Wanita Kaya Tawanan Mafia

Wanita Kaya Tawanan Mafia
Luas datang


__ADS_3

HAPPY READING!!!


*****


Saat ini mobil Lucas sedang dalam perjalanan menuju mansion, dengan kecepatan yang lumayan tinggi tidak lama kemudian tiba didepan gerbang yang besar dan juga tinggi.


Tin… Tin… Tin….


Terdengar suara klakson mobil membuat Leon (Security 1) keluar dari pos keamanan lalu berlari untuk membuka gerbang. Setelah gerbang itu terbuka, mobil Lucas pun melaju memasuki halaman dan memarkir di teras.


“Tumben sore-sore begini Tuan Lucas kembali ke mansion, biasanya juga malam.” Gumam Leon (Security 1) sambil menutup kembali gerbang.


Brakkk….


Lucas turun dari dalam mobil, sesaat melihat sekitar lalu melangkahkan kakinya masuk ke dalam mansion.


Tak… Tak… Tak….


Suara langkahan Lucas terdengar jelas di ruang tengah itu. Ketika Lucas ingin menuju kamar belakang, tiba-tiba matanya terfokus pada Clara yang sedang bermain dengan gelembung tiupnya di kolam renang samping.


Lucas melihat Clara dari ruang tengah. “Wanita itu?” bingung.

__ADS_1


Ruang tengah terlihat sangat sepi, karena para pelayan sedang berada di dapur.


“Kenapa dia bisa ada di kolam renang? Apa kedua bawahan itu yang mengeluarkannya dari kamar belakang?” gumamnya. “Berani-beraninya berdua melakukan itu tanpa perintah dari ku.” Mengepalkan satu tangan.


Tak… Tak… Tak….


Lucas berjalan menuju kolam renang dengan tatapan tajamnya lalu berdiri tepat di pintu.


Kini Clara tengah asik bermain-main gelembung tiup yang ada ditangannya tanpa sadar bahwa ada seseorang sedang mengawasinya dari pintu.


Lucas memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. “Apa yang sedang dia lakukan?” heran melihat Clara yang begitu senang bermain gelembung tiup.” Terkekeh kecil. “Tingkahnya seperti anak kecil saja.” Menyender ke samping. “Apa dia sudah lama disitu?” memperhatikan Clara. “Bisa-bisanya dia tidak menyadari keberadaan ku disini.”


***


“Argh kenapa harus hujan? Alam pun tidak mendukung ku untuk bersenang-senang.” Kesalnya sesaat melihat ke langit, wajahnya pun basah akibat air hujan.


Clara pun mengakhiri mainnya, kini Clara berjalan-jalan di dekat kolam renang. Tiba-tiba angin semakin kencang membuat syal tipis yang melingkar dilehernya pun terbang ke atas dan tersangkut di atas Gazebo yang tidak terlalu tinggi.


“Astaga, kenapa harus sangkut sih?” melihat syal yang sangkut. “Bagaimana caranya aku mengambil syal itu.” Rintikan hujan semakin deras membuat pakaiannya basah.


Terlihat ada kursi yang berukuran sedang, Clara langsung mengambil kursi itu lalu meletakkan di bawah yang syal yang nyangkut.

__ADS_1


Dengan pelan Clara menaiki kursi itu diiringi hujan.


“Duh mana hujan semakin deras, aku harus segera kembali ke ke kamar.” Berusaha mengambil syal. “Nanti pria monster itu melihat ku disini.”


“Ekhemmm…”


Terdengar ada suara yang berdehem dari belakang membuat Clara terdiam.


“Siapa?” batinnya.


“Siapa pria monster yang kau maksud?” tanya Lucas dengan suara beratnya.


“Suara itu?” menoleh dengan pelan dan benar saja Lucas sedang berdiri di belakangnya sambil menatap tajam. Clara langsung menunduk lalu menggeleng dengan cepat. “Mati aku.”


“Tidak tidak, bukan apa-apa.” Ucap Clara agar Lucas tidak marah kepadanya.


“Benarkah?” menyeringai.


Clara bergegas mengambil syal agar cepat turun dari kursi itu. Perlahan Clara menggeser-geser kaki untuk mencari jarak yang sesuai dengan syal nya dengan posisi kepala Clara mendongak ke atas tanpa peduli Lucas masih berdiri dibelakang memperhatikannya.


...Bersambung.......

__ADS_1


First time Author membuat cerita seperti ini, maaf jika dalam penulisan masih banyak kekurangan


__ADS_2