"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#23


__ADS_3

"jangan nangis Ra nanti aku akan berat untuk pergi dan mengiklaskan mu"ucap zio memeluk Zahra


"aku juga gak tau zio tiba tiba aku merasa sedih akan berpisah dengan mu"ucap Zahra


"aku tau mungkin ini karna kita masih saling cinta Ra makanya berat untuk aku dan kamu


berpisah"ucap zio melepas pelukan nya


"tapi ini udah takdir kita jangan nangis lagi Ra"mengusap air mata Zahra


"aku pergi ya Ra dahh"zio pun meninggalkan Zahra yang masih meneteskan air mata


"hati hati zio aku akan merindukan mu"teriak Zahra saat zio sudah mulai menjauh


Arkana merasa kesal melihat Zahra dan zio berpelukan


apa mereka tak menganggap ku ada?? apa Zahra tak merasa bersalah suami nya berada disamping nya dia malah membalas pelukan mantan pacar nya dan berteriak akan merindukan nya apa aku ini tak terlihat ucap dalam hati Arkana kesal


"kita pulang"tarik Arkana


"tapi acara nya belum selesai"ucap Zahra menolak


"aku bilang kita pulang"ucap Arkana penuh dengan penekanan


"kenapa??"Zahra


Arkana tidak menjawab Arkana tetap menarik Zahra menuju mobil nya dan tidak mempedulikan sahabat Zahra yang terus berteriak

__ADS_1


"ada apa sama Arkana kenapa tiba tiba marah apa dia cemburu bukan nya si Arkana itu gak pernah peduli sama Zahra ya"ucap sindy


"kaya nya Arkana mulai suka dechh sama Zahra"ucap Adit


"gimana gak suka Zahra itu cantik baik pinter Poko nya sempurna dechh gw aja kalo jadi cowo juga akan suka sama dia"ucap Giselle


"iya juga sihh tapi--"ucapan sindy terhenti karna Adit langsung memotong ucapan sindy


"udah lahh gak usah urusin rumah tangga orang lain"ucap Adit menuju ke arah teman Teman yang lain


"gw balik juga dechh gak enak majikan gw udah balik semua tapi gw belum"ucap Bagas


"ekhh ko balik sihh setelah ini padahal gw mau ajak kalian keclub"ucap sindy


"nanti aja dechh gw balik ya selamat buat kalian"ucap Bagas pergi menuju parkiran


setelah Bagas dan Caca pergi mereka ber3 pun melanjutkan menuju teman teman nya


"Zahra mana??bukan nya tadi dia sama kalian??gw pengen foto sama dia"tanya teman sejurusan


"udah pulang sama su--"Giselle


"dia ada urusan mendadak jadi pulang"ucap Adit sambil menutup mulut Giselle


"sorry lupa"ucap Giselle pelan setelah tangan Adit dilepaskan dari mulut Giselle


"owhh gitu padahal gw mau foto Ama dia"ucap nya

__ADS_1


dimobil Arkana


"ada apa sihh"ucap Zahra


"bicara dirumah"ucap arkana melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi


untung saja jalanan sedang tidak ramai kalo ramai mungkin nyawa ku sudah berada diambang maut ucap Zahra dalam hati sambil berpegangan


sesampainya dirumah


Arkana langsung menarik Zahra kedalam kamar Arkana


"apa kamu gak menganggap aku sebagai suami kamu hah kenapa kamu mau dipeluk oleh dia padhal ada aku dekat kamu"ucap Arkana sambil berteriak


"apa kamu masih mencintai nya bukan nya aku sudah bilang saat sampai disana aku mencintai mu ingin menjadi suami yang pengertian dan juga menyayangi mu aku ingin memperbaiki ini semua dari awal Zahra apa kamu ngerti??"ucap Arkana emosi


Zahra tersentak karna mendapatkan teriakan dari Arkana


"bukan nya aku tidak mengerti tapi??"Zahra menarik nafas dalam dalam agar tak ikut emosi karna mendapat teriakan dari Arkana


"apa akan semudah itu?? kamu yang bilang dari awal jangan mengurusi urusan mu dan kamu gak akan peduli dengan urusan ku, sekarang kamu dengan gampang nya bilang akan memperbaiki nya dan mencintai ku??? kamu marah karna aku memeluk nya apa kamu tau betapa aku merasa bersalah kepada nya??aku yang membuat dia terluka??apa kamu tau betapa aku dan dia hancur saat tau aku harus menikah dengan mu dengan tiba tiba?? aku memang masih mencintai nya tapi aku sadar bahwa aku dan dia tidak akan bisa bersama,apa kamu tau???dia yang selama ini menemani ku, dia yang telah membuat hidupku begitu indah apa akan semudah itu untuk aku bisa melupakan nya??impian ku, harapan ku yang indah bersama nya hancur karna aku harus menikahi mu apa kamu tau?? selama kamu tak menganggap ku menjadi istri mu dia yang selalu bersama ku mendampingi ku mensupport ku untuk terus bersabar menjalani hidup ku bersama mu suami yang selalu acuh terhadap istri nya walaupun itu sangat sulit bagi dia, aku terus berusaha untuk tidak lagi mencintai nya tapi itu terlalu sulit dia yang aku kecewakan tapi dia tidak sama sekali membenci ku malah menemaniku, aku tau aku salah karna masih mencintai nya tapi gak semudah itu untuk aku bisa melupakan nya kamu juga bukan nya butuh waktu untuk mencintai ku dan aku pun sama butuh waktu untuk tidak mencintai nya dan berusaha mencintai mu"ucap Zahra terengah engah karna menahan emosi


"apa salah nya aku memeluk dia untuk terakhir kali nya??dia akan pergi meninggalkan ku untuk pertama kali nya selama kita bersama dan gak akan pernah kembali apa kamu tau betapa sedihnya aku???kamu tak usah marah lagi karna aku sama dia gak akan bisa bersama selama aku masih menjadi istri mu bukan nya kamu sendiri yang bilang bahwa aku sekarang hanyalah binatang peliharaan kamu dan kamu juga bilang ke aku jangan pernah berani untuk pergi dari kamu maka akan ada sesuatu yang akan terjadi aku gak pergi kan dari sini dan juga orang yang sangat berarti bagi aku sudah pergi semua meninggalkan ku, aku harus pergi kemana lagi??keluargaku telah menjual ku kepada mu dan orang yang penting bagi ku juga pergi gak mungkin aku pergi kepada sahabat ku karna mereka juga memiliki urusan masing masing lantas aku harus pergi kemana??"ucap Zahra meneteskan air mata mengingat perlakuan Arkana yang selalu mengacuhkan nya dan bilang dengan gampangnya kalo keluarga zahra telah menjual nya


"Zahra"Arkana memeluk Zahra


"maaf kan aku, aku Memeng salah saat pertama kita bertemu aku sudah bilang hal yang membuat mu terluka aku berjanji akan berusaha menjadikan kamu istri yang bahagia akan menjaga kamu dan mencintai mu Zahra apa kamu mau memaafkan perlakuan ku terhadap mu selama ini dan menganggap aku sebagai suami mu dan berusaha untuk mencintai ku"ucap Arkana sambil memegang tangan Zahra

__ADS_1


"A aku"ucap Zahra Tergagap


__ADS_2