"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#57


__ADS_3

jam pulang Zahra sudah dijemput oleh Arkana


"Zahra sudah mau pulang??"tanya Ervan


"iya mas"ucap Zahra


"mau bareng"tanya Ervan


"makasih mas tapi saya sudah dijemput"ucap Zahra


"owhh gitu yasudah saya duluan"ucap Ervan lalu meninggalkan Zahra yang masih sibuk merapikan meja kerja nya


"mas maaf lama"ucap zahra setelah masuk kedalam mobil Arkana


"iya gak papa sayang gimana hari pertama nya??"tanya Arkana


"berjalan dengan lancar mas"ucap Zahra


"pekerjaan nya??"tanya Arkana


"aku belum dikasih pekerjaan mas masih disuruh pelajari semua yang dilakukan sekertaris asisten CEO dikasih waktu 3 hari setelah itu baru aku mulai bekerja menjadi asisten CEO"ucap Zahra


"owhh gitu, kamu sudah makan??"tanya Arkana


"sudah tadi jam istirahat"ucap Zahra


"sekarang mau makan dulu atau langsung pulang"ucap Arkana sambil memegang tangan Zahra


"aku ikut kamu aja mas mau makan boleh langsung pulang juga boleh"ucap Zahra


"kita makan dulu aja ya"ucap Arkana


"iya mas"Zahra


ponsel Zahra berbunyi


"bentar mas aku angkat telpon dulu"ucap Zahra langsung mengeluarkan ponsel nya dari dalam tas


"iya hallo sin ada apa??"ucap Zahra pada sambungan telpon


"gimana hari pertamanya??"tanya sindy


"berjalan dengan sangat lancar sin kalian lagi kumpul dimana??"tanya Zahra


"dirumah gw ra"jawab Giselle


"owhh dirumah lu sell"ucap Zahra


"iya kanget ikhh sepi gak ada lu biasa kita ber4 ini cuma ber3"ucap Giselle


"sorry sel gw cuma bisa kumpul saat libur kerja sekarang mahh"ucap Zahra


"iya dechh tau yang sekarang jadi wanita karir mahh"ucap Giselle

__ADS_1


"hehehe"Zahra


"owhh ya besok kita mau jalan ke kota B Ra gw di undang untuk datang ke acara sepupu gw awal nya mau ajak lu sekalian tapi kan lu Bru aja kerja pasti lu gak akan bisa ikut"ucap Giselle


"iya gw gak akan bisa cuti dihari kedua gw kerja"Zahra


"tapi tenang aja kita akan bawa oleh oleh ko buat lu dan kita akan vidcoll disana biar tetap kerasa kita ber4"ucap Giselle


"iya yaudah ya nanti lagi ngobrol nya gw lagi diluar sama mas Arkana"ucap Zahra


"oke kalo udah dirumah kabarin kita"ucap Giselle lalu menutup telepon nya


selesai makan mereka langsung pulang dan menghabiskan malam dengan Arkana yang bersikap ramah dan romantis terhadap Zahra


- - - -


seperti biasa Arkana mengantar Zahra


hari ke 3 Zahra bekerja


"liat bukan kahh ini anak baru di bagian sekertaris"ucap seorang wanita menghalangi jalan Zahra yang sedang membawa segelas kopi panas


"iya dia, liatlahh pakaian yang dia pakai begitu norak apa dia gak tau bagaimana cara sekertaris berpakaian"ucap yang lain nya


"maaf saya harus kembali keruangan saya"ucap Zahra


"hahaha apa kamu masih bisa kembali keruangan mu dengan penampilan seperti ini"ucap teman wanita


"bagaimana bisa kamu mendapat posisi jadi sekertaris CEO sedangkan saya yang sudah 5 tahun disini gak bisa mendapatkan nya apa yang kau lakukan agar bisa dapat diposisi itu hah"ucap wanita dengan memegang dagu Zahra


"apa maksud mu saya mendapatkan dengan cara baik bahkan saya mengikuti interview sebelum nya"ucap Zahra


"apa saya akan percaya ucapan mu itu hah coba kita liat apa bagian ini yang kau berikan untuk mendapatkan posisi ini"ucap nya


"jangan kurang ajar ya sudah saya bilang saya mendapatkan posisi ini dengan hasil kerja keras saya selama kuliah"ucap Zahra melepaskan tangan wanita itu yang memegang baju Zahra hingga sedikit terlihat payudara nya


"hahaha mana mungkin CEO itu sangat pemilih bagai mana bisa liat lahh diri mu cukup menarik pasti karena kau pernah melemparkan tubuh mu ini hingga CEO menerimamu, dasar wanita jalang"ucap wanita itu


PLAK


"jaga ucapan anda"Zahra menampar pipi wanita yang ada dihadapan nya


"kurang ajar kamu berani tampar wajah senior"ucap teman nya menahan tangan Zahra dan menumpahkan kopi yang dipegang Zahra


"akhhh panas"ucap Zahra


"rasain kamu siapa suruh berani tampar wajah senior"ucap teman nya


senior menarik rambut Zahra


"berani kamu menampar saya liat apa yang akan saya lakukan selama kamu dikantor ini penderitaan akan menanti mu"ucap senior lalu pergi setelah melihat ada seseorang yang mendekat kearah dapur


"kenapa sihh dia padahal gw gak kenal dia kalo emang dia gak bisa dapetin posisi jadi sekertaris CEO berarti kan usaha dia kurang kenapa gw disalahin jual tubuh gw dasar wanita gila apa semua kantor seperti ini"ucap Zahra membersihkan baju nya yang terkena air panas

__ADS_1


"akhh panas banget semoga aja gak melepuh badan gw"ucap Zahra


setelah membersihkan badan nya Zahra kembali keruangan nya


"Zahra"ucap Rika


"iya mba Rika"ucap zahra lalu berdiri


"ada apa dengan baju mu kenapa basah"tanya Rika


"akhh ini gak sengaja aku menumpahkan kopi mba"ucap Zahra


"lain kali hati hati, diruangan saya ada obat nanti kamu ambil saja lalu oleskan pada badan mu yang terkena air panas"ucap mba Rika


"baik mba makasih"ucap Zahra


"owhh ya hari ini terakhir saya bekerja disini mulai besok kamu yang mengambil alih semua pekerjaan ku bagaimana sudah siap"tanya Rika


"sudah mba"ucap Zahra dengan senyum


"bagus kalo gitu, owhh ya ini aku sudah mencatat semua hal yang kamu harus kerjakan dan yang gak boleh kamu kerjakan lakukan dengan benar jangan sampai kamu terkena masalah dan ini kerjaan pertama mu"ucap mba Rika


"iya mba saya akan mengerjakan dengan benar"ucap Zahra


"bagus jangan mengecewakan ku karena telah memilihmu"ucap Rika


"baik mba"ucap Zahra


"yasudah saya permisi jangan lupa ambil obat nya diruangan saya"ucap Rika lalu keluar ruangan Zahra


setelah mengambil obat diruangan mba Rika Zahra langsung mengoleskan nya pada badan nya yang terkena air panas


"awww sakit ikhh beneran nyebelin bnget"ucap zahra


setelah selesai Zahra langsung mengerjakan kerjaan yang diberikan mba Rika


waktu pulang


"gimana sudah selesai"ucap mba Rika


"sudah mba ini silakan diperiksa"ucap Zahra


"aku percaya kamu pasti bisa lakukan, owhh ya kamu gak perlu keruangan CEO jika dia gak menyuruhmu saya juga sudah memberikan nomor mu nanti dia akan menghubungimu"ucap mba Rika


"owhh ya mba memang CEO nya siapa apa aku boleh tau"ucap Zahra


"saya gak bisa CEO gak suka jika dia diberitahu ke orang lain jika dia membutuhkan mu nanti dia akan menghubungi mu dan kamu akan tau owhh ya kamu bersabar lahh ngadapin sikap CEO "ucap mba Rika


"kenapa emang nya mba"tanya Zahra


"CEO kadang sedikit aneh Poko nya apapun yang dia mintai kamu harus lakuin kalo gak kamu akan dipecat dari sini"ucap mba rika


"baik mba"ucap zahra

__ADS_1


__ADS_2