
Hari demi hari Kena jalani dengan belajar bersama Sakura, karena dia belajar di rumah Sakura, dia jadi sering bertemu dengan Saki, dia dan Saki memang tidak terlalu akrab, tapi mereka juga kadang mengobrol dan Kena sering menemani Saki bermain jika dia sudah selesai belajar dengan Sakura
Sedangkan Karma sekarang sudah bekerja di cafe, dia juga sudah bisa membeli sendiri barang-barang yang dia butuhkan, jika Tsuki sedang tidak sibuk dia kadang meminta Tsuki untuk mengajari nya pelajaran sekolah, setiap hari Karma selalu sibuk bekerja melayani pelanggan dan mondar-mandir, kadang saat cafe ramai Kena akan ikut membantu nya.
Dan Tsuki sampai sekarang masih menjadi anggota organisasi Criminal Black Company, rencana nya dia akan keluar dari organisasi itu dan memutuskan semua koneksi yang terhubung dengan organisasi, dia ingin hidup santai dan nyaman tanpa harus ber urusan dengan organisasi jahat, diri nya masih mencari waktu yang tepat untuk berbicara pada Akihiko.
_ _ _ _
Enam tahun pun berlalu, sekarang Kena berumur 12 tahun, dia tumbuh menjadi gadis dingin, cuek, dan cantik, dia masih tinggal di Cafe Susaki, selama enam tahun ini Kena selalu belajar dengan Sakura dan diri nya pun tidak kalah pintar dengan murid yang bersekolah
Kena juga sering bekerja di cafe namun saat malam hari dan saat cafe sedang ramai, dia juga di beri upah oleh Sakura.
Sedangkan Karma, kini dia berumur 21 tahun, selama enam tahun ini dia bekerja di Cafe Susaki, dia juga sering meminta Tsuki untuk mengajari nya beberapa hal, Karma di kenal sangat ceria, ramah, dan tampan tentu saja.
Tsuki kini sudah tidak menjadi anggota organisasi lagi, dia sudah keluar dari Organisasi Criminal Black Company sejak 5 tahun lalu, sekarang dia hanya bekerja di cafe kakak nya itu tanpa berhubungan dengan organisasi jahat lagi. Umur Tsuki sekarang adalah 22 tahun.
Saki sekarang berumur 10 tahun, dia sudah tidak terlalu kesepian karena Kena selalu ada di rumah nya, jika di pulang sekolah di rumah sudah ada Kena, dia sering mengajak Kena menemani nya bermain, walau sifat Kena dingin dan cuek, tidak terlalu banyak tersenyum, namun Saki tetap nyaman jika bermain dengan Kena, dia sudah menganggap Kena kakak nya sendiri.
_ _ _ _
Kena terbangun karena sinar matahari yang masuk lewat jendela dan menyilaukan wajah nya, dia duduk mengucek mata nya dan mengumpulkan nyawa sebelum mandi, Kena lalu turun dari kasur nya dan mengambil handuk dan menyiapkan baju yang akan dia kenakan, lalu masuk ke kamar mandi dengan membawa handuk dan baju
Setelah beberapa menit, Kena keluar kamar mandi dan wajah nya sudah terlihat segar, Kena juga sudah rapi dengan pakaian nya, dia mengenakan hoodie lengan pendek hitam polos dan celana jeans hitam, Kena lalu duduk di meja rias dan menyisir rambutnya, dan rambutnya tidak berubah, poni nya panjang sedagu dan menutupi sebelah mata nya, rambut nya sebahu dan berwarna hitam
Selesai menyisir rambut Kena melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 06.00,dia lalu keluar kamar dan langsung menuju dapur membuat roti bakar dengan selai stoberi dan di temani teh hijau, pukul tujuh nanti Kena akan di jemput oleh Sakura pergi ke rumah nya dan belajar
Tak lama Karma keluar kamar dan langsung menuju dapur membuat sarapan seperti Kena, Kena duduk di meja makan dan menikmati sarapan nya, saat roti Kena hampir habis Karma sudah selesai membuat sarapan nya, dia lalu duduk di sebelah Kena dan menikmati sarapan nya
Kena sudah melahap habis roti bakarnya, dia menyeruput teh hijau buatan nya dengan perlahan hingga habis, Kena lalu beranjak dari duduk nya dan mencuci cangkir nya, sedangkan Karma masih asik melahap roti nya yang tinggal separuh itu. Selesai mencuci Kena langsung masuk kembali ke kamar nya dan menyiapkan buku-buku yang akan dia bawa ke rumah Sakura, dia memasukkan beberapa buku ke dalam tas ransel pemberian Sakura, dia juga memasukkan alat tulis beserta dua buku novel nya yang akan dia baca
Selesai menyiapkan itu semua, Kena mengenakan rompi panjang nya yang sama dengan rompi yang ia kenakan saat kecil, dia lalu menenteng tas nya di bahu dan keluar kamar, di ruang keluarga sudah ada Tsuki yang sedang bermain handphone sedangkan Karma terlihat sedang menulis sesuatu
Karma berjalan mendekati mereka
"Aku izin pergi ke rumah bunda" celetuk Kena
"Ini masih pukul 6 lewat, belum pukul tujuh, bukan nya bunda selalu menjemput mu pukul tujuh" ucap Karma yang menghentikan tangan nya yang sedang menulis
"Aku mau ke toko buku untuk membeli beberapa novel " jawan Kena
"Jam segini apakah toko buku nya buka? " tanya Karma
"Ada yang sudah buka, toko buku langganan ku sudah buka jam segini" jawab Kena
"Ooh, lalu kau naik apa?, apakah berjalan kaki? " tanya Karma
"Emmm, apa aku boleh meminjam sketboard mu Tsuki? " Kena bertanya pada Tsuki
"Boleh saja" jawab Tsuki tanpa mengalihkan pandangan nya dari hp nya
"Kau ke sana naik sketboard? " tanya Karma
"Iya" jawan Kena singkat
__ADS_1
"Baiklah, hati-hati ya" ucap Karma dengan senyum
Kena hanya mengangguk lalu berjalan menuju lantai bawah, sesampai nya di lantai bawah Kena langsung membuka pintu cafe dan berjalan keluar sembari masuk ke garasi untuk mengambil sketboard milik Tsuki, Kena memang bisa bermain sketboard, dulu dia di ajari Tsuki bermain sketboard.
Kena lalu menaiki sketboard itu dan menyusuri setiap jalan, dia mempercepat laju sketboard nya, dia melewati belokan dengan mulus. Kena lalu berhenti di depan toko buku, dia lalu menenteng sketboard nya masuk ke dalam toko buku, di sana tidak terlalu ramai jadi Kena tidak menjadi pusat perhatian semua orang karena masuk dengan menenteng sketboard
Kena memilih beberapa buku novel, setelah mendapat yang dia mau Kena lalu menuju meja kasir untuk membayar, selesai membayar Kena keluar dari toko buku dan menaiki sketboard nya, dia ingin langsung menuju rumah Sakura karena tidak terlalu jauh dengan toko buku langganan nya
Sekarang rumah Sakura lebih dekat dengan cafe karena dia pindah, dia pindah ke rumah yang jarak nya sedikit dekat dengan cafe jadi akan lebih mudah untuk antar jemput Kena dan tidak memakan waktu sampai satu jam.
Kena sudah berada di depan rumah Sakura, dia menenteng sketboard nya dan menekan bel yang berada di samping gerbang, setelah beberapa saat pintu rumah Sakura terbuka dan terlihat seorang anak laki-laki yang langsung berlari dan membukakan gerbang untuk Kena
"Wah tumben kakak ke sini sendiri" celetuk Saki setelah menutup gerbang nya kembali
"Iya, tadi aku membeli beberapa novel jadi sekalian datang ke sini" jawab Kena
"Oooh" Saki hanya berohria
Saki lalu membukakan pintu untuk Kena
"Silahkan masuk kak" ucap Saki
Mereka berdua pun masuk dan tak lupa Saki menutup pintu rumah nya, Saki berjalan di depan sedangkan Kena di belakang mengikuti Saki, dia sudah menaruh Skyboard nya di halaman depan rumah
Saki berhenti di ruang keluarga
"Kakak duduk dulu di sini, aku akan panggil bunda, kakak nonton TV dulu saja tidak papa" ucap Saki dengan senyum lalu berlari ke lantai atas untuk memanggil Sakura
Saki mengetuk pintu kamar orang tua nya, dan setelah 3 ketukan Sakura membuka pintu
"Kena, apa dia datang sendiri? " tanya Sakura sembari keluar kamar dan menutup pintu
"Iya, sepertinya dia menaiki skyboard" jawab Saki
"Ooh"
Sampai di ruang keluarga, Sakura melihat Kena sedang membaca novel, dia lalu mendekati Kena dan menepuk pundak Kena
"Apa kau datang sendiri" ucap Sakura sembari duduk di sebelah Kena, begitu pun Saki dia duduk di sebelah kiri Kena
"Iya, aku menggunakan skyboard Tsuki" jawab Kena sembari menutup novel nya
"Kenapa tumben sekali kau datang sendiri ke sini" ucap Sakura
"Tadi aku membeli beberapa novel di toko buku, jadi aku sekalian ke sini" jelas Kena
"Ooh, kau belajarnya nanti saja dulu, sarapan saja dulu baru belajar" ucap Sakura
"Tidak perlu, aku sudah sarapan tadi" jawab kena
"Emmm oke deh, sekarang kau siapkan buku mu"
"Saki, tolong kau ambil kan beberapa cemilan ya" lanjut Sakura
__ADS_1
"Iya bunda" Saki langsung beranjak dari duduk nya dan menuju dapur untuk mengambil beberapa toples berisi cemilan
Saki lalu kembali ke ruang keluarga dengan membawa 2 toples berisi cemilan dan menaruh nya di meja ruang keluarga
"Saki kau masuk ke kamar mu dulu ya, mandi lalu tata meja belajar mu" celetuk Sakura
"Baik bun" Saki langsung naik ke lantai dua dan masuk ke kamar nya
"Kena, bunda mau bicara sesuatu" ucap Sakura
"Iya mau bicara apa?" tanya Kena sembari menoleh menatap Sakura
"Bunda sudah mendaftarkan mu ke sebuah sekolah SMP, beberapa hari lagi kau akan masuk sekolah, jadi persiapkan diri mu ya" kata Sakura
Kata-kata Sakura itu seketika membuat Kena terkejut bukan main, bagaimana tidak, dia bahkan belum pernah sekolah, pernah sih sekolah tapi saat TK, tapi ini terlalu dadakan
"Bu-bunda bercanda kan? " tanya Kena
"Bunda tidak bercanda, lusa kau akan masuk sekolah" jawab Sakura
"Tapi aku belum siap dan ini terlalu dadakan" protes Kena
"Tidak apa, biaskan saja dulu dirimu" jawab Sakura
Kena hanya menghela nafas berat sembari menunduk
"Sekolah mu ada tepat di sebelah sekolah Saki, nama nya SMP Tassei-sha, gedung sekolah mu menyatu dengan gedung sekolah Saki, sekolah Saki nama nya SD Okiniiri" jelas Sakura
"Ooh "
"Mungkin saja nanti kau akan sering bertemu dengan Saki" ucap Sakura
Kena hanya mengangguk
"Oh ya Kena, sebelum masuk sekolah, kau harus belajar cara memperkenalkan diri"
"Memperkenalkan diri? " tanya Kena
"Iya" jawab Sakura singkat
"Caranya? " tanya Kena lagi
"Biar aku contohkan, misal ini menggunakan nama ku ya 'perkenalkan nama ku Susaku Sakura, panggil saja aku Sakura, Salam kenal semoga kalian bisa menerima ku dan berteman' nah begitu" jelas Sakura
"Apakah menggunakan nama lengkap? " tanya Kena
"Iya, sekarang coba kau praktek kan" ucap Sakura
"Em.... Pe-perkenalkan nama ku Kyouki Kena, panggil saja aku Kena, semoga kalian bisa menerima ku dan berteman" ucap Kena mengikuti kata-kata Sakura
"Nah begitu, tapi harus lebih jelas biar semua orang dengan" ucap Sakura
"Baik"
__ADS_1
Sakura lalu mulai mengajari Kena pelajaran, tapi kali ini adalah pelajaran SMP.