
Anastasia Laksani, Seorang penulis novel terkenal. Ia telah menerbitkan banyak novel yang selalu menjadi trending topik di dunia maya. Banyak sekali orang yang mengagumi karyanya.
Anastasia bisa dibilang sukses di usia muda. Selain menulis novel, Anastasia juga seorang pemilik Cafe yang cukup terkenal.
Novel terbaru Anastasia terbilang cukup unik karena bertema kerajaan Modern-Monarki. Tapi, penggemar banyak yang tidak suka karena novelnya terlalu mengerikan. Banyak adegan kekerasan yang terbilang cukup membuat perut terasa melilit.
Selain banyak adegan mengerikan. Ending cerita tersebut cukup membuat pengemar naik darah. Ending yang sangat tidak adil bagi tokoh protagonis.
Novel itu menceritakan tentang Sosok Gadis baik hati bernama Isabella Raymond. Isabella adalah gadis desa yang beruntung karena bisa bersekolah di salah satu Akademi terkenal yang terbilang biayanya cukup mahal, Apalagi seleksi untuk bisa bersekolah di sana cukup sulit.
Akademi yang didirikan oleh Kerajaan tersebut hanya memasukkan murid-murid tertentu. Setahun-nya hanya 100 orang beruntung yang bisa masuk ke Akademi tersebut. Isabella salah satu gadis beruntung yang bisa mendapatkan beasiswa penuh selama 3 periode sekolah.
Selain baik hati, Isabella adalah sosok gadis cantik dan sangat sederhana. Banyak orang yang suka karena kepribadiannya yang hangat dan menyenangkan. Ia juga terkenal di kalangan siswa Lelaki karena sifatnya yang manis.
Isabella dilindungi banyak orang, karena Ia terlihat lemah lembut bagaikan Dewi. Ia menerima banyak cinta.
Isabella sangat istimewa. Bahkan sekilas Ia tak terlihat cacat sedikit, Ia terlihat sangat sempurna.
Banyak Lelaki yang mencintainya, seperti Edward Alarick Wales, Regan Darian Frederick, Seseorang dingin dan tak tersentuh seperti Aldwin Deriko, Bahkan seorang putra mahkota jatuh cinta pada Isabella.
Karena banyak Lelaki yang menyukai Isabella, Siswi di Akademi banyak yang tidak menyukainya. Ia selalu di pandang buruk--sinis. Bahkan ada yang cenderung melukai fisik. Banyak siswi dari kalangan bangsawan yang merundungnya.
Dan Fallona Shannon Aldridge adalah sosok paling kejam dalam merundung Isabella. Bahkan tak segan-segan mendorong dari tangga. Fallona juga pernah meracuni Isabella dengan Racun pencuci perut dengan dosis tinggi. Dan yang paling parah Fallona pernah hampir mendorong Isabella dari lantai 3 Akademi.
Banyak yang tidak suka pada Fallona karena sifatnya yang kejam, beringas, dan cenderung kasar. Bahkan Edward dan Regan hampir membunuh Fallona kalau saja Isabella tak menghentikannya.
Alasan Fallona membenci Isabella karena Isabella telah merebut putra mahkota dari nya--Fallona dan putra mahkota adalah tunangan. Dan yang membuat Fallona semakin membenci Isabella adalah Putra mahkota lebih menyukai Isabella.
Puncak kebencian Fallona adalah saat putra mahkota mengumumkan pemutusan tunangan mereka dan mengumumkan Isabella telah mengandung.
Fallona menculik Isabella dan membawanya ke hutan. Dan saat itu juga Fallona menusuk Isabella dengan membabi buta. Bahkan saat akhir hayat pun Isabella tak membenci Fallona.
'Ona,Kamu pasti sangat membenciku karena telah merebut putra mahkota. sepertinya mereka mengejar mu, kamu harus cepat lari dari sini. tenang saja, aku tidak akan memberi tahu mereka tentang kamu. Ayo,cepat lari dari sini.'
__ADS_1
Bahkan di saat terakhir pun Isabella tetap menghawatirkan Fallona. Tapi, sepertinya takdir memang tidak berpihak pada Fallona, karena saat dalam perjalanan Ia ditangkap dan diseret paksa.
Bahkan Ia diseret seperti binatang. saat tubuhnya terluka parah tidak ada yang mempedulikan ya. Fallona ingin menangis, Ia kecewa.
Fallona hanya ingin putra mahkota, apa salahnya kalau Ia merebut tunangan--apa bisa dibilang merebut? bahkan sejak awal putra mahkota memang seharusnya miliknya. Bukan milik Isabella.
Fallona hanya membutuhkan cinta putra mahkota, Ia hanya ingin itu. Tidak ada yang lain. Bahkan satu permintaan seperti itu Ia tak tersampaikan.
Di saat terakhir pun Putra mahkota tidak menoleh sedikitpun, meliriknya saja tidak. Fallona merasa apa Ia semjijikan itu sampai orang yang dicintainya tak menoleh sedikitpun, walaupun Fallona sampai memohon-mohon. Permintaannya di acuhkan.
Fallona mati dipenggal di depan masyarakat umum. Kematiannya di sambut suka cita oleh sebagian besar kerajaan. Bahkan kedua kakaknya terlihat biasa saja saat dirinya meninggal.
Sedangkan kematian Isabella di kenang dalam, banyak orang yang menangisinya. Menyayangkan sosok Dewi yang meninggal karena Iblis seperti Fallona. Bahkan makam Isabella dibuat sangat cantik, di antara bunga-bunga bermekaran.
Sedangkan mayat Fallona di buang di danau dengan kondisi menyedihkan. Dengan tubuh hanya dibalut sehelai kain tipis berwarna putih.
Dan Novel itu tamat dengan menyedihkan. Ending yang tidak adil bagi sang protagonis menurut pembaca.
Setelah novel itu dipublish Banyak yang mengkritik Ending ceritanya. Mencemooh nya dengan kata-kata kasar karena ending yang tak sesuai harapan mereka.
Saat sedang asyik-asyiknya membaca komentar, ada satu komentar yang menurutnya aneh. Komentar itu berisi makian padanya karena telah membuat sosok Fallona mati dengan kejam, Dan yang membuat Anastasia agak aneh adalah komentar itu berisi 'Aku pastikan kamu bernasib seperti Fallona, karena telah membuat dia mati begitu tragis'
Agak sedikit takut setelah membaca komentar itu. Anastasia merinding. Jangan sampai nasibnya seperti Fallona. Di antara karakter lainnya kisah Fallona yang paling tragis.
Anastasia terkejut saat Komputernya tiba-tiba mengeluarkan percik api. Karena terlalu panik, Ia tak sengaja menyenggol gelas yang ada di sampingnya. Dan saat itu juga komputer itu meledak dengan aestetik.
...***...
Anastasia melenguh, Ia membuka matanya. Cahaya matahari membuat matanya menyipit. Apa aku berada di rumah sakit, pikirnya.
Tapi saat melihat sekeliling Anastasia mengerut bingung. Kenapa rumah sakit ini sangat mewah. Bahkan kasur yang Ia tempati sangat lebar dan lembut.
Matanya menelusuri kamar mewah ini. Sedikit merasa aneh karena tempat ini bukan seperti rumah sakit. Jendela yang ada di samping tempat tidurnya sangat besar dengan tirai tebal berwarna putih.
__ADS_1
Anastasia terkejut saat melihat tubuhnya. Kenapa kulitnya bisa putih dan semulus ini. Padahal sebagai seorang pribumi, Ia memiliki kulit eksotis. Kemana kulit eksotis kembangkan ya.
Saat berdiri di cermin Anastasia dibuat lebih terkejut. Kenapa Ia menjadi secantik ini. Hidung kecil yang mancung dan mata besar dengan bulu mata halus.
Tubuh ini sangat sempurna dengan tinggi semampai Dan perut berlemak miliknya sekarang digantikan dengan perut ramping dan langsing.
Saat sibuk mengagumi tubuh indah ini. Ia dikejutkan dengan teriakan dari seorang wanita di belakang nya.
"Astaga, Nona. Anda sudah bangun? biar Saya panggilkan Tabib." Sosok Wanita berpakaian pelayan itu keluar dari kamarnya dengan tergesa-gesa.
Anastasia terdiam. Kenapa wanita itu memanggil dirinya Nona? Apa sekarang rumah sakit membuat peraturan dengan memangil pasien dengan sebutan Nona?
Beberapa menit kemudian, Wanita berpakaian pelayan tadi kembali dengan seseorang pria di belakang nya.
Wanita itu menghampirinya, "Nona, Anda seharusnya istirahat." Ia digiring menuju Ranjang. Lalu, ditidurkan dengan hati-hati.
Anastasia melihat dua orang dihadapannya dengan bingung, "Kalian.. siapa?"
Wanita itu terlihat terkejut, begitupun dengan Pria itu. Wanita itu menghampirinya dengan sorot berkaca-kaca,"Nona, melupakan Saya?"
Anastasia semakin bingung. Pria itu buru-buru memeriksanya, "Nona, Apa anda mengingat nama Anda?"
"Anastasia?"
Wanita berpakaian pelayan tadi menyela, "Nona, Nama Anda Fallona Shannon Aldridge, bukan Anastasia."
"APA!!"
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hallo,,
__ADS_1
Ini cerita pertama Author, Semoga suka dengan ceritanya ya?,,