
Malam itu mereka di sambut dengan ramah oleh pegawai yang masih ada di sana, mereka memperkenalkan diri masing-masing, mereka juga tau kalau Karma dan Kena adalah ghoul, mereka bisa menerima Karma dan Kena meskipun mereka ghoul.
Makan malam pun selesai, hanya tersisa Karma, Kena, Tsuki dan Sakura
"Aku pergi dulu ya, kalian jaga diri baik-baik dan cepat istirahat, kalian pasti lelah.Kalau begitu aku pergi dulu" pamit Sakura dengan senyum ramah sembari memasuki mobil nya
"Hati-hati" pesan Tsuki
"Baiklah ayo kita masuk dan istirahat" ucap Tsuki sembari melangkah masuk ke dalam cafe di ikuti Karma dan Kena di belakang
"Kalian istirahat lah, ada dua kamar kalian tinggal pilih mau kamar yang mana" ujar Tsuki
"Ya baiklah, trimakasih karena sudah mau menampung kami" ucap Karma
"Ya" jawab Tsuki singkat sembari masuk ke dalam kamar nya
"Baiklah, kau mau tidur di kamar mana?" tanya Karma pada Kena
"Terserah" jawab Kena singkat
"Kalau begitu aku pilih kamar yang di sebelah Tsuki, jadi kau tidur di kamar paling pojok ya, kamar mu di sebelah kamar ku" ucap Karma
"Ya, aku masuk dulu" Kena pun melangkah ke kamar nya yang berada di pojok, kamar mereka ada di lantai 2,di sana juga terdapat ruang keluarga dan dapur, ada juga meja makan.
Seperti sebuah rumah, sedangkan di lantai satu adalah cafe, Cafe Susaki memang cukup besar.
Kena dan Karma memasuki kamar mereka masing-masing, Kena melangkah masuk ke kamar nya, di dalam nya ada kasur, lemari, meja belajar, Sofa dan ada juga rak buku yang terdapat banyak sekali buku yang terjejer rapi
Kena duduk di pinggir ranjang, ranjang nya sangat empuk dan hangat, di sana juga ada alat penghangat ruangan, dia tidak mau menyalakan nya karena sudah terbiasa dengan udara dingin.
Dia pun beranjak dari kasur nya, dia membuka lemari di dalam nya masih kosong, dia lalu menutup kembali lemari itu, kamar nya terlihat bersih dan rapi seperti baru saja di bersihkan, Kena mengelilingi setiap sudut ruangan, dia juga mengambil salah satu buku yang terlihat menarik dan membuka lembar demi lembar, dia tidak membaca nya dia hanya melihat nya saja karena tidak punya waktu untuk membaca
setelah merasa cukup lelah, Kena pun merebahkan tubuh nya di ranjang, tanpa membuka rompi lengan panjang dan panjang se mata kaki, karena cuaca dingin jadi dia tidak membuka nya karena dia hanya menggunakan switer lengan pendek.
Kena langsung tertidur lelap saking lelah nya, Karma dan Tsuki juga sudah tertidur lelap di kamar masing-masing, sungguh hari yang melelahkan bagi Kena dan Karma.
Sakura sekarang sedang perjalanan pulang menggunakan mobil nya, dia juga tampak kelelahan, perjalanan dari cafe sampai rumah Sakura adalah setengah jam, tak lama kemudian Sakura sampai di rumah nya yang besar dengan 2 lantai, dia tinggal bersama suami dan anak nya.
"Akhirnya sampai juga, hhhh aku sudah lelah" gumam Sakura sembari keluar dari mobil dan melangkah masuk ke dalam rumah
di dalam rumah nya terlihat gelap karena hari memang sudah malam
"Mungkin semua nya sudah pada tidur" lirih nya dan berjalan masuk ke kamarnya, dan benar saja, suaminya sudah tidur duluan
dia lalu mengganti baju nya dengan baju tidur dan tertidur di sebelah suami nya.
*****
"Hari ini sungguh melelahkan, aku harus kerja lembur" gerutu Akihiko yang sedang bekerja lembur di dalam ruangan nya
"Saat pertama kali 2 bocah ghoul itu masuk ke markas, aku langsung merasakan hawa yang familiar, seperti hawa orang yang melawan ku 4 tahun lalu, apa mungkin 2 bocah itu adalah anak dari wanita ghoul yang ku lawan 4 tahun lalu" fikir Akihiko
Dia terus memandangi laptop nya dengan serius, dia bekerja cepat agar bisa cepat pulang dan istirahat. Akihiko sampai memiliki kantung mata karena bekerja lembur, sungguh hari yang melelahkan fikir nya.
"Besuk aku akan melanjutkan mencari informasi tentang 2 bocah itu, agar bisa cepat melakukan percobaan" gumam nya.
*****
Pagi hari tiba, Tsuki terbangun dari tidurnya dan mengucek mata nya, dia turun dari kasur nya , dia langusng mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi, setiap kamar memang mempunyai kamar mandi masing-masing.
__ADS_1
Sedangkan Kena belum mandi sama sekali karena dia tidak punya baju ganti, dia bangun lebih awal dari Tsuki dan Karma, dia lalu keluar kamar dan menuju dapur, dia melihat ada banyak bahan masakan, tapi dia memilih untuk makan roti yang di lapisi selai kacang.
Dia memakan habis roti nya, dan duduk di sofa, dia duduk manis di sana tanpa melakukan apa pun, dia tidak berani melakukan sesuatu dengan sembarangan di rumah orang, jadi dia duduk di sofa untuk menunggu Tsuki keluar dari kamar nya.
Tsuki sudah selesai mandi, dia mengganti baju dengan switer hitam polos dan memakai celana jeans, sekarang adalah musim dingin, switer adalah baju kesukaan Tsuki saat musim dingin, dia lalu menyisir rambutnya dan lalu keluar kamar
dia melihat Kena duduk di sofa, dia lalu menghampiri Kena, terlihat Kena masih menggunakan baju semalam
"Kau belum mandi? " tanya Tsuki yang duduk di sebelah Kena
"Belum, karena aku tidak punya baju ganti" jawab Kena
"Oh ya aku lupa, tunggu sebentar aku masuk ke kamar dulu" ucap Tsuki sembari beranjak dari duduk nya dan masuk ke kamar nya
"Di kembali masuk ke kamar? " batin Kena
Tak lama, Tsuki keluar dari kamar nya dengan membawa baju, dia lalu menghampiri Kena
"Ini ada baju kakak yang masih tertinggal di lemari ku, mungkin akan kebesaran untuk mu tapi pakai ini dulu sementara" ucap Tsuki sembari menyodorkan baju itu pada Kena
"Iya trimakasih, tapi apa tidak papa? " tanya Kena
"Tidak papa, lagi pula baju ini sudah tidak muat untuk kakak ku"
"Ya baiklah aku masuk ke kamar ku dulu" dia lalu mengambil baju yang ada di tangan Tsuki dan beranjak masuk ke kamar
dia melihat baju yang di berikan Tsuki pada nya, itu adalah baju lengan pendek berwarna merah dengan tulisan 'Nevada' dan celana jeans, dia lalu mengambil handuk yang memang sudah ada di sofa lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Selesai mandi Kena lalu menggunakan baju yang di berikan Tsuki, baju nya terlihat kebesaran tapi celana nya masih pas untuk Kena, dia lalu menatap diri nya di cermin yang ada di kamar nya, terlihat sangat aneh karena baju yang dia kenakan terlihat kebesaran
"Baju ini kebesaran untuk ku, tapi tidak apa lah ini masih agak mendingan dan tidak terlalu kebesaran juga" gumam nya lalu meraih rompi panjang nya yang berwarna hitam, dia lalu mengenakan rompi itu
dia melihat Karma yang sedang duduk di meja makan menyantap roti dengan selai kacang, Karma terlihat menggunakan switer abu-abu dengan tulisan 'Supreme' di bagian belakang switer itu dan celana jeans, mungkin itu adalah baju Tsuki
Kena lalu mendekati Karma dan dia duduk di sebelah Karma
"Apa itu baju Kak Tsuki? " tanya Kena
"Iya ini baju nya, dia meminjamkan nya untuk ku" jawab Karma
"Dan kau, apakah kau menggunakan baju kak Sakura, terlihat cocok untuk mu, tapi sepertinya baju nya terlihat kebesaran"
"Iya, tadi aku di pinjami baju ini"
"Oh itu terlihat bagus untuk mu" ucap Karma dengan senyum
"Apa kau sudah sarapan? " tanya Karma
"Sudah tadi"jawab Kena
" oh ya di mana Kak Tsuki?"
"Dia sedang ada di bawah, dia sedang siap-siap untuk membuka cafe ini mungkin"
"Ooh"
Kena lalu beranjak dari duduk nya dan berjalan menuruni tangga, dia menghampiri Tsuki yang sedang duduk di kursi cafe sambil membaca sebuah buku
"Apa aku boleh membaca buku-buku yang ada di kamar ku? " tanya Kena
__ADS_1
"Ya" jawan Tsuki singkat
Mendengar Kata 'ya' Kena langsung menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar nya, dia melihat-lihat buku yang tersusun rapi di kamar nya, hingga dia terhenti di sebuah buku yang berjudul 'Pelangi Hitam', dia tertarik untuk membaca nya
dia lalu duduk di meja belajar yang ada di kamar nya, dia membaca Novel yang ber judul 'Pelangi Hitam' dengan sangat serius.
Karma masih terduduk di meja makan walau roti nya sudah habis dari tadi, dia melihat sekeliling ruangan, tanpa dia sadari Tsuki sudah ada di belakang nya dan menepuk bahu nya pelan hingga mengejutkan Karma
"Kau ini mengejutkan ku saja" gerutu Karma
"Kau sedang apa?" tanya Tsuki
"Sedang melihat-lihat ruangan" jawab Karma
"Oh"
"Hei Tsuki, cafe kakak mu ini buka pukul berapa? " tanya Karma
"Pukul 10" jawan Tsuki singkat sembari duduk di sofa
Karma pun beranjak dan ikut duduk di sebelah Tsuki
"Hei Tsuki, apa aku boleh tanya sesuatu? "
"Iya" ucap Tsuki singkat sembari memandangi layar HandPhone nya
"Kenapa Akemi sampai mengancam mu saat dia menawari mu untuk menjadi anggota organisasi?"
Pertanyaan itu seketika membuat Tsuki berhenti menatap layar HandPhone nya, dia menaruh HandPhone nya di meja sebelah sofa
"Karena aku pernah menghalangi organisasi itu saat ingin menangkap seorang ghoul anak-anak, aku menghalangi anggota organisasi itu saat hendak menangkap ghoul itu, sepertinya anggota organisasi itu adalah Akemi
Karena aku menghalangi nya menangkap anak itu, jadi percobaan nya gagal dan dia menyuruh ku untuk bertanggung jawab dengan cara menjadi anggota organisasi itu, dan dia mengancam jika aku menolak maka salah satu keluarga ku akan di bunuh oleh nya" jelas Tsuki Panjang lebar
"Berarti kau masih orang baik? "Tanya Karma
" tentu saja"jawab Tsuki
Mereka berdua pun mengobrol walau Tsuki irit bicara, tapi Tsuki tetap asik untuk di ajak bicara
Sofa yang mereka duduki berada sedikit dekat dengan kamar Kena, jadi suara mereka bisa terdengar sampai kamar Kena walau tidak jelas, dan hal itu membuat Kena merasa terganggu, dia lalu melangkah membuka pintu kamar nya dan mendekati Karma dan Tsuki
"Kalian berdua berisik!!" Bentak Kena dengan muka marah yang menyeramkan
"Jangan menganggu ku membaca, lebih baik kalian mengobrol di bawah saja" ketus Kena masih memasang wajah menyeramkan, melihat itu Karma hanya diam begitu juga Tsuki dia tidak percaya bahwa Kena bisa se menyeramkan itu saat marah.
Kena lalu kembali ke kamar nya, sebelum menutup pintu kamar dia mengucap kan sesuatu pada Karma dan Tsuki
"Kalian jangan ganggu Ketenangan ku" ucap Kena dengan nada menyeramkan di ikuti lirikan tajam yang membuat Karma dan Tsuki semakin merinding, Kena pun menutup pintu kamar nya dengan kasar.
"Tak ku sangka adik mu sangat menyeramkan" celetuk Tsuki
"Ya begitulah, jadi tolong di maklumi ya" ucap Karma
Mereka berdua pun turun dan melanjutkan mengobrol di bawah agar tidak mengganggu Kena.
_____
Guys jangan lupa Like, komen, dan vote ya Trimaksih.
__ADS_1