"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#113


__ADS_3

"kalian pasti masih ingat ini kan??"tanya Sandy dan memberikan kado yang pernah mereka berikan kepada Sandy titipin dari adik nya


"gak mungkin kita gak ingat"ucap Adit menatap Sandy kesal


Zahra masih menatap kado yang diberikan nya dulu sebagai kado terakhir dari sindy untuk Abang nya yang begitu dia sayang


"saya sudah membaca isi nya jika kalian mau melihat dan membaca nya saya izinkan"ucap Sandy melihat Zahra hanya menatap nya tanpa menyentuh


"tidak ini sindy berikan khusus untuk anda kami gak ada hak untuk membuka nya"ucap Zahra


"saya sudah membaca nya"ucap Sandy menunduk sambil duduk dibangku yang berhadapan dengan Zahra dan Adit


"gak perlu bertele tele apa yang anda mau bicarakan dengan kami"ucap Adit


"saya ingin bertanya sama kalian apa kalian mau memberitahu pada saya dimana makam sindy"ucap Sandy masih menunduk


"apa makam sindy???"teriak adit gak percaya "kamu bertanya makam sindy sekarang sudah berapa lama sindy pergi hah saya bertanya pada anda??kenapa baru sekarang anda bertanya dimana makam sindy kemarin kemarin anda kemana??"ucap Adit emosi gak habis pikir dengan sikap Abang nya sindy


"maaf mungkin saya terlambat tapi saya benar benar ingin tahu dimana makam sindy saya tau pasti Kalian sangat marah tentang sikap saya sebelum nya saya benar benar minta maaf atas sikap saya itu saya menyesal"ucap Sandy masih menunduk

__ADS_1


"apa maaf kata mu??"teriak Adit yang benar benar sangat marah


Zahra menatap Adit memberitahu untuk diam


"untuk apa anda meminta maaf kepada kami bukan nya seharusnya anda meminta maaf kepada mendiang adik anda??dia yang lebih sakit dan terluka atas sikap anda bukan kami kami gak ada masalah nya dengan sikap anda kami sadar kami bukan siapa siapa anda tapi berbeda dengan sindy dia adik kandung anda ,perlakuan anda selama ini ke dia benar benar bukan seperti seorang Kaka apa anda tau seberapa beratnya sindy menjalankan hidupnya apa anda juga tau seberapa sakit rasanya saat kemoterapy saat jarum jam menusuk tubuhnya apa anda tau berapa sulit sindy berusaha keras untuk tetap bertahan hidup apa anda tau juga seberapa sakitnya sindy tubuh dan batin nya??"tanya Zahra dengan nada bergetar dan mata berkaca


Sandy hanya diam


"sindy terus berusaha untuk tetap hidup hanya 1semangat nya yaitu hanya untuk menemani anda dan melihat anda bahagia sindy selalu menahan rasa sakit yang luar biasa sendirian tanpa mengeluh atau tanpa mengucapkan kata sakit apa anda tau apa yang sindy bilang saat kondisi nya memburuk?"tanya Zahra


Sandy masih diam


"ya dia selalu bilang baik baik aja padahal kita tau bahwa tubuhnya udah gak mungkin bisa bertahan dia tetap tersenyum sampai akhirnya dia menghembuskan nafas terakhir nya, gak pernah kita lihat wajah sedih atau wajah yang menahan sakit dari sindy dia terus tersenyum dan berusaha meyakinkan kita semua nya akan baik baik aja dan apa anda tau harapan terakhir sindy yang selalu kita sesali sampai saat ini yang gak bisa kita tepati sampai sindy dimakamkan??"tanya Zahra menatap sandy


Sandy menatap Zahra yang suara nya semakin gemetar dan air mata nya sudah menetes membasahi pipi nya


"yaitu bawa anda menemui sindy itu harapan terakhir dia yang gak bisa kita kabulin, dari awal sindy mulai kontrol yang semakin sering sampai dia berkali kali dirawat dirumah sakit sampai akhirnya sindy dimakamkan anda gak datang 1 kali pun bahkaan anda sama sekali gak peduli padahal itu harapan terakhirnya hanya ingin melihat anda menjenguknya atau mengantarkan dirinya ke peristirahatan terakhirnya"ucap zahra gak kuat untuk melanjutkan nya


"ya saya sangat menyesal atas semua nya saya minta maaf kepada kalian dan juga adik saya"ucap Sandy

__ADS_1


"percuma lu nyesel apa lu bisa bawa sindy kembali ha apa bisa lu buat sindy tersenyum dan berkata semua nya baik baik aja gw udah gak papa dihadapan kita"ucap Adit keras


"dit"ucap Zahra menatap Adit


"saya benar benar menyesal saya minta maaf mungkin saya gak bisa mengembalikan keadaan seperti sebelum nya saya minta maaf gak bisa membuat sindy kembali saya benar benar ingin meminta maaf kepada kalian dan juga sindy saya sudah sadar apa yang saya lakukan dulu ke sindy itu benar benar keterlaluan gak sepatutnya saya melampiaskan kemarahan dan kekecewaan saya kepada sindy yang gak salah apapun maaf karena keegoisan saya, saya melakukan hal yang begitu tak termaafkan , saya baru sadar saat 3bulan stelah kalian bicara bahwa sindy sudah pergi awalnya saya berpikir sindy mungkin masih di dunia dan ucapan kalian tuhh hanya omong kosong buat saya bersikap baik kepada dia tapi saat saya menunggu dia dirumah untuk memastikan dia masih ada dan masuk kekamar nya yang selama ini gak pernah saya liat terakhir saat saya masih berpura pura baik kepada nya tapi saya baru menyadari setelah masuk kekamar nya yang sepi dan berdebu saya baru sadar bahwa dia benar benar sudah tidak ada terlihat dari kamar nya yang berdebu menandakan pemiliknya tak pernah kembali dan saat itu saya ingat kado yang kalian kasih kesaya disitu saya baca semua yang ditulis sindy dan disitu juga saya sangat menyesal atas semua sikap dan perlakuan saya kepada adik saya saya menyadari dia gak akan kembali dan meninggalkan saya sendirian disini"ucap Sandy menangis


"saya benar benar minta maaf selama ini saya mencari kalian untuk meminta maaf dan meminta kalian mengantarkan saya kemakam adik saya saya tau semua nya sudah terlambat tapi saya benar benar ingin meminta maaf dengan benar dimakam sindy saya ingin bicara bahwa saya benar benar menyesal kepada nya atas apa yang saya perbuat sekali lagi saya minta tolong pada kalian apa mau mengantar saya kesana untuk meminta maaf kepada nya"ucap Sandy


Zahra menatap Adit yang menunjukan raut wajah sedih sambil menatap nya


Adit pun mengangguk kepada Zahra


"gak ada hak untuk kita melarang anda untuk kemakam nya sindy walau ini terlambat mungkin sindy akan sangat senang orang yang ingin sekali dia temui akhirnya menemui nya"ucap zahra menatap Sandy


"makasih makasih banyak atas bantuan kalian dan saya berterimakasih kepada kalian selalu menemani sindy sampai akhir hidup nya"ucap Sandy


"gak perlu berterimakasih sindy itu orang paling penting untuk kita dia itu udah seperti keluarga sendiri bagi kita kita sayang dengan tulus sama sindy jadi gak perlu anda berterimakasih seandainya sindy masih ada kita akan tetap bersama mau bagaimana pun keadaan nya kita akan selalu bersama"ucap Zahra


"sindy sangat beruntung menemukan kalian teman teman yang sangat peduli perhatian dan sayang sama dia padahal kalian bukan siapa siapa nya sindy tapi kalian memberikan yang terbaik buat dirinya sedangkan saya Kaka kandung nya sendiri mencampakkan mengabaikan dan membuang nya gitu aja saya benar benar menyesal atas perlakuan saya dulu saya sangat malu kepada kalian yang tidak berguna dan gak bisa membahagiakan dia bahkan sampai akhir hidup nya"ucap Sandy

__ADS_1


"gak perlu menyesal semua nya sudah terjadi gak ada yang bisa merubah takdir sekarang jalani saja apa yang menurut anda baik"ucap Zahra


__ADS_2