"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#79..


__ADS_3

"kalo emang lu bener bener mencintai Arkana lu gak mungkin membenci dirinya seberapapun dia menyakiti lu gak akan ada sedikitpun rasa benci dihati lu"ucap sindy berhenti dan mengatur nafas nya"saat ini lu masih bingung aja Ra sebenernya lu memiliki perasaan apa sama Arkana lu harus yakinin sebenernya perasaan apa yang lu punya untuk Arkana dan jangan menghiraukan rasa takut dan khawatir yang lu punya Ra mungkin itu pertanda akan sesuatu hal sekali lagi lu harus yakinin jangan membuat diri lu menyesal mungkin yang lain gak tau apa arti dari perkataan gw tapi gw yakin lu mengerti semua yang gw ucapin Ra dan gw yakin lu tau apa yang harus lu lakuin dan juga gw yakin seberapa menyakitkan yang lu alami lu pasti tetap tegar"ucap sindy tersenyum kearah zahra


"sindy makasih gw sekarang tau apa yang harus gw lakuin makasih banget, dan maaf gw membuat lu mengenang semua hal sedih yang pernah lu alami"ucap Zahra memeluk sindy


"gw baik baik aja Ra liat wajah gw gak ada lagi kesedihan gak ada lagi air mata dan juga beban yang gw rasa semakin menipis semua nya hilang Ra sekarang gw lebih tenang dan bahagia ada kalian disini disamping gw"ucap sindy


"sin makan dulu udah akhh peluk pelukan nya,gw gak ngerti yang lu ucapin jadi mending makan dari pada pusing mikirin ucapan yang bikin gw bingung "ucap Giselle yang berusaha mengalihkan pembicaraan


"ngapain dit"ucap Zahra melihat Adit memencet tombol untuk dokter


"manggil dokter Ra tadi dokter sempat kesini buat pemeriksaan rutin tapi karena sindy masih tidur makanya dia balik lagi dan gw harus panggil dia lagi setelah sindy bangun"ucap Adit


"owhh"ucap zahra membantu menaikan sedikit ranjang sindy agar lebih tegak


"gimana lu sin ada yang sakit"ucap Giselle disela sela menyuapi sindy


"gak ada cuma mungkin agak pegal aja mungkin karena tiduran terus"ucap sindy


"permisi"ucap dokter


"hallo dok"ucap Zahra


"hallo, lagi makan ya sorry ganggu sebentar ya gak papa kan"ucap dokter


"gak papa ko dok"ucap sindy tersenyum


"aku mulai periksa ya sin"ucap dokter


"emmm ada yang mau aku bicarakan dengan dokter apa ada waktu setelah pemeriksaan ku"ucap sindy


"baik"ucap dokter tersenyum ke arah sindy


Adit giselle dan Zahra pun keluar ruangan sindy

__ADS_1


POV sindy


setelah pemeriksaan


"apa yang ingin kamu katakan sin???kamu sudah tau kondisi mu kan??"ucap dokter


"aku tau dok, waktu ku gak akan banyak lagi,semua yang dilakukan ini hanya memperlambat kematian ku kan dok"sindy menghela nafas


"sebenernya aku takut dok disaat aku pergi"sindy berhenti untuk menahan air matanya


"kamu wanita yang kuat sin kamu berusaha tenang dan seakan semua baik baik aja hanya untuk membuat mereka gak sedih,aku tau perasaan mu bagai mana sudah banyak nyawa yang aku pegang banyak janji yang aku dekap banyak harapan yang aku kecewakan aku sudah tau apa yang membuat mu takut dan berat untuk meyakinkan semua ini, kamu tau ini yang terbaik untuk mu aku yakin kamu ada solusi untuk mereka sin, kita udah saling mengenal sudah cukup lama aku sudah mengerti dirimu sin kamu orang yang seperti apa aku pun sudah mengerti aku yakin kamu bisa membuat mereka menerima kepergian mu nanti"ucap dokter


"sebenarnya ingin sekali aku masih berada di dunia ini bersama mereka dan..."sindy memandang wajah dokter


"hufhhh tapi semua itu gak akan mungkin Tuhan sudah berkehendak lain, aku gak yakin dok bisa membuat mereka gak bersedih saat kepergiaan ku nanti apa aku sanggup melihat mereka menangis untuk ku apa aku sanggup melihat mereka bersedih diatas sana"ucap sindy


dokter tak bisa berkata kata lagi hanya memegang erat tangan sindy


"dok makasih selama ini sudah menemani ku berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan ku, apa aku boleh meminta 2 pertolongan dari mu untuk terakhir kali nya"ucap sindy


"aku minta tolong dokter untuk menyimpan barang yang ada didalam laci itu dan memberikan nya disaat pemakaman ku nanti"ucap sindy tersenyum kearah dokter yang sedang membuka laci yang dimaksud sindy


"ini apa"ucap dokter



"tolong dokter simpan dan buka saat aku sudah tenang"ucap sindy


"kamu .."ucap dokter langsung dipotong oleh sindy


"dokter aku mohon dan permintaan ku yang kedua apa boleh dokter berikan aku waktu 1 hari untuk keluar aku ingin menghabiskan 1 hari ku dan merasakan kebahagiaan diakhir hidupku"ucap sindy


"jika kamu keluar dari rumah sakit dengan keadaan seperti ini kamu akan merasakan sakit aku gak mungkin membiarkan mu keluar akan sangat bahaya untuk tubuh mu"ucap dokter

__ADS_1


"bukan nya tadi kamu bilang akan melakukan apa pun yang aku ingin kan hanya ini yang aku mau lakukan menghabiskan 1 hari bersama mereka aku takut aku tak memiliki kesempatan itu lagi aku mohon dok beri aku izin untuk terakhir kali nya"ucap sindy


"tapi sindy itu sangat membahayakan tubuh mu kondisi tubuhmu tidak berkemungkinan untuk keluar dari rumah sakit walau hanya sebentar"ucap dokter


"aku mohon dok beri aku waktu 1 hari saja untuk merasakan kebahagiaan bersama mereka untuk terakhir kali nya aku tau bagaimana kondisi ku jika nanti terjadi sesuatu padaku aku sudah ikhlas apa pun yang tuhan tentukan aku sudah menerima nya"ucap sindy


"tapi sin aku gak bisa melihat kamu kesakitan dan .."dokter


"dok ini harapan ku yang terakhir aku mohon aku gak akan merasakan kesakitan apa pun sampai aku kembali kerumah sakit ini"ucap sindy


"tapi aku gak bisa sin"ucap dokter


"dok aku tau kamu peduli dengan ku, aku tau kamu perhatian dengan ku tapi ini harapan terakhir ku dok, sebelum nya aku minta maaf gak bisa menerimamu menjadi kekasih ku karna aku tau aku gak bisa memberikan apa pun untuk mu aku gak bisa membuat mu bahagia jangan kan untuk menemanimu berjalan jalan untuk memeluk mu saja aku sudah tak bisa kamu orang yang aku sayang dok walaupun kita bukan sepasang kekasih aku sangat menyayangimu, kamu sudah banyak membantu ku kesusahan karna ku aku gak mau membuat mu menderita bersama ku ,aku yakin suatu saat nanti kamu pasti akan menemukan seseorang yang bisa membuat mu bahagia yang bisa menemanimu dan bisa mencintai mu dengan tulus aku berjanji dikehidupan ku yang akan datang aku akan bersama mu"ucap sindy tersenyum


"sindy"dokter pun memeluk tubuh kurus sindy


"jangan menangis"ucap sindy


"kamu berjanji dikehidupan mu selanjutnya kamu akan bersama ku"ucap dokter


"ya aku berjanji Ranz"ucap sindy


"aku mencintai mu sin saat ini"ucap dokter Ranz


"aku pun mencintaimu dan berjanji dikehidupan ku selanjutnya akan sangat mencintaimu"ucap sindy


"apa kamu memberikan ku izin Ranz"ucap sindy setelah dokter melepaskan pelukan nya


"apa kamu akan baik baik aja"tanya dokter


"aku akan sangat baik baik aja bahkan mungkin aku akan bahagia dan sangat berterimakasih kekamu"ucap sindy


"akan aku izinkan tapi janji jika tubuhmu terjadi sesuatu langsung menghubungiku jangan kau paksakan dan berpura pura baik baik aja"ucap dokter

__ADS_1


"terimakasih dokter Ranz yang baik hati"ucap sindy


"aku harus pergi ada operasi yang akan aku lakukan besok kamu boleh pergi setelah aku mengurus izin mu"ucap dokter


__ADS_2