
"to orang tua lu mana ko kga ada??apa mereka udah pulang"sindy
"mereka gak Dateng kha"ucap Dito
"kenapa kan hari ini hari ke lulusan lu hari bahagia lu kenapa gak Dateng"ucap sindy
"aku gak dekat dengan mereka dan lagi mereka juga selalu sibuk jadi gak akan datang di acara kaya ginian"ucap Dito
"lohh ko gitu terus yang dampingin lu siapa??"tanya sindy
"supir kha dia udah pulang aku yang suruh setelah semua urusan disini kelar"ucap Dito
"ternyata kita semua senasip ya pantes aja kita dipersatukan"Giselle
"apaan sihh lu gak jelas"ucap Adit
"ya emang bener gw lu Zahra sindy punya masalah yang sama dan sekarang juga Dito jadi kita ini kan senasip kalo lu gimana gas??"ucap sindy
"maksud nya??"ucap Bagas bingung
"gak usah didenger gak jelas"ucap Adit
"ikhh apaan sihh ko gak jelas..lu gimana punya masalah sama keluarga gak kita semua punya masalah sama keluarga masing masing makanya tadi gw bilang kita senasip"ucap Giselle
"gw gak tau keluarga atau pun orang tua gw, dari kecil gw udah tinggal di panti asuhan dan setelah lulus punya pekerjaan baru gw keluar dari panti asuhan dan ya seperti sekarang lahh tapi gw gak ada masalah sihh di panti tempat tinggal gw semua nya baik seperti keluarga pada umum nya"ucap Bagas
"ohh oke intinya kita senasip semua hahahaha"ucap Giselle
"gak jelas lu sell"ucap sindy
"iya ikhh kumat lagi"Adit
"ikhh apaan sihh"Giselle
"kha Zahra"ucap seseorang
"lu"ucap Zahra kaget
"ternyata benar kha Zahra gimana kha kabar nya"ucap seorang pria berusia Dito
Zahra hanya memandang tanpa berniat menjawab
"aku tau kha Zahra pasti marah banget, aku hanya mau menyapa dan liat Kaka doang ko gak berniat ganggu"ucap Zaky adik Zahra
"udah kan sekarang boleh pergi"ucap Zahra dingin
"maaf kalo aku ganggu Kaka dan bikin gak nyaman"ucap Zaky
"itu udah tau kenapa masih disini"ucap Zahra
"Kaka gak kangen sama aku??"ucap Zaky
"silakan pergi bukan nya sudah menyapa nya"ucap Zahra
__ADS_1
Zaky memandang Zahra yang berbeda ..
temen teman Zahra pun menatap Zahra yang bersikap beda
"kha aku mau ngomong sesuatu"ucap zaky
Zahra mengabaikan nya dan melihat kearah panggung.
"kha"ucap Zaky memegang tangan Zahra
Zahra menepis kasar
"Zaky lu kenal kha Zahra"tanya Dito
"Dito lu disini juga sorry gw gak liat lu, lu kenal kha Zahra"ucap Zaky
"akhh ya gw kenal "ucap Dito
"sorry kalo gw ganggu,akhh kha Adit kha sindy kha Giselle juga disini hallo kha"ucap Zaky
"akhh ya Zaky sekolah disini ternyata"ucap sindy
"iya kha"ucap Zaky tersenyum canggung
"to kita udah boleh pergi gak??"ucap Zahra mengabaikan Zaky yang terus menatap nya
"akh emm ka kaya nya sihh boleh kha"ucap Dito
"kita permisi ya ky"ucap Adit
Zaky menatap kearah Zahra yang pergi
ada rasa sakit dihati Zaky saat melihat Zahra pergi
Zaky mengejar Zahra saat setelah bertengkar dengan ego dan batin nya
"kha Zahra aku harus ngomong sama Kaka"ucap Zaky memegang tangan Zahra yang menarik Dito
"lepasin tangan gw"ucap zahramenatap Zaky tak suka
"kha aku perlu bicara"ucap Zaky tetap memegang tangan Zahra
"gw bilang lepasin tangan gw"ucap Zahra marah
"kha aku mohon aku perlu bicara"ucap Zaky masih memegang tangan Zahra
"gw bilang lepasin tangan gw, gak ada yang perlu dibicarain ngerti lu"ucap Zahra membentak
membuat kaget Zaky dan yang lain
"aku gak akan lepasin sebelum Kaka mau bicara dengan ku"ucap Zaky
"mau lu apa sihh sekarang gw muak liat muka lu dan jangan pernah panggil gw lagi , anggap aja gw sama lu gak pernah kenal jangan ganggu gw"ucap Zahra menepis tangan Zaky
__ADS_1
"kha aku tau Kaka marah sama aku tapi tolong kasih aku kesempatan untuk bicara buat terakhir kali nya"teriak Zaky
Zahra mengabaikan terus berjalan sambil memegang dito
"Ra lu bicara dulu aja kita akan tunggu lu diparkuran"ucap Adit
"gak ada yang perlu dibicarain lagi"ucap Zahra ketus
"Ra kasih dia kesempatan buat bicara"ucap sindy
"iya Ra lu bicara dulu aja"ucap Adit
"gw bilang gak ada yang musti dibicarain kalian ngerti gak sihh gw muak liat dia gw benci dia jangan bicara soal dia lagi"bentak Zahra
"Ra"ucap Adit sindy dan Giselle kaget
"kha"Dito pun kaget
Bagas hanya menatap Zahra
"hufhhh sorry gw kebawa emosi"ucap Zahra saat melihat teman teman nya menatap nya
"gw tau lu marah sama dia gw tau lu benci dia tapi gak ada salah nya lu kasih kesempatan dia buat bicara sama lu Ra setelah ini seterah lu mu bicara lagi sama dia apa gak tapi kasih dia kesempatan buat sekarang doang"ucap Adit memegang tangan Zahra dan menatap mata Zahra
Zahra menahan amarahnya dan juga air mata yang ingin menetes sambil memandang wajah Adit yang berusaha membuat Zahra tenang
"beri dia kesempatan Ra" ucap Adit berusaha membuat Zahra tenang
Zahra memandang Adit sambil mengatur emosi nya
"gw tinggal ya Ra kita tunggu lu di parkiran"ucap Adit setelah Zahra mulai tenang kembali
mereka pun meninggalkan Zahra ber2 dengan Zaky
"kha makasih mau kasih aku kesempatan buat bicara"ucap Zaky
Zahra hanya memandang Zaky tanpa bicara
"kha aku minta maaf aku tau aku salah Kaka pasti marah banget sama aku, aku tau aku dulu sangat buruk aku gak mengerti Kaka aku mau memperbaiki semua nya aku mau semua nya seperti dulu kha aku bener bener minta maaf"ucap Zaky dihadapan Zahra
Zahra hanya menatap zaky
"kha aku benar bener minta maaf aku tau pasti Kaka marah sama aku benci sama aku atas sikap aku sebelum nya .. ini pertama kali nya aku liat Kaka marah dan bentak aku seperti ini awalnya aku kaget karena sikap Kaka yang berbeda SMA aku tpi sekarang aku ngerti kenapa Kaka seperti ini semua juga karena sikap aku dulu aku minta maaf kha"ucap Zaky
"udah kelar ngomong nya kalo gitu gw cabut"ucap Zahra membalikkan badan
"kha kenapa Kaka berubah seperti ini ke aku??"tanya Zaky karena emosi melihat Zahra mengabaikan nya
"lu nanya kenapa???siapa yang membuat gw seperti ini hah??"Zahra
"maaf kha emang semua ini salah aku tapi aku rindu Kaka yang sayang dan peduli sama aku aku kangen sama Kaka aku pengen Kaka bersama ku lagi seperti dulu aku minta maaf kha aku nyesel"ucap Zaky
Zahra tersenyum sinis
__ADS_1