung memotong ucapan Revan.
" Papa , kita pulang sekarang aja yuk. Arga capek " Arga sedikit merengek lalu memeluk leher Revan.
" Ya udah , kita pulang aja " Ucap Revan sambil mengelus pundak Arga.
Aria mendelik kan matanya pada Arga , namun bukannya takut . Anak kecil itu malah menjulurkan lidahnya pada Aria.
Bahkan anak kecil itu memanggil Revan dengan sebutan Papa. Baru Revan ingin menjawab , suara Arga terdengar lagi.
" Ini Papa Revan , Papa nya Arga. Jadi Arga ini anaknya , tante ga tau, ya ? " Jelas Arga.
" Revan ?! Dia beneran anak kamu ? Anak kurang ajar ini emangnya anak kamu ? "
" Nama nya Arga dan dia emang anak aku . Jadi berhenti panggil anak aku dengan sebutan dia , anakku punya nama dan ingat jangan coba - coba kau ucapkan kata kurang ajar ! " Revan membentak.
" Ya aku kan ga tau , sayang " Ucap Aria membela dirinya.
" Tante , kita mau pulang nih. Tante juga pulang sana , kata Mama kalau bajunya seketek nanti masuk angin. " Jelas Arga dengan polos.
" Heh, kamu ?! " Aria membentak Arga tanpa sadar.
__ADS_1
Mata Arga mulai berkaca - kaca , sebab sejak ia di lahirkan belum pernah ada yang membentaknya.
Revan yang melihat nata arga berkaca - kaca seperti itu , amarahnya memuncak seketika.
" Minta maaf !!! " Revan membentak Aria.
" Aku ga mau ! "
" Minta maaf ! "
" Aku ga mau , Revan ! "
" Keluar sekarang dan jangan pernah temui aku lagi ! "
" Revaaaan " Aria langsung merengek, ia menarik lengan Revan yang bebas.
" Lepas ! Aku bilang keluar , ya keluar ! Kamu tuli , hah ?! " Revan malah semakin membentaknya.
" Kamu bakalan nyesel udah giniin aku ! " Aria keluar dari ruangan Revan dengan amarah nya yang memuncak.
Meskipun mereka berdua baru berpacaran selama seminggu , tapi cinta yang gadis itu miliki sudah sangat dalam untuk Revan.
Siapa wanuta yang tak jatuh hati pada sosok Revan ? Pria tamvan , sukses , kaya raya , punya banyak perusahaan.
Apapun yang wanita - wanita itu inginkan , pasti bisa terpenuhi oleh sosok Revan.
" Dia siapa, Pa ? " Tanya Arga saat Aria sudah keluar dari ruangan Revan.
" Orang aneh " Ucap Revan lalu menggendong Arga keluar ruangannya untuk mengantar pulang.
***
_
_
__ADS_1
_
Jangan lupa untuk dukung , vote , like and share !