Wanita Kaya Tawanan Mafia

Wanita Kaya Tawanan Mafia
Gelembung tiup


__ADS_3

HAPPY READING!!!


*****


Sesaat kemudian Aaron (Bawahan 1) berjalan keluar dari kamar lalu menyerahkan syal berwarna coklat tua kepada Clara.


“Pakailah syal ini agar kau tidak kedinginan.”


Clara mengambil syal itu dari tangan Aaron (Bawahan 1). “Terima kasih.” Tersenyum sambil mengalungkan dilehernya.


“Ternyata mereka perhatian juga, badan boleh besar tapi hati mereka baik.” Batin Clara setelah merasakan perhatian dari kedua bawahan Lucas.


“Kenapa kau masih disini.” Aaron (Bawahan 1) bingung karena Clara masih berdiri didepan mereka.


“Hah? Em…. Apa aku boleh meminta sesuatu kepada kalian?” menggigit bibir bawah.


Darel (Bawahan 1) berdehem. “Kenapa kau jadi banyak maunya.”


“Aku sudah lama tidak main gelembung tiup, apa kalian punya? Hm aku ingin bermain itu.” Jelas Clara.


“Dasar kanak-kanak.” Gumam Darel (Bawahan 2).

__ADS_1


“Tunggu disini, aku coba tanyakan kepada Sean (Kepala pelayan) dulu.” Beranjak pergi meninggalkan mereka berdua.


“Ingat kau kami beri waktu hanya setengah jam, setelah itu kembali ke kamar ini.” Darel (Bawahan 2) menegaskan lagi kepada Clara agar tidak lupa. “Kalau dalam setengah jam kau belum kembali, maka kami tidak akan mengeluarkan kau lagi dari kamar ini.” Sambungnya dengan serius. “Apa kau mengerti?”


Clara menganggukkan kepalanya. “Iya, kau tenang saja. Aku hanya ingin membuang rasa bosan ku.”


Beberapa menit kemudian kalian menunggu disana, terlihat dari kejauhan Aaron (Bawahan 1) berlari sambil membawa 1 botol gelembung tiup.


“Ini bukan?” Aaron (Bawahan 1) menyerahkan gelembung tiup itu kepada Clara.


“Terima kasih.” Beranjak pergi.


Clara melihat sekitar mencari tempat yang nyaman untuk memainkan gelembung tiup di tangannya itu sambil menikmati udara di sore hari yang sangat mendung dan juga sejuk.


Tiba-tiba mata Clara terfokus pada kolam renang samping. “Sepertinya disana sejuk.” Berjalan menuju kolam renang.


Sesampai di kolam renang, Clara langsung berjalan-jalan dipinggir kolam. “Awannya sangat mendung.” Menatap langit. “Ah hujan sebentar lagi akan turun.”


Saat ini Clara sedang berdiri didekat gazebo kecil yang ada di sana dan mulai meniup gelembung tiup yang ada ditangannya sambil berputar-putar.


“Sungguh sangat menyenangkan.”

__ADS_1


Terlihat senyuman manis di bibir Clara membuat wajahnya semakin cantik. Tidak lama kemudian Clara duduk di kursi panjang untuk menikmati pemandangan awan yang semakin menghitam.


“Sudah lama aku tidak bersantai seperti ini, aku benar-benar di penjara.”


**


Kedua bawahan melihat Clara dari dalam sambil melihat dengan heran.


“Ayo kita ke garasi mobil untuk bersantai.” Aaron (Bawahan 1) berjalan duluan diikuti Darel (Bawahan 2).


Sesampai di garasi mobil, terlihat sudah ada supir dan juga beberapa security.


“Ku pikir kalian tidak jadi ikut bersantai disini.” Ucap Teno (Security 2), kedua bawahan sangat jarang ikut bersantai disana karena berjaga di depan kamar Clara.


“Wanita itu sedang bermain-main di dekat kolam renang.” Sahut Darel (Bawahan 2).


“Apa kalian mengeluarkan wanita itu dari dalam kamar?” tanya Hosi (Supir).


Aaron (Bawahan 1) mengangguk. “Dia berteriak agar pintu kamarnya dibuka, daripada kami sakit telinga mendengar suaranya jadi ya begitulah.” Mengambil salah satu kaleng soda.


Mereka pun mengobrol santai didalam garasi mobil itu. Garasi mobil yang sangat luas itu, jika Lucas tidak ada di mansion mereka akan bersantai disana.

__ADS_1


...Bersambung……...


First time Author membuat cerita seperti ini, maaf jika dalam penulisan masih banyak kekurangan


__ADS_2