
"zio aku mohon iklaskan aku kamu tau betul semua ini sudah takdir kan zio, maaf kan aku telah membuat mu merasakan kekecewaan"ucap Zahra
"apa aku bisa Zahra melupakan mu kau datang saat aku mengalami kesulitan saat keadaan ku dalam keterpurukan, aku benar benar butuh seseorang yang bisa membuatku bangkit saat itu hanya dirimu yang mengulurkan tangan mu untuk membantu ku menerima kenyataan dan membangkit kan semangat hidup ku jika waktu itu kamu tidak ada membantu ku mungkin aku tak akan pernah ada disini saat ini, kita sudah melewati hari yang begitu panjang kisah yang begitu berwarna apa bisa aku melupakan nya"ucap zio menatap pada laut dan mengingat kenangan pertama kali bertemu Zahra
flashback on
seseorang yang hadir dikehidupan zio saat zio menerima kenyataan bahwa kedua orang tua nya mengalami kecelakaan pesawat saat hendak pulang ketanah air..
pesawat yang ditumpangi kedua orang tua zio terbakar saat berada di udara dan terjatuh kelaut..saat itu zio benar benar sedih menerima kabar bahwa semua penumpang pesawat dinyatakan tak ada yang selamat satu orang pun..mengetahui itu zio begitu sedih bahkan sampai seminggu mayat orang tua nya belum ditemukan zio selalu datang ketempat terjatuhnya pesawat untuk membantu tim SAR menemukan mayat kedua orang tua nya..setelah beberapa Minggu pencarian diakhiri bahkan kedua orang zio belum juga ditemukan
zio begitu merasa kecewa merasa sedih merasa marah semua perasaan tak menentu dirasakan nya saat itu ia pernah berfikir untuk bunuh diri menjemput kedua orang tua nya dia begitu frustasi sampai tak bisa berfikir jernih saat iya hendak terjun dari karang yang tinggi menuju laut yang begitu dalam dan ombak yang deras seseorang menarik nya dan memeluk nya..
ya dia adalah Zahra saat itu zahra dan sahabat nya tengah membantu tim SAR untuk evakuasi korban pesawat namun tak sengaja saat Tasya beristirahat iya melihat seorang pria berteriak memaki entak kesiapa iya melihat pria itu begitu frustasi mungkin keluarga korban atau putus cinta pikiran Zahra..
namun saat Zahra melihat pria itu akan melompat Zahra buru buru berlari kearah nya dan langsung menarik dan memeluk nya saat seseorang dalam keadaan frustasi hanya satu yaitu sebuah pelukan untuk menenangkan nya
Zahra memeluk orang itu terus tanpa dilepas walaupun pria itu terus memberontak meminta dilepaskan Zahra terkena makian teriakan bahkan pukulan Zahra iklas menerimanya asalkan dia tidak melihat seseorang mengakhiri nyawanya di hadapan zahra.
setelah Zahra yakin pria itu telah tenang Zahra melepaskan nya.
"ada apa dengan mu"tanya Zahra lembut dan hati hati
zio tak menjawab pertanyaan Zahra dia hanya memandang Zahra sebentar lalu menangis lagi dengan kencang
__ADS_1
"ada apa dengan mu ceritakan kepada ku agar beban pikiran mu terbagi kepada ku"ucap Zahra lembut
setelah cukup lama akhir nya zio menceritakan semua nya kepada Zahra..
"aku tau bagai mana perasaan mu saat ini"ucap Zahra setelah selesai mendengar cerita zio
"apa yang kau tau??"tanya zio dengan nada tinggi bahkan seperti membentak
"aku begitu tau perasaan kamu aku juga kehilangan kedua orang tua ku bahkan aku kehilangan nya saat aku masih berumur 7 tahun aku gak punya siapa siapa lagi selama 3 bulan aku hidup bersama baby sister ku aku juga seperti mu kecewa sedih marah ke mereka mengapa mereka meninggalkan ku sendirian tapi saat aku bertemu dengan seorang nenek yang menghampiri ku dirumah dia memberitahuku ini semua sudah takdir kehidupan seseorang tak ada yang tau kita harus mengiklaskan nya jika kita berbuat hal yang menyakiti tubuh kita sendiri orang yang meninggalkan kita akan lebih menderita dan sedih jika melihat kita seperti itu..dia bilang jalani hidup ini dengan benar jangan sia siakan hidup mu dengan hal yang bisa merugikan mu jika kita bisa mengiklaskan kepergian nya dan menjalan kan hidup dengan baik dia yang meninggalkan kita pun akan bahagia..semua cobaan yang diberikan Tuhan kepada kita termasuk mengambil seseorang yang kita sayang itu adalah cobaan untuk mengangkat derajat kita dan membuktikan apa kita bisa menjalankan nya semua itu ada tujuan nya..kalo kamu seperti ini membunuh diri kamu sendiri apa kamu gak kasian dengan mereka yang sayang sama kamu melihat kamu seperti ini apa kamu gak mau menjadi seseorang yang kedua orang tua kamu harapkan"ucap Zahra
setelah mendengarkan Zahra zio merasa lebih baik..
setelah itu hubungan mereka pun semakin dekat setelah 6 bulan bersama menjadi teman zio memutuskan untuk mengungkapkan perasaan nya terhadap Zahra dan Zahra pun menerima.
flashback off
"pasti bisa zio seperti ini aja dulu kamu begitu benci dengan laut dan juga pesawat karna telah membuat kedua orang tua mu pergi tapi seiring nya waktu kamu bisa menghilangkan rasa benci kamu terhadap laut bahkan sekarang kamu menjadikan laut tempat favorit mu semua nya gak ada yang gak mungkin zio kita hanya butuh waktu untuk menjalankan prosesnya"ucap Zahra
zio tak bisa menjawab ucapan Zahra lagi iya hanya terus memandangi laut yang berwarna biru dengan langit yang berwarna senada dengan ombak kecil dan burung burung yang berterbangan begitu indah..
apa bisa Zahra kamu disamakan dengan hal seperti ini batin zio
mereka memandang laut dengan ditemani oleh makanan dan minuman khas pinggir pantai tanpa berbicara sama sekali..sampai waktu telah gelap zio baru mengantarkan Zahra kembali kerumah suami nya
__ADS_1
"terimakasih zio telah mengantarkan ku"ucap Zahra sebelum turun dari mobil
"aku yang harus nya berterimakasih kepada mu Zahra karna mau menemaniku"ucap zio
"ya sama sama aku masuk ya zio kamu hati hati mengendarai mobil nya"ucap Zahra yang dianggukan oleh zio
Zahra memasuki rumah besar milik Arkana setelah tidak terlihat lagi mobil yang dikendarai oleh zio
"non Zahra sudah pulang"ucap Bagas sambil membukakan pintu gerbang
"iya mengapa kamu masih berkerja bukan nya waktu kerja kamu sudah selesai"ucap Zahra
"karna saya menunggu non Zahra soal nya non Zahra belum pulang"ucap Bagas
"lain kali gak usah menunggu ku jika waktu kerja mu telah habis kamu pergi lah beristirahat"ucap Zahra
"baik"ucap Bagas
"hai Zahra baru pulang"ucap Lee dari balkon lantai dua
"iya nie baru pulang. aku masuk dulu ya Lee dah"ucap Zahra ramah
"dahh"ucap Lee sambil melambaikan tangan
__ADS_1