"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#50


__ADS_3

"aku akan berusaha mas"ucap Zahra


"kita akan mengulang kembali menjadi suami istri yang saling mencintai Zahra aku akan membuat mu mencintaiku"ucap Arkana


"iya mas, udah bisa lepasin aku mas aku ingin sarapan perut ku sudah terasa lapar"ucap Zahra


"oke, kamu abis mengirim pesan ke siapa??"tanya Arkana


"sahabat ku mas mereka menanyakan keadaan ku"ucap Zahra


"terus mereka akan kesini"ucap Arkana


"engga mas mereka gak akan kesini aku sudah bilang aku sudah sembuh jadi mereka gak perlu kesini"ucap Zahra


"bagus lah tunggulah aku kita akan sarapan diluar"ucap Arkana


"tapi mas"Zahra


"kamu makan lah dulu buah untuk mengganjal perut mu yang lapar"ucap Arkana


CUP setelah mencium rambut Zahra dari belakang Arkana langsung menuju kamar mandi


Zahra kembali kekamar nya untuk memakai baju karena dikamar Arkana belum ada keperluan Zahra dan sekarang Zahra hanya memakai piyama


seperti yang diucapkan Arkana setelah kedua nya siap mereka pun keluar untuk mencari makanan


"kamu mau sarapan apa?"tanya Arkana


"aku pengen makan nasi uduk mas"ucap Zahra


"nasi uduk apa itu??"ucap Arkana


"apa mas gak tau"ucap Zahra


"aku baru pertama kali mendengar nya makanan itu ada di restoran mana??"tanya Arkana


"biar aku tunjukan jalan nya mas"ucap Zahra


Zahra pun mengarahkan Arkana menuju kesebuah warung makan pinggir jalan


"dimana restoran nya Zahra disini aku hanya melihat warung kecil"ucap Arkana


"kita gak makan di resto mas kita makan di warung itu"ucap Zahra sambil menunjuk kearah warung nasi uduk


"apa kamu yakin??"tanya Arkana


"yakin mas kenapa kamu gak mau"ucap Zahra


"seperti nya tempat nya kurang nyaman"ucap Arkana


"kita kesana yu mas"ucap Zahra


"tapi apa yakin makanan nya enak dan higienis tempat nya seperti itu"ucap Arkana


"jangan melihat dari tempat nya tapi dengan hidangan nya dijamin kamu pasti suka soal nya makanan disini enak mas apa lagi nasi uduk spesial nya enak banget"ucap Zahra


"kalo gak mau ya sudah kita ketempat lain"ucap Zahra berpura pura sedih dan menunduk


"Zahra ingin banget makan uduk disitu"ucap Arkana


"ya tapi jika mas gak mau yasudah gak papa"ucap Zahra menunduk


"huuuhhf yasudah kita makan disana"ucap Arkana


"bener kah mas kamu mau makan disana"ucap Zahra

__ADS_1


"ya demi kamu aku mau makan disana"ucap Arkana


"makasih ayo mas aku jamin kamu pasti akan suka"ucap Zahra tersenyum kearah Arkana dan langsung turun dari dalam mobil


"mas ayo"ucap Zahra sambil mengetuk kaca mobil karena Arkana tidak juga turun


"kita gak akan sakit perut kan"ucap Arkana


"gak akan mas ayo cepat"ucap Zahra menggandeng tangan Arkana


Arkana mengikuti Zahra sambil terus memandang Tangan nya yang digandeng oleh Zahra


"mas duduk sini aku mau pesen untuk kita dulu"ucap Zahra berlalu kearah penjual nya


"tempat nya sihh bersih tapi kurang masih bagusan cafe"ucap Arkana melihat kesekeliling


"mas ini nasi uduk spesial buat kamu dan ini buat aku"ucap Zahra


"ini mba peyek dan juga gorengan nya dan ini sambal nya"ucap penjual nya


"minuman nya tunggu sebentar saya ambilkan"ucap penjual


"iya Bu makasih"ucap Zahra


setelah minuman nya datang Zahra pun langsung memakan nasi uduk nya


"kenapa gak dimakan mas malah diliatin doang coba dechh ini enak ko"ucap Zahra


"apa mau coba yang aku dulu"ucap Zahra


"gak yang kamu seperti nya cukup pedas"ucap Arkana


karena melihat beberapa kali Zahra menuangkan sambal kacang pada nasi uduk nya


"ayo coba dulu mas"ucap Zahra


"gimana enak kan"ucap Zahra


"lumayan"ucap Arkana


Zahra dan Arkana pun melanjutkan makan nya setelah selesai membayar Zahra dan Arkana pun langsung menuju mall terdekat


"kenapa kita kesini mas"tanya Zahra


"aku akan membelanjakan mu Zahra karena aku lihat pakaian mu hanya sedikit dan lagi saat kamu pindah kesini kamu tidak membawa barang hanya beberapa setel baju saja"ucap Arkana


"tapi aku gak perlu mas"ucap Zahra


"udah ayo aku yang ingin membelikan nya untuk mu dan tentang hutang itu aku sudah menganggapnya lunas jadi gak usah memikirkan itu lagi dan jangan bahas tentang itu"ucap Arkana


"mas"Zahra


"aku menyayangimu Zahra dan di dalam keluarga gak ada kata hutang jadi aku sudah menganggap nya lunas jangan pernah menyebutkan tentang itu lagi dan kartu yang aku berikan kamu pakailah sesuka mu itu sudah menjadi milik mu"ucap Arkana


Arkana pun menggandeng Zahra kedalam mall


Arkana membeli begitu banyak barang wanita ditoko barang branded


"mas ini terlalu banyak dan berlebihan"ucap Zahra


"ini belum seberapa Zahra"ucap Arkana


"mau kemana lagi ini udah cukup mas"Zahra


"kamu yakin"Arkana

__ADS_1


"iya mas"Zahra


"yaudah kita pulang"ucap Arkana


mereka pun kembali kerumah arkana


bagas pun membukakan gerbang untuk tuan nya


"Bagas tolong bawakan ini semua ke kamar saya"ucap Arkana


"baik tuan"ucap Bagas


"kita berenang yu gerah banget"ucap Arkana


"gak mau mas"ucap Zahra


"kenapa masih malu sama aku"ucap Arkana


"mas ikhh"ucap Zahra mencubit tangan Arkana yang menggandeng tangan nya


"yasudah kita menonton tv saja"ucap Arkana menggendong zahra


"mas turunin aku"ucap Zahra memukul dada bidang Arkana


"gak mau aku ingin menggendong mu"ucap Arkana


"mas turunin"ucap Zahra


Arkana pun menurunkan Zahra diatas pangkuan


Zahra hendak turun dari pangkuan Arkana


"kita nonton TV seperti ini saja Zahra lebih enak"ucap Arkana memeluk Zahra


"mas"Zahra


"udah biarkan seperti ini kamu mau nonton apa??"tanya Arkana


"apa aja mas"ucap Zahra


tring tring


hp Zahra terus saja berbunyi mengganggu Arkana yang sedang fokus menonton


"hp mu berisik sekali Zahra siapa sihh yang terus menghubungi mu banyak sekali"ucap Arkana


"pasti sahabat sahabat ku mas"ucap Zahra


"bilang lahh jangan mengganggu untuk hari ini"ucap Arkana


"iya mas"ucap Zahra langsung membalas chat dari sahabat sahabat nya


"ko malah keasikan sihh"ucap Arkana mengambil hp zahra karena Zahra terus membalas chat dari sahabat nya


"maaf mas kembalikan mas"ucap Zahra


"cium lah aku dulu baru akan ku berikan hp mu"ucap Arkana


"gak mau kembalikan mas"ucap Zahra


"ku bilang cium dulu"Arkana


"gak mau"ucap Zahra


"yasudah kalo gak mau biar aku yang mencium mu"ucap arkana

__ADS_1


Arkana pun langsung mencium bibir Zahra walau awalnya Zahra menolak namun akhirnya Zahra mengikuti ciuman yang diberikan oleh Arkana


__ADS_2