"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#16


__ADS_3

setelah sampai didepan gerbang rumah Arkana.


Bagas langsung membukakan gerbang setelah melihat mobil Zahra datang


"makasih Bagas"ucap Zahra setelah Bagas membukakan gerbang


"sama sama Zahra"jawab Bagas sambil tersenyum


"Kha apa itu satpam disini"tanya Caca setelah melihat Bagas


"ya kenapa??"tanya Zahra sambil mematikan mobil nya setelah sampai di rumah


"ya ampun Kha dia ganteng banget kalo aku jadi Kaka aku bakalan seneng banget punya satpam yang sempurna kaya gitu"ucap Caca


Zahra hanya memutarkan bola mata nya malas mendengan ucapan yang selalu bilang hal yang sama seperti Caca


"Kha ini rumah siapa???besar banget apa ini rumah suami Kaka"ucap Caca


"ya ini rumah suami ku"ucap zahra


"Kha mengapa kamu membawa ku kesini buakn ke hotel"ucap Caca


"apa kamu mau tinggal dihotel??"tanya Zahra


"ya kha aku akan tinggal diapartemen karna aku akan lama dinegara ini gak mungkin kan aku akan tinggal terus disini"ucap caca


"sudah lahh kau disini saja temanin aku"ucap Zahra


"apa suami Kaka gak akan marah"tanya Caca


"nanti akan aku tanyakan kaya nya dia juga gak akan marah jika kamu tinggal disini"ucap Zahra"ayo masuk"Zahra masuk kedalam rumah


"Bagas maaf ya merepotkan mu apa kamu bisa menaruh barang Caca dikamar itu"ucap Zahra sambil menunjuk ke salah satu kamar dilantai satu


"oke akan aku bawakan"ucap Bagas sambil menuju ke kamar yang diberitahu oleh Zahra


"ca kamu istirahat dulu aja aku akan berbicara pada Arkana"ucap Zahra


"siapa Arkana Kha??"tanya Caca


"dia suami ku ca"ucap Zahra


"oke aku akan kekamar"ucap Caca berjalan menuju kamar nya yang disiapkan oleh Zahra


Zahra pun berjalan menuju kamar Arkana


"sudah saya bawakan"ucap Bagas setelah melihat Caca memasuki kamar


"terimakasih ya kenalin aku Caca sepupu nya kha zahra"ucap Caca tersenyum dan memberikan tangan untuk salaman

__ADS_1


"hallo aku Bagas satpam dirumah ini"ucap bagas membalas salaman dari Caca


"saya permisi kembali kedepan jika perlu apa apa bisa langsung memanggil saya"ucap Bagas melepaskan tangan nya


"oke aku akan mencari mu"ucap Caca sambil berbicara dengan nada imut


Bagas pun hanya tersenyum sebelum pergi dari kamar Caca


"ya ampun dia ganteng banget kalah sama orang sana mahh"ucap Caca


disisi lain


tok tok tok


"tuan apa saya boleh masuk"ucap Zahra sambil mengetuk kamar Arkana


"ya masuk saja"ucap Arkana


"tuan apa sepupu ku boleh tinggal disini bersama ku karna disini hanya ada aku kerabatnya"ucap Zahra sambil menunduk


"ya seterah kau saja asalkan tidak membuat diri ku ribet"ucap Arkana


"terimakasih tuan,owhh ya tuan apa tuan masih memiliki pengharum ruangan nya??"tanya Zahra


"ya saya masih memiliki nya mengapa??"tanya Arkana


"akhh tidak tuan saya permisi dulu tuan"ucap Zahra hendak pergi


hah apa Arkana panggil nama ku ini pertama kali nya dia memanggil nama ku kenapa aku merasa senang akhh perasaan apa ini yang tiba tiba datang kepada ku ucap Zahra dalam hati sambil memegangi dada nya


"apa kau tidak mendengarkan ku"ucap Arkana


"akhh maaf tuan"Zahra pun berbalik menghadap Arkana dengan senyuman


"ada apa??"ucap Zahra


"apa kau bisa tidak memanggil ku dengan sebutan tuan"ucap Arkana


"hah apa tuan??"ucap Zahra tidak percaya


"apa kamu bisa tidak memanggilku dengan sebutan tuan"ucap Arkana dengan tegas


"lalu saya harus memanggil dengan sebutan apa tuan"tanya Zahra


"emmm apa ya mungkin mas juga tak apa apa"ucap Arkana


"hah apa tuan"ucap Zahra tak percaya


"apa telinga mu bermasalah saya bilang kamu bisa memanggilku dengan sebutan mas"ucap Arkana sedikit kesal

__ADS_1


"hahahahha"Zahra tertawa begitu keras


"hey apa yang membuat mu tertawa apa ada yang begitu lucu"ucap Arkana


"akhh maafkan aku tuan aku hanya tak percaya saja sudah selama ini baru kali ini tuan memanggilku dengan menyebut nama dan baru kali ini tuan meminta ku mengganti panggilan ku terhadap tuan kira aku tuan ini kesambet setan karna beberapa hari ini tuan sedikit berbeda membuat ku bingung tuan yang begitu dingin cuek dan bermuka tanpa ekspresi berubah dalam beberapa hari"ucap Zahra tak sadar bahwa sekarang ia sedang berbicara pada siapa


"apa kamu bilang??saya apa??cuek dingin dan tanpa ekspresi apa kamu sadar saya siapa"ucap Arkana kesal


"akhh tuan maaf kan aku aku salah berbicara"ucap Zahra


"akhh Zahra mengapa kau berbicara jujur kepada orang nya langsung dasar lu Ra apa lu udah ketularan si Giselle"ucap Zahra pelan dan memukul mulut nya dengan pelan


membuat amarah Arkana sedikit hilang karna perilaku yang lucu dari Zahra


"Zahra"panggil Arkana


"ya tuan"ucap Zahra langsung menghadap kearah Arkana


"aku sudah bilang jangan panggil aku dengan sebutan seperti itu"ucap Arkana


"akhh maaf tuan ekhh maksud aku mas emm mas Arkan"ucap Zahra gugup


Arkana tersenyum karna panggilan baru untuk nya


"apa kamu sudah makan biar kita makan bareng"ucap Arkana


"apa tuan ekhh maksud aku mas ngajak aku makan bareng??"ucap zahra


"ya kenapa apa ada yang salah jika aku mengajak istriku makan bareng"ucap Arkana


Zahra diam ditempat tak percaya dengan apa yang didengar nya barusan Arkana mengakui bahwa diri nya adalah istri dari Arkana


"hey kenapa kamu bengong ayo makan aku udah sangat lapar"ucap Arkana menggandeng Zahra


"akhh tuan"menarik tangan nya yang dipegang oleh Arkana


"kenapa??"Arkana heran


"maaf aku tak biasa dipegang oleh orang lain"ucap Zahra


"aku kamu menganggap ku orang lain sedangkan dia bisa memeluk mu"ucap Arkana marah


"maksud tuan siapa apa zio"ucap Arkana


"saya tidak mau tau siapa nama dia, kamu mau dipeluk oleh nya aku hanya menggandengmu tapi kamu tak mau aku ini suami sah mu bukan orang lain"ucap Arkana marah langsung mengambil kunci dan juga jaket Levis nya lalu melewati zahra


"tuan"panggil Zahra


"bahkan kau memanggil ku dengan sebutan seperti itu sedangkan dia kau sebut nama nya dengan mesra"ucap Arkana lalu pergi dengan wajah merah padam

__ADS_1


"kapan aku menyebut zio dengan mesra"ucap zahra bingung namun seketika dia sadar bahwa Arkana marah terhadap nya Zahra pun langsung mengejar Arkana namun dia telat Arkana telah keluar gerbang dengan mobil sport nya


"apa tuan marah lagi sama kamu???"tanya bagas


__ADS_2