
Hai para readers !
_
_
_
Sedikit malu karena bertemu dengan teman lamanya dalam keadaan seperti ini.
" Kamu mau kemana ? Mau pulang ? Ayo aku antar " Tawar Raka.
Mira menggeleng , dia hanya membutuhkan waktu untuk sendiri.
" Ahh...kamu masih aja kaya dulu. Terima bantuan aku , ya ? Sekali aja " Pinta Raka.
Mira yang merasa tidak enak akhirnya membuka suara.
" Aku mau balik , ga enak badan "
" Rumah kamu dimana ? "
" Aku bisa pulang sendiri "
" Aku tanya kamu dimana , bukan bisa pulang sendiri atau nggk " Raka yang gemas lalu mengacak rambut Mira.
" Sorry " Ucap Raka saat sadar dengan tindakannya.
__ADS_1
" Ah , itu jemputan aku . Kamu naik gih, aku bisa pesen yang lain " Raka menunjuk sebuah mobil mewah yang datang.
" Mobil kamu ? " Akhirnya Mira buka suara karena tidak enak dengan Raka yang menawarkan tumpangan nya.
" Oh...emmm...bukan. Itu taksi online " Jawab Raka gelagapan.
Mira menaikkan alisnya , dia ragu dengan apa yang Raka ucapkan .
Pasalnya mobil yang Raka tunjuk adalah sebuah mobil mewah keluaran terbaru , sebuah mobil dengan negara asal Jerman.
" Taksi online ? " Mira yang tangisnya sudah berhenti karena keheranan itu akhirnya bertanya lagi.
Raka menarik tangan wanita itu , menyeret nya dengan lembut ke arah mobil.
Saat itu seorang pria yang hendak membuka pintu kemudinya namun Raka menahannya.
Raka membukakan pintu untuk Mira dan mempersilahkan wanita itu masuk , setelah menutup pintu untuk Mira .
" Tu- "
" Tolong antarkan nona ini kemana pun yang ia mau , nanti saya ubah alamatnya di aplikasi. Tolong ya , pak. Makasih. " Dengan cepat Raka memotong ucapan pria itu.
Mira yang menyaksikan hanya duduk keheranan, pria paruh baya yang nampak menggunakan baju seragam.
Sopir itu nampak bingung dengan ucapan Raka.
" Kamu ga iku , ka ? " Ucap Mira saat ingat nama panjang Raka Firmansyah.
__ADS_1
" Engga, kamu santay aja. Aku bisa pesen taksi online lagi kok , pak tolong ya " Ucap Raka saat mengalihkan pembicaraan nya pada sang supir.
Supir yang sudah tampak mengerti dengan keadaan itu pun mengangguk mantav , paham akan maksud tuannya itu.
" Makasih ya, Ka. Aku ga tau harus balas kebaikan kamu hari ini pake apa " Ucap Mira dengan senyum tulusnya.
" Cukup kasih aku nomor telepon kamu " Ucap Raka lalu menyodorkan ponsel milik nya.
Mira mengambil nya dan mengetikkan nomornya disana lalu mengembalikan lagi ponsel itu pada Raka.
" Makasih " Ucap Raka. Mira membalasnya dengan senyuman , sejujurnya wanita itu hendak menjawab.
Namun suara klakson mobil dibelakang seolah menginterupsi percakapan nya. Ternyata dari kejuhan , Revan memukul kemudi mobil nya dengan keras.
Ia melihat semua kejadian antara Mira dengan seorang pria dari spion mobilnya.
Ucapan Mira untuk memberikan Arga Ayah seolah - olah mengiang kembali di kepalanya.
Revan takut jika kesempatan untuknya itu benar - benar tidak ada.
Lihat saja nanti. Revan membatin dengan jemari yang masih mencengkeram erat kemudi mobilnya.
***
_
_
__ADS_1
_
Jangan lupa untuk dukung , vote , like and komen !