Ubahlah Aku

Ubahlah Aku
Eps. 5


__ADS_3

Hai para readers !


_


_


_


"Arga gk mau Mama sedih ? " Tanya Revan.


" Iya, Arga gk mau liat Mama sedih terus " Jawab Arga.


" Klo gitu Arga harus jadi anak yang baik dan nurut apa kata Mama ya, trs jangan bilang klo Arga ketemu sama Om Revan " Ucap Revan.


" Kenapa om ? " Tanya Arga.


" Gapapa, mau kan janji sama Om ? Klo Arga janji nanti kita ketemu lagi Om bawain hadiah ? " Ucap Revan.


" Tapi kata Mama gk boleh nerima hadiah dari orang asing " Ucap Arga.


" Arga, Om kenal sama Mama kamu dan Mama kamu juga kenal sama Om kok . Apakah Om orang asing ? " Tanya Revan.


" Nggk " Jawab Arga.


" Klo gitu, Arga janji sama Om ? " Tanya Revan.


" Iya Arga janji " Jawab Arga.


" Pinter " Ucap Revan sambil mengacak - acak rambut Arga.


Tanpa Arga sadari , Revan mengambil rambut Arga dan memasukkan ke dalam plastik yang telah ia sediakan . Dalam pelukan nya Revan menyeringai.


Mari kita lihat apa yang kamu tutup - tutupi dari ku Mira. Batin Revan.


Setelah bertemu dengan Arga, Revan bergegas pergi menemui Alvin. Sahabat nya sewaktu kuliah di Prancis. Pria itu menjadi seorang dokter dan memiliki sebuah rumah sakit yang terkenal mewah. Mereka bersahabat karena menempati asrama yang sama.


" Halo " Ucap Revan.

__ADS_1


" Ada apa Van ? " Tanya Alvin.


" Gue je rumah sakit lo ya ? " Tanya Revan.


" Oke, gue tunggu " Kata Alvin.


Tak butuh waktu lama Revan sampai di rumah sakit sahabatnya.


" Ada apa lu kemari ? " Tanya Alvin pada Revan.


" Tadi gue ketemu sama Mira " Ucap Revan.


" Mira ? Mau apa lagi lu Van ? " Tanya Alvin dengan kesal.


Alvin sangat membenci keputusan Revan yang menceraikan istrinya. Istri yang baik yang tidak pernah berbuat macam - macam. Istri yang sangat patuh pada suaminya. Sayang nya sahabat nya yang bodoh itu menelantarkan istri terbaik itu m membuat ia kesal setengah mati dengan sahabatnya itu kalau mengingat kejadian itu.


" Santai bro, kenapa lu selalu kesal klo gue ngomongin Mira. Sahabat lu tuh gue apa dia ? " Tanya Revan.


" Gue emang sahabat lu, tapi rasa kemanusiaan gue tuh masih ada " Jelas Alvin.


" Kayaknya gue sama Mira punya anak deh " Ucap Revan to the point.


" Lu nggk halusinasi kan ? Hahaha kangen kali lu sama Mira " Ucap Alvin.


" Gue serius, gue sama Mira punya anak " Ucap Revan dengan serius. Tawa Alvin pun memudar seketika.


" Anak ? " Kata Alvin.


" Iya , setelah gue selidiki, ternyata Mira belum menikah lagi dan gk ada kabar klo Mira deket sama cowo lain " Jelas Revan.


" Lu ngayal kali ya. Terus gimana dia bisa punya anak sedangkan lu jyjyk sama Mira. Bilang ke gue ? " Tanya Alvin.


" Sebenarnya gue pernah ngelakuin itu sama dia tapi satu kali. Waktu itu gue mabuk berat , gue gk yakin juga sih itu beneran terjadi atau nggk. Dia juga biasa - biasa aja " Jelas Revan.


" Astaga ! Gue bener - bener kecewa ama lu Van. Lu sebrengsek gini " Ujar Alvin dengan nada sedikit tinggi.


" Ngeliat anak itu, ada rasa pengen ngelindungi dia " Ucap Revan .

__ADS_1


" Lebih baik lu jauh - jauh Van dari Mira. Sekalipun anak itu emang anak lu. Lu udah brengsek banget, lu tau kan ? " Tanya Alvin.


Persahabatan mereka berdua dekat sampai kata brengsek atau apa lah kata kasar sekali pun tidak akan menyinggung perasaan satu sama lain.


" Kenapa gue harus ngejauh ? " Tanya Revan.


" Lu udah nyakitin Mira . Dia wanita yang selalu nerima lu, trus lu ninggalin dia. Apa lu gk mikir sedikit pun gimana susah nya ngurus anak sendirian ? " Tanya Alvin.


" Dia tuh kaya, gk bakal susah " Jawab Revan membuat Alvin kesal.


" Gue punya bini, lu tau kan kalo bini gue pas bunting minta nya ini itu apalah minta nya harus sekarang. Apa lu tau ? Itu gk mudah, Van. Apa lagi lu udah nyakitin buat dia menderita. Sekarang dia udah nata idup nya dan lu mau mengklaim anak nya ? Gila lu. Lu laki - laki brengsek dan gk berperasaan yang gue kenal ! " Kata Alvin panjang lebar.


" Gue tuh kesini minta lu cek. Apa bener tuh anak gue bukan ? Cuma itu, gue nggk butuh nasihat - nasihat lu " Ucap Revan kesal.


" Gua gk mau " Tolak Alvin .


Revan mengeluarkan plastik yang berisi rambut Arga dan menyodorkan pada Alvin.


" Klo lu gk mau ngelakuin ini sebagai sahabat gue, tolong lakuin buat pasien yang butuh bantuan " Kata Revan.


" Ini yang terakhir gue berurusan sama lu tentang Mira. Lu inget itu baik - baik " Tegas Alvin.


" Ikut gue ke Lab buat amvil sample punya lu " Ujar Alvin.


Raga pun mengikuti langkah kaki milih sahabat nya.


" Berapa lama gue bisa tau hasilnya ? " Tanya Revan.


" Bisa satu sampai dua minggu " Jawab Alvin.


" Lama banget, Gue udah gk sabar. Rumah sakit lu kan udah canggih udah banyak alat berkualitas tinggi, masa lama banget " Kata Revan.




__ADS_1


Jangan lupa dukung, vote, like and koment !


__ADS_2