Ubahlah Aku

Ubahlah Aku
Eps. 24


__ADS_3

Hai para readers !


_


_


_


" Hey, kamu kenapa ? " Tanya Revan dengan lembut.


Mira yang masih kaget hanya menatap wajah Revan , malu karena ia tertangkap basah menangis di depan Revan.


" Kata dokter , kamu terlalu syok jadi harus banyak istirahat " Ucap Revan.


" Arga ? " Hanya itu yang sanggup Mira ucapkan , ia sangat malu sekarang . Ia memalingkan wajah nya dari Revan dan berusaha untuk bangkit.


" Hei , mau kemana ? Arga udah tidur , aku tidurin dia tadi di kamar sebelah. Kasian dia pasti kecapekan "


" Makasih "


" Ga usah makasih , sebenernya tadi aku udah ngehubungin sekretaris kamu. Tapi katanya kamu ga ada di tempat , jadi aku bawa Arga ke kantor. Dia udah makan kok , tadi juga udah bersih - bersih sebelum tidur "


" Aku mau pulang " Ucap Mira dengan suara yang bergetar , mendengar penjelasan Revan membuatnya merasa bersalah karena telah menjauhkan Revan dari anak kandung nya sendiri. Tapi Mira bisa bila ini sudah takdir Illahi.


" No, tadi dokter bilang ke aku kamu harus istirahat yang banyak . Sekarang kamu makan dulu ya , aku yakin kamu belum makan kan ? Aku ambilin bubur nya dulu di dapur " Revan hendak bangkit dari duduk nya namun Mira menahannya.

__ADS_1


" Kamu ga perlu ngelakuin ini semua , Van "


" Biarin aku Nebus tujuh tahun yang hilang , Mir "


" Buat apa , Van ? Buat apa kamu tebus ? Ga akan pernah ada yang berubah "


" Aku punya alasan buat semuanya, Mira "


" Kasih tau aku kalau begitu "


" Aku belum siap kasih tau sekarang ,aku akan kasih tau kamu kenapa aku berubah dulu. Tapi setelah kamu kasih aku satu kesempatan , aku minta waktu satu bulan . Setelah itu kalau kamu emang ragu sama aku , kamu boleh bener - bener ninggalin aku " Jelas Revan.


Mira berpikir dan mempertimbangkan ucapan Revan.


" Baiklah , ini kesempatan terakhir kamu " Ucap Mira.


***


Mira bangkit dari tidurnya saat cahaya mentari menyorot wajah cantik nya , ia mengerjapkan matanya berkali - kali dan mendapati Arga yang sedang tidur memeluk nya.


Mira ingat jika semalam ia meminta Revan untuk membantu nya pindah ke kamar arga , karena sangat tidak pantas jika ia tidur di kamar itu dengan status mereka yang memang sudah berpisah.


Tapi Revan malah memindahkan Arga ke kamar mereka dan Revan tidur di kamar yang tadinya di tempati Arga.


Mira menggeser tubuh kecil putranya dengan perlahan - lahan , ia tak mau membangun kan putra kecilnya yang kemarin hampir saja membuatnya gila.

__ADS_1


Mira membersihkan dirinya , ia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe miliknya.


Ternyata Revan masih menyimpan nya , apa ada wanita lain yang memakainya tiap menginap ke rumah Revan ? Ah , Mira menepuk keningnya dengan sangat keras. Ia merasa bodo sekarang.


Mira hampir saja membuka pintu walk in closet milik Revan karena terlalu terbawa suasana tujuh tahun yang lalu , ia memutar tubuhnya menjauhi pintu tersebut.


Tapi pada akhirnya Mira memilih untuk tetap membukanya saat mengingat jika ia tak membawa pakaian ganti.


Mira berniat untuk meminjam pakaian Revan , mungkin kaos pria itu ia bisa gunakan. Tapunlahi - lagi ia di buat tak bisa berhenti berpikir.


Sama seperti bathrobe miliknya, Revan pun masih menyimpan pakaian Mira yang tak sempat wanita itu bawa pergi dari rumah itu tujuh tahun yang lalu.


Mira memilih sesetel pakaian santay , itu adalah pakaian yang Revan kirimkan saat pria itu masih bersekolah di luar negeri.


Mira meletakkan nya namun lagi - lagi ia berubah pikiran.


Ia mengenakan pakaian tersebut sebab yang tersisa hanya beberapa potong dress berlengan pendek miliknya.


Setelah selesai merapikan penampilan nya , Mira membangun kan arga yang masih terlelap di alam mimpi nya.


_


_


_

__ADS_1


Jangan lupa untuk dukung vote like and komen !


__ADS_2