"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#12


__ADS_3

"iya lohh Ra gw gak sadar lu cantik banget hari ini terus juga keliatan seksi banget Poko nya lu udah kaya primadona malam ini"ucap sindy


"bisa aja lu,ambil minuman yu"ajak Zahra


merekapun mengambil beberapa anggur dengan kadar rendah


acara pun mulai diawali dengan sambutan dari kepala sekolah dan pengadaan acara.


setelah selesai ini adalah waktu nya untuk para remaja berpesta mereka pun bergoyang sambil terus mengobrol dengan wajah gembira


"Ra kita nyanyi yu"ajak zio


"nyanyi apa??"tanya Zahra


"apa aja biar bikin acara nya lebih seru"ucap zio


"engga dechh"tolak Zahra


"ayo lahh Ra suara lu kan bagus tuhh suara zio juga bagus kalian berdua tuhh cocok banget kalo duet kapan lagi coba kita bisa denger suara merdu kalian berdua"ucap sindy


"heyy semuanya Zahra sama zio mau duet nie tapi malu malu"teriak Giselle


"apa mereka mau duet gila pasangan paling serasi mau duet apa mereka bisa nyanyi gila ini sihh keren banget udah dinobatkan menjadi pasangan paling top sekarang mereka mau duet makin tenar dechh dia"ucap seorang wanita


"ayo ayo"teriakan yang menyemangati untuk zio dan Zahra duet pun menggema mengalahkan suara musik


"ikhh sel coba lu punya mulut ikh bener bener dechh"ucap Zahra


"mau nyanyi apa zio gw gak ada persiapan kan"ucap Zahra


"udah kamu tinggal ikutin aja"ucap zio menggandeng tangan Zahra..


semua yang melihat tangan Zahra digandeng oleh zio pun bersorak iri karna kemesraan mereka berdua yang sudah terkenal kesemua penjuru kampus...mereka bahkan disebut sebagai pasangan paling romantis paling serasi dan juga paling top membuat semua iri pada mereka


"wahhh zio ganteng banget"ucap seorang wanita


"Zahra juga cantik banget ya ampun iri banget gw sama Zahra udah cantik dapet cowo kaya zio lagi udah ganteng pinter romantis Poko nya iri banget dechh andaikan pacar gw kaya zio bahagia banget gw"ucap yang lain nya


"zio mau nyanyi apa ikhh"ucap Zahra berbisik sambil mengambil gitar yang diberikan oleh zio


zio duduk sambil memainkan gitar nya..


sorakan terdengar dari para ciwi ciwi yang berteriak karna mendengar melodi yang dimain kan oleh zio


zio mulai bernyanyi sambil menutup mata dan memainkan gitar nya..seperti sedang menghayati petikan gitar.


Telah lama sendiri


Dalam langkah sepi


Tak pernah kukira bahwa akhirnya


Tiada dirimu di sisiku


teriakan semakin kencang saat zio mulai bernyanyi..Zahra hanya menatap zio yang sedang bernyanyi sambil memejamkan mata..


Meski waktu datang


Dan berlalu sampai kau tiada bertahan


Semua takkan mampu mengubahku


Hanyalah kau yang ada di relungku


zio bernyanyi sambil menatap Zahra yang sedang menatap nya...air mata Zahra seperti ingin menetes entah mengapa saat zio memulai bernyanyi hati zahra terasa sakit.


-Hanyalah dirimu


Mampu membuatku jatuh dan mencinta


Kau bukan hanya sekedar indah

__ADS_1


Kau tak akan terganti


Tak pernah kuduga bahwa akhirnya


Tergugat janjimu dan janjiku


Zahra mengusap air mata nya yang tak sengaja menetes tanpa sepengetahuan Zahra..hati nya begitu sakit saat melihat zio bernyanyi dan menatap nya..


-Meski waktu datang


Dan berlalu sampai kau tiada bertahan


Semua takkan mampu mengubahku


Hanyalah kau yang ada di relungku


Hanyalah dirimu


Mampu membuatku jatuh dan mencinta


Kau bukan hanya sekedar indah


Kau tak akan terganti


Meski waktu datang


Dan berlalu sampai kau tiada bertahan


Semua takkan mampu mengubahku


Hanyalah kau yang ada di relungku


Hanyalah dirimu


Mampu membuatku jatuh dan mencinta


Kau bukan hanya sekedar indah


Kau tak akan terganti


Kau tak akan terganti


para penonton bingung mengapa Zahra menangis saat zio bernyanyi dan tidak ikut bernyanyi..


zio menatap zahra yang menangis dan mengusap air mata zahra sambil berusaha tetap tersenyum masih banyak yang ingin zio tanyakan pada Zahra masih banyak yang ingin zio ungkapkan pada Zahra namun semua nya dipendam karna bagai mana pun zio berusaha gak akan pernah bisa kembali bersama..


semua yang melihat adegan Zahra dan zio membuat semua nya semakin iri dan teriak soswit.


"maafkan aku"ucap Zahra berbisik


"jangan menangis aku tau ini bukan lah keinginan mu"ucap zio sambil mengusap air mata Zahra..


setelah zio kembali ke posisi semula dan ingin memberikan melodi gitarnya namun sudah didahului oleh Zahra..


Zahra memainkan gitar nya dan sesekali menatap zio.


Zahra pun mulai bernyanyi sambil menatap zio..zio hanya diam sambil memandang wajah Zahra


Tak mungkin menyalahkan waktu


Tak mungkin menyalahkan keadaan


Kau datang di saat ku membutuhkanmu


Dari masalah hidupku bersamanya


Semakin ku menyayangimu


Semakin ku harus melepasmu dari hidupku


Tak ingin lukai hatimu lebih dari ini

__ADS_1


Kita tak mungkin trus bersama


Suatu saat nanti kau 'kan dapatkan


Seorang yang akan dampingi hidupmu


Biarkan ini menjadi kenangan


Dua hati yang tak pernah menyatu


Maafkan aku yang biarkanmu


Masuk ke dalam hidupku ini


Maafkan aku yang harus melepasmu


Walau ku tak ingin


Semakin terasa cintamu


Semakin ku harus melepasmu dari hidupku


Tak ingin lukai hatimu lebih dari ini


Kita tak mungkin trus bersama


Zahra menyanyikan lagu ini dengan sesekali memandang pada zio..membuat Zahra meneteskan air mata nya


"jangan menangis ini bukan salah mu"ucap zio sambil memegang tangan Zahra dan menghapus air mata


Zahra turun dari panggung menuju belakang dimana disana Tak ada orang.


zio mengejar Zahra..


sahabatnya yang melihat tau apa yang terjadi..


"jangan kejar dulu"ucap Adit memegang tangan Giselle


"lepasin dit Zahra nangis"ucap Giselle


"biarin zio sama Zahra selesaiin dulu setelah itu baru kita samperin Zahra"ucap Adit dianggukan oleh sindy dan sindy menjelaskan kepada Gisella.


"hey sebenar nya ada apa sihh sama mereka kira gw bakalan duet tau nya kaya gini terus kenapa Zahra sampai nangis pasti kalian tau kan???"tanya Gita teman sekelas mereka


"emmm kalo itu kita juga gak tau mungkin masalah pribadi mereka"ucap adit


"Zahra sama zio itu ud---emmm emmm"Giselle memaksa membuka tangan Adit dan sindy yang menutupi mulut Giselle


"kita kesana dulu ya"ucap sindy lalu menarik Giselle dengan tangan Adit dan sindy masih didepan mulut Giselle


saat sudah jauh dari keramaian.


"hampir aja untung keburu nutup mulut nie orang bener bener dechh punya temen lemot kaya lu"ucap Adit


"iya hampir aja"sindy


"kalian kebiasaan ikhh suka nutup mulut gw"ucap Giselle


"lu jangan pernah bilang kesiapa siapa kalo Zahra sama zio udahan apa lagi sampai bilang kalo Zahra udah nikah kan lu tau sendiri disini yang tau hanya kita ber4 aja kalo Zahra udah nikah"ucap Adit


"kenapa??"tanya Giselle


"Poko nya jangan kalo lu gak mau Zahra benci sama lu"ucap Adit


"apa lu mau dipecat jadi sahabat Zahra"sindy


"gak mau lahh kalian kan sahabat gw dan juga Zahra gak mau kalo harus dibenci Zahra dan dipecat dari persahabatan ini"ucap Giselle sambil geleng geleng


"makanya kalo gak mau jangan bilang kesiapa siapa tentang Zahra"Adit


"gw janji"ucap Giselle

__ADS_1


__ADS_2