
Hai para readers !
_
_
_
Revan yang mendengar ucapan Mira yang mengatakan diri nya orang asing pun semakin penasaran dan mendekatkan diri nya pada sang mantan istri.
" Aku bukan orang asing " Jelas Revan
" Maaf saya permisi " Ucap Mira meninggalkan Revan yang masih menatap lekat.
Arga tersenyum manis beberapa kali pada Revan sebelum anak kecil itu menoleh dan berbicara pada Mira.
Lagi - lagi muncul sebuah perasaan untuk melindungi anak kecil itu. Aku aku harus memastikan sesuatu ! Batin Revan.
****
" Ini laporan yang anda inginkan, tuan " Ucap Pria berjaket kulit dan bersepatu hitam ( Bodyguard )
" Ehm, jadi benar anak itu anak nya Mira " Ucap Revan.
" Sepertinya wanita yang bernama Mira itu belum pernah menikah lagi. Dilihat dari catatan selama 7 tahun lama nya , hanya ada keterangan bercerai. Tidak ada catatan apapun " Ujar nya
" Lalu anak itu ? " Tanya Revan
" Mengenai anak itu tidak ada catatan tertulis. Hanya ada catatan bahwa ia lahir di kota Bandung " Ujar nya.
__ADS_1
" Sama sekali tidak ada siapa ayah anak itu ? " Tanya Revan.
" Tidak ada, tuan " Jawab nya
" Apa anak itu sudah sekolah ? " Tanya Revan.
" Iya tuan " Jawab nya
" Baiklah kau boleh pergi " Ucap Revan.
Revan trus tersenyum, ia tau Mira sedang menyembunyikan sesuatu pada diri nya itu.
Tapi sepertinya Mira lupa bahwa jika berurusan dengan Revan Albrain. Pria yang akan selalu mendapatkan apa yang ia mau. Seolah - olah itu semua di bawah naungan nya .
Apakah dia Raja ? Sampai - sampai keinginannya terwujud kan.
****
" Tunggu disini, saya akan keluar sebentar " Ucap Revan pada sopir pribadi nya.
Revan melangkahkan kaki nya masuk kedalam gedung sekolah itu. Ia menuju ke ruang kepala sekolah. Berbicara sebentar , dan meminta izin bahwa ia akan membawa Arga keluar.
Awal nya di tolak akan tetapi ia mengeluarkan identitas diri nya, kepala sekolah itu yakin jika Revan bukan orang jahat.
" Arga " Ucap nya
" Ah, om " Spontan Arga langsung menghampiri Revan.
" Yuk keluar " Ajak Revan.
__ADS_1
" Om ? Om kok bisa di sini " Tanya Arga.
" Hai apa kabar ? " Sapa Revan sambil mengelus kepala anak itu.
" Arga baik, om cari Mama Arga ya. Mama lagi kerja " Ucap Arga
" Nggk kok, om lagi nyari kamu " Ujar Revan.
" Arga nggk mau main sama om ? " Tanya Revan.
" Mau om. Tapi kata Mama, Arga gk boleh ketemu dan ngobrol sama om " Jelas Arga.
" Kenapa ? Apa om jahat ya " Tanya Revan dengan nada di buat sedih.
" Arga gk tau " Jawab Arga dengan tersenyum.
" Papa Arga kemana ? Kok om gk liat waktu di kantor Mama ? " Tanya Revan pada Arga
" Papa ? Arga gk tau om. Arga pernah nanya sama Mama, tapi Mama langsung nangis. Arga gak mau Mama sedih, jadi Arga gk mau nanya lagi Papa arga kemana " Seketika senyum Arga menghilang. Arga menundukkan kepala nya.
" Maaf, om gk ada niatan buat Arga sedih " Ujar Revan
" Arga gk sedih, karena om tanya Papa Arga. Arga sedih inget wajah Mama waktu Arga nanya soal Papa Arga " Tutur Arga kepada Revan.
•
•
•
__ADS_1
Jangan lupa dukung, vote, like, and koment !