"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#121


__ADS_3

"apa yang perlu saya dengarkan lagi, saya sudah mendengar s.e.m.u.a.n.y.a d.e.n.g.a.n j.e.l.a.s"ucap Zahra menekan kan ucapan nya


"Zahra aku mohon dengerin dulu sebenar nya gak seperti itu"ucap Arkana


"aku sudah cape mas, berapa kali aku harus percaya semua ucapan kamu??berapa kali aku harus bersabar??berapa kali aku harus kecewa??berapa kali aku harus menangis atas kebodohan aku yang percaya akan ucapan kamu??berapa kali mas??aku sudah mendengar semua nya, aku sudah mendengar dengan jelas apa tujuan kamu sebenar nya, bukan nya kamu sekarang sudah berhasil dan tidak memerlukan ku lagi kenapa masih menghentikan ku??tenang saja utang ayah angkat ku akan aku lunas kan aku gak akan pergi gitu aja tanpa ingat dengan utang itu"ucap Zahra


"Zahra dengar kan aku"ucap Arkana menghentikan zahra


"apa lagi yang perlu aku dengar??omong kosong mu lagi??kata cinta??sayang atau kata cerai??"ucap Zahra


"aku gak mau bercerai sama kamu Zahra??aku cinta kamu aku benar benar sayang kamu"ucap Arkana


Zahra tertawa


Arkana yang melihat Zahra tertawa pun tercengang


"apa kata mu??hahahha"tawa Zahra " jangan bercanda aku emang bego dulu percaya semua ucapan palsu mu itu harus nya aku sadar dari awal aku hanya cewe kampungan yang polos dan lugu yang gak pantas bersama mu"ucap Zahra dengan dingin


"kamu mau mengucapkan kata itu dengan seribu kali sekali pun saya gak akan tertipu lagi udah cukup saya jadi orang bodoh selama ini surat cerai akan segera tiba dirumah ini saya akan segera urus perpisahan kita dan tunggu saja disini tenang saja selama proses persidangan saya gak akan menyusahkan anda lagi akan saya urus sendiri anda hanya perlu menunggu surat itu tiba"ucap Zahra berjalan


Arkana berlari kearah Zahra dan langsung memeluk nya


"Zahra mohon aku benar benar minta maaf aku akan tinggalkan dia aku akan disini setia untuk mu aku mohon jangan tinggalkan aku, aku mohon aku benar benar sayang kamu aku benar benar telah jatuh cinta sama kamu Zahra aku mohon tetap disini setelah aku melihat mu direstoran tadi aku baru sadar kamu begitu berarti bagi ku aku begitu takut kamu pergi saat mata kita bertemu dan saat kamu pergi dari sana aku benar benar baru sadar kamu akan pergi dan gak akan pernah kembali aku mohon Zahra jangan pergi dan ceraikan aku aku minta maaf"ucap Arkana memeluk zahra dari belakang

__ADS_1


"hufhhh maaf???hah berapa kali saya sudah kasih anda maaf berapa kali juga anda sudah melukai saya bukan nya kita sudah janji sebelum nya, bahkan ini bukan seperti sebelum nya ini lebih menyakitkan dari semua itu saya yang benar benar bodoh mencintai anda sampai gak melihat bahwa pria yang bersama saya tuhh sebaj***** ini, hati saya sudah hancur bahkan lebih hancur dari sebelum nya hati yang awalnya hanya berlubang sekarang sudah menjadi berkeping keping apa masih bisa hati saya kembali utuh??"tanya Zahra pada Arkana


"apa anda pernah mengerti perasaan saya??apa anda pernah merasakan apa yang saya rasakan??apa anda bisa merasakan kekecewaan yang anda berikan kepada saya??apa anda pernah memikirkan perasaan saya??apa anda pernah sekali saja menganggap saya istri anda??apa anda pernah memperlakukan saya dengan tulus??dari awal harus nya saya sadar pernikahan ini gak akan bahagia dari awal pernikahan ini memang sudah salah harus nya dari awal saya mengerti bahwa pernikahan ini hanya sebatas hutang ayah saya saja gk bisa lebih dari itu seharusnya saya sadar saya dan anda itu hanya majikan dan pembantu atau sebatas peliharaan saja,sekarang kenapa bisa seperti ini??kalo dari awal saya sadar bahwa saya hanya mainan dan hanya sebuah bantu loncatan untuk kepentingan pribadi anda mungkin semua ini gak akan terjadi saya mungkin gak akan merasakan kekecewaan dan rasa sakit seperti ini ya memang dari awal saya yang bodoh mana mungkin seorang penerus perusahaan ternama mau menikah dengan saya yang hanya orang kampung yang norak yang gak punya apa apa bahkan gak punya orang tua hahaha ya seharus nya saya sadar dari awal mungkin gak akan jadi seperti ini"ucap Zahra dingin


Arkana melepaskan pelukan nya dari Zahra saat mendengar semua ucapan yang dilontarkan oleh Zahra


"semua nya gak benar aku yang bodoh kenapa gak bisa melihat kamu yang sebaik ini seharusnya aku yang bodoh bukan kamu Zahra aku yang bodoh yang dari awal gak bisa melihat ketulusan kamu kebaikan kamu maaf Zahra maaf aku benar benar minta maaf selama ini aku gak pernah mengerti kamu dan semua perlakuan yang pernah aku berikan kekamu sungguh keterlaluan maaf kan aku yang baru sadar sekarang Zahra maaf,tolong jangan tinggalkan aku Zahra aku mencintai mu maaf aku sudah membuat kamu terluka lagi dan lagi maaf aku udah membuat kamu kecewa untuk kesekian kali nya maaf Zahra maaf aku telat menyadari kalo aku sudah benar benar jatuh cinta sama kamu zahra"teriak Arkana


"apa maksudnya ini"teriak Claudia pada Arkana


Arkana yang melihat Claudia diambang pintu pun kaget


Zahra menatap Arkana lalu tersenyum sinis


"yang seharusnya jadi istrimu telah datang jadi saya harus pergi permisi"ucap zahra berjalan melewati Claudia


"biar nanti aku jelas kan"ucap Arkana hendak mengejar Zahra namun dihalangi oleh Claudia


"jelaskan sekarang apa maksud dari perkataanmu itu"bentak Claudia


"diam apa kau bisa diam anti akan aku jelaskan minggir"bentar Arkana sambil mendorong Claudia


"zahra"teriak Arkana yang lari menuruni tangga

__ADS_1


"Ra??"ucap Adit menatap Zahra saat turun dari tangga


"gw baik baik aja yu"ucap Zahra pada Adit dan Dito


"neng"ucap bude


"aku baik baik aja de aku pamit ya"ucap Zahra pada bude sambil tersenyum


bude menahan tangis nya sambil menutup mulut nya melihat wajah Zahra yang begitu sedih namun tetap berusaha tegar


"Zahra"ucap Arkana menarik tangan Zahra


"mau apa lagi bukan nya calon istri anda sudah datang??bukan nya urusan kita sudah selesai"ucap Zahra kepada Arkana


"tolong Zahra tetap disini bersama ku"ucap Arkana tidak memperdulikan pandangan seisi rumah dan teriakan Claudia dari arah tangga


"apa lu gila hah gak punya muka lu?"ucap Adit sambil mendorong tubuh Arkana


"sudah Ra ini keputusan terbaik jangan dengerin omongan dia lagi orang sebaj***** dia gak pantas dapetin lu"ucap Adit menggandeng Zahra


"apa lu bisa diam ini urusan gw sama Zahra"bentak Arkana pada Adit


"urusan??urusan apa lagi semua nya sudah kelar ga ada yang perlu diurus dan dibicarakan lagi kan tuhh liat calon istri anda seperti nya dia yang lebih butuh penjelasan dari anda dibanding saya"ucap Zahra melihat Claudia berlari sambil muka marah dan malu

__ADS_1


plak


bersambung


__ADS_2