
"dia memang wanita yang kuat dan berbeda Ra aku juga bersyukur mengenal dia kamu dan yang lain nya, semua nya pasti berjalan dengan baik baik aja Ra jangan bersedih didepan sindy pasti dia sangat takut dan sedih tapi gak mau kalian tau dan membuat kalian semakin sedih berusaha lah tetap tegar dihadapan nya Ra"ucap Bagas
"iya aku akan berusaha dia bisa terlihat tegar kenapa aku gak bisa"ucap zahra
"mereka mau kesini ??"tanya Bagas mengalihkan pembicaraan agar Zahra tidak menangis lagi
"ya mungkin sebentar lagi mereka datang aku juga sudah pesan beberapa makanan dan minuman untuk kita kamu ikutan juga ya"ucap Zahra
"tapi aku kan harus tetap bekerja Ra"ucap Bagas
"kerja apa sihh hanya diam di pos doang lagian Arkana juga gak ada udah gabung aja"ucap Zahra
"yaudah aku ikut perkataan nyonya aja"ucap Bagas
"apaan sihh"ucap Zahra
"hehehe"Bagas
"kaya nya asik banget sedang ngobrolin apa bukan ngobrolin aku kan"ucap Lee dari balkon
"ngapain ngomongin kamu lagian gak ada yang bisa kita omongin tentang kamu"ucap Bagas
"hahaha"Lee tertawa
"kamu gak bekerja Lee"tanya Zahra
"ini kan hari libur Ra jadi aku pun libur masa weekend juga harus bekerja"ucap Lee
"kalo gitu ikut kita kumpul aja Lee didalam sindy yang lain nya pun akan datang mungkin sebentar lagi mereka datang"ucap Zahra
"oke jika aku diundang aku akan ikut lagian bt dirumah sendirian, aku siap siap dulu ya soal nya baru banget bangun"ucap Lee
"pantas aja tadi sempat nyium bau apa gitu ternyata dari badan kamu ya"ucap Bagas
"enak aja aku gak Bau tau udah akhh aku mau mandi dulu"ucap Lee langsung masuk kedalam
"hey ko bengong"ucap Bagas
"akhh engga ko"ucap Zahra
"kamu jangan terlihat sedih Ra takut nya sindy semakin terpuruk melihat sahabat sahabat nya sedih karena dia"ucap Bagas
"iya gas,nah itu pesenan ku datang"ucap Zahra
mereka pun menyiapkan makanan minuman ditanam belakang
"aku harus bantu apa nie"ucap Lee yang baru saja datang
"telat udah beres"ucap Bagas
"ko tumben ya mereka lama"ucap Zahra
"mungkin macet kali Ra"ucap Bagas
gak lama pun sindy dan yang lain nya datang.
__ADS_1
mereka mengobrol sambil bercerita tentang semua hal yang mereka alami
penuh canda dan tawa keceriaan kebersamaan yang mungkin gak akan lama lagi akan dirasakan
"sindy??"panggil Zahra melihat sindy terdiam melihat Zahra dan yang lain
"akhh ya Ra ada apa??"tanya sindy
"kamu kenapa??ko diem??"ucap Zahra
"gak ada apa apa ko Ra"ucap sindy tersenyum manis kearah Zahra dan yang lain
"kita semua selalu ada untuk lu sin jadi jangan memendam kesedihan sendiri sin klo emang lu ingin menangis dan bercerita kita akan siap nemenin lu"ucap Zahra
"iya Ra makasih"ucap sindy
"gw pernah denger kalo kesedihan dibagi keorang lain lu akan merasa lebih tenang dan lebih rileks dan jika kesenangan lu dibagi keorang lain lu juga akan menebarkan kesenangan bagi orang yang mendengarnya jadi ceritalah ke kita apa pun itu sin saat sedih maupun senang jangan hanya lu sendiri yang merasakan nya karena kita sahabat lu ini juga ingin merasakan setiap perasaan yang sama seperti yang lu rasain sin"ucap Giselle
"gw pertama kali setuju sama yang Giselle ucapin sin kita ini sahabat lu apapun kesulitan yang lu hadapi percayalah kita akan selalu ada bersama lu"ucap Adit
"iya sin percayalah"ucap Zahra
"sindy aku pun akan ada jika kamu kesulitan aku juga kan teman mu"ucap Bagas
"aku pun juga akan berusaha membantu jika ada kesulitan atau ingin bercerita aku juga bisa menjadi teman kamu sin"ucap Lee
"makasih banyak buat kalian udah mau menjadi sahabat dan teman ku"ucap sindy tersenyum kepada mereka semua
merekapun melanjutkan piknik yang dilangsungkan dibelakang rumah Arkana dengan begitu bahagia
"kemana mereka di gerbang Bagas tidak ada dan juga Zahra tidak juga membukakan pintu"ucap Arkana
Arkana pun langsung memasuki rumah saat hendak menaiki tangga ia mendengan tawa dan juga obrolan dari taman belakang
Arkana pun langsung berjalan ketaman belakang
"pantas saja tidak ada orang yang menyambutku"ucap Arkana
"ma mas kamu sudah pulang"ucap Zahra langsung berdiri dan menghampiri Arkana
"seperti nya seru sekali sampai gak ada yang mendengar bel berbunyi"ucap Arkana melihat kearah Bagas
"tu tuan maafkan saya"ucap Bagas berdiri lalu membungkuk kan badan nya sedikit kearah Arkana
"ya"ucap Arkana
"mas maaf ya aku gak sadar kalo kamu sudah pulang"ucap Zahra menyalami Arkana
"iya gak papa hari sudah semakin Sore apa kamu masih akan berkumpul bersama mereka"ucap Arkana lembut pada Zahra
"akhh sebentar lagi mas apa kamu mau aku siapkan air untuk kamu mandi"ucap zahra
"tidak perlu kamu lanjutkan lahh aku akan keatas"ucap Arkana mengusap kepala Zahra pelan
"iya mas aku gak akan lama"ucap Zahra
__ADS_1
Arkana ke kamar
dan Zahra kembali ke tempat nya lagi
"gak kerasa udah sore aja ya"ucap Zahra
"iya Ra Arkana gak marah kan??"tanya sindy
"engga ko tenang aja"ucap Zahra
"aku pulang dechh gak enak Arkana sudah pulang kamu pasti mau urusin suami kamu"ucap Lee berdiri
"makasih ya Lee udah mau Dateng"ucap Zahra
"iya Ra sama sama lagian aku juga seneng bisa makan santai bareng kalian aku pulang duluan ya"ucap Lee lalu pergi menuju ke luar rumah
"kita juga pulang dechh"ucap Giselle
"yaudah"ucap Zahra
"thanks ya Ra owhh ya besok semoga lancar interview nya"ucap sindy
"makasih sampai lupa gw kalo besok interview"ucap Zahra
"nanti jangan lupa kabarin kita ya"ucap Adit
"siap dechh nanti gw langsung kabarin"ucap Zahra sambil mengantar mereka semua ke pintu depan
"yaudah kita pulang ya Ra dah"adit
"dah Ra"sindy
"dadah"Giselle
"dahh hati hati"ucap Zahra
Bagas pun membukakan gerbang untuk mobil Adit keluar rumah Zahra
"gas aku masuk duluan ya"ucap Zahra pada Bagas yang sedang menutup gerbang
"oke Ra"ucap Zahra
Zahra pun langsung menuju kamar Arkana
"mas mau makan??"tanya Zahra
"aku sudah makan sayang tadi sebelum pulang"ucap Arkana
"owhh"ucap Zahra
"gimana seru tadi kumpulnya"ucap Arkana
"seru mas aku juga seneng sindy bisa terlihat lebih bahagia dan juga dia mau lebih terbuka sama kita tentang perasaan nya"ucap Zahra mendekat kearah Arkana
"bagus dong kalo gitu kamu gak perlu sedih dan terus mikirin keadaan sindy"ucap Arkana
__ADS_1