"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#04


__ADS_3

saat ini Zahra sudah berada di depan rumah orang tua nya..


rumah yang dulu iya tempati dari iya kecil..dia diam melihat rumah yang berada didepan nya melihat setiap inci dari rumah itu tak ada yang berubah walaupun baru 3 hari iya keluar dari rumah itu tapi hati nya sudah begitu rindu akan kenyamanan kamar tidur nya.


"maaf nona siapa?? mengapa dari tadi nona berdiri disini??"ucap seorang satpam yang keluar dari rumah orang tua nya


"bapa siapa??"tanya ku karna tak kenal dengan satpam yang keluar dari rumah orang tua ku


"saya satpam dirumah ini"jawabnya


"apa pak Joko sudah pensiun??"tanya ku


"maaf saya tidak tahu karna saya baru saja bekerja dirumah ini kalo boleh tau non ini siapa ya??sedang mencari siapa??"tanya nya


"saya anak dari pemilik rumah ini pak"ucap ku sambil berjalan masuk


"maaf nona mungkin salah rumah pemilik rumah ini adalah pengantin baru jadi tidak mungkin telah memiliki anak yang sudah berusia sebesar nona"ucap nya


"ini rumah bapa Santoso dan ibu Lilis kan??"tanya ku


"maaf nona ini rumah bapa vino dan ibu Linda mungkin yang nona maksud pemilik rumah sebelum nya"ucap nya


"pemilik rumah sebelum nya??maksud bapa rumah ini sudah berpindah tangan??"tanya ku


"iya non baru 2 hari ini tuan vino dan nyonya Linda pindah"ucap nya


"apa bapa tau dimana pemilik rumah sebelum nya tinggal"tanya ku


"maaf nona saya tidak tau"ucap nya


"yasudah pak terimakasih"ucap ku lalu berbalik pergi meninggalkan rumah yang saat ini bukan lagi rumah keluargaku


"mahh pahh kalian dimana??? apa benar yang Arkana bilang bahwa kalian sudah menjual ku kepada nya dan pergi meninggalkan ku??"ucap ku sambil terus berjalan tak terasa air mata ku menetes jatuh membasahi pipi


begitu sakit hati ini menerima kenyataan bahwa orang tua yang sudah membesarkan ku tega menjual diriku pada orang yang sama sekali gak aku kenal bahkan tanpa ada penjelasan sedikitpun kepada ku mereka sudah pergi meninggalkan ku...


"apa salah yang pernah aku perbuat kepada kalian kenapa kalian tega melakukan ini kepada ku"ucapku lirih sambil terus berjalan


tin tin seseorang mengkelakson ku dengan keras membuat diriku begitu kaget dan terjatuh..


"akhh"sambil berdiri mengusap tangan yang basah karna genangan air"begitu malang diriku ditinggal oleh orang tua ku memiliki suami tapi seperti tak punya suami dan sekarang harus kotor kegenangan air karna seseorang yang tak tau diri yang membuatku kaget"ucap ku sambil membersihkan tangan dan baju ku yang basah dan kotor menggunakan tisu.

__ADS_1


"sial nya apa yang udah aku lakukan sihh kenapa aku begitu tragis hidupku ini"ucap ku sambil terus membersihkan.


"sedang apa kau disini"ucap seorang pria yang turun dari mobil yang tadi membuat ku kaget dan terjatuh


"jadi kamu yang klakson in aku dan buat aku kaget liat nie apa yang udah kamu perbuat baju ku semua nya kotor karna---"belum sempat selesai mengomeli pria itu setelah dilihat ternyata orang yang membuatnya seperti ini adalah Arkana suami nya sendiri


"emmm tu tuan kenapa anda berada di disi disini"ucap ku gugup takut Arkana marah karna omelanku tadi


"saya bertanya untuk apa kamu berada disini??jangan kau menjawab dengan pertanyaan lagu"ucap nya dengan nada dingin


"emmm saya"ucap ku bingung untuk menjawab nya


"apa kau pergi kerumah orang tua mu??sekarang kau tau kan bagaimana orang tua mu yang asli"ucap nya langsung pergi memasuki mobil


"cepat masuk apa kau mau berjalan dengan keadaan seperti itu"ucap nya


"tapi baju ku kotor semua jika aku masuk kedalam bisa bisa mobil mahal mu ini bisa kotor karna ku"ucap ku


"cepat masuk jika ku bilang sesuatu jangan pernah kau membantahnya"ucapnya dengan nada penuh penekanan


tanpa banyak berbicara lagi aku langsung memasuki mobil sport milik Arkana


sesudah mandi Zahra langsung menuju dapur untuk memasak makanan.


"tuan apakah tuan mau makan??"ucap ku didepan kamar ARKANA


"tidak"ucap nya


Zahra langsung menuju dapur untuk makan masakan yang tadi iya masak..


kring hp zahra berbunyi menandakan ada telvon masuk


"iya sell ada apa??"ucap ku setelah mengangkat telvon dari Giselle


"lu dimana???kita lagi di tempat biasa nie lu mau kesini gak??"tanya Giselle


"oke setengah jam lagi gw kesana, gw siap siap dulu"ucap Zahra langsung menutup panggilan dari Giselle..


belum selesai menghabiskan makan yang iya masak tadi.. Zahra langsung menuju kamar nya untuk mengambil tas dan menuju ke kamar arkana untuk pamit


tok tok tok

__ADS_1


"ya masuk"ucap Arkana dari dalam kamar


"maaf tuan apa tuan ada yang mau saya lakukan"ucap Zahra basa basi


"tak usah basa basi ada apa kamu menghampiri ku"ucap Arkana


"saya mau keluar tuan apa boleh??"tanya Zahra


"silakan saja saya tak mau ngurusin urusan mu apa pun yang mau kau lakukan diluar sana saya tak peduli asalkan kau tak membuat masalah yang bisa membawaku"ucap Arkana


"baik tuan terimakasih"ucap Zahra berbalik


"tunggu"ucap arkana membuat Zahra diam ditempat


"ada yang bisa saya bantu tuan"tanya Zahra


"ini mobil untuk mu pakai"Arkana melemparkan kunci mobil kearah Zahra


karna kaget membuat zahra tak bisa mengambil kunci yang diberikan oleh arkana


"ini untuk saya tuan"ucap Zahra setelah mengambil kunci yang terjatuh dilantai karna tak bisa dia tangkap


"memang nya ada orang lain lagi disini"ucap Arkana tanpa melihat kearah Zahra


"terimakasih tuan saya pamit dulu sekali lagi terimakasih"ucap Zahra tersenyum senang karna mendapat kan mobil dia tak perlu lagi untuk memesan ojek online


"akhir nya punya mobil sendiri juga, ternyata tuan ARKANA baik juga ya gak seperti wajah nya yang tanpa ekspresi yang gw sangka jahat ataupun kejam"ucap Zahra sambil terus megang dengan erat kunci yang tadi diberikan oleh arkana


"dikasih mobil saja sesenang itu dasar wanita gampang banget"ucap Arkana "tapi tadi dia bilang apa wajah gw tanpa ekspresi dan dia nyangka gw ini kejam dan Jahat enak aja dia liat aja nanti bakalan gw kerjain lu"ucap Arkana menuju dapur


"banyak juga dia masak"ucap Arkana lalu duduk disalah satu kursi dan mengambil nasi dan lauk yang telah tersusun rapih dihadapan nya


"enak juga makanan yang dia masak"ucap Arkana sambil terus memakan masakan Zahra


Disisi lain


"lu lama banget sihh Ra apa lu ekhem ekhem dulu ya sama laki lu"ucap Giselle


"apaan sihh engga lah gw sama dia tuhh belum pernah kaya gituan sama sekali bahkan deketan aja gak pernah"ucap Zahra lupa bahwa dia pernah bilang bahwa rumah tangga nya baik baik aja seperti keluarga lain nya


"maksud lu"ucap mereka ber3 barengan

__ADS_1


__ADS_2