"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"

"PERNIKAHAN YANG DIDASARI HUTANG"
#48


__ADS_3

setelah selesai masak Arkana langsung membawa makanan susu vitamin buah dan obat kedalam kamar Zahra


"Zahra"ucap Arkana membangunkan Zahra dengan lembut


"Zahra aku mohon ayo bangun jangan seperti ini kamu akan menyusahkan ku"ucap arkana sambil memegang tangan zahra


"Zahra ayo lahh bangun"ucap Arkana terus membangunkan dengan memegang wajah Zahra


Arkana pun menyerah ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan badan nya terlebih dahulu


"emmm"zahra tersadar


"pusing banget"ucap Zahra memegang kepala nya dan membuka mata nya dengan perlahan


"apa yang terjadi kenapa gw gak inget "ucap Zahra bangun dari tidur nya setelah mengontrol pusing nya


"kamu sudah bangun?hati hati"ucap Arkana langsung berlari menghampiri dan membantu Zahra yang berusaha untuk duduk


"mas"ucap Zahra melepas tangan nya yang dipegang oleh Arkana


"maaf kan aku Zahra seharusnya aku gak melakukan itu sama kamu pasti kamu sangat takut dan membenci ku aku bener bener gak sengaja aku gak berniat membuat mu takut Zahra maafkan aku"ucap Arkana duduk disampingnya Zahra


"jangan pernah tertidur seperti itu lagi dan melakukan hal bodoh yang bisa membuat tubuhmu sendiri terluka, dan menangis tanpa ingat makan"ucap Arkana


"aku gak akan berbuat seperti itu lagi tanpa seizin mu maaf aku melakukan hal bodoh terhadap mu dan membuat mu ketakutan, sekarang kamu makan ya kamu tidak makan dari kemarin dan kamu juga menangis cukup lama sampai kmu sendiri kelelahan dan pingsan"ucap Arkana memberikan makanan yang iya siapkan tadi


"te terimakasih"ucap zahra menunduk tidak berani menatap Arkana


"aku ngerti kamu masih takut sama aku tpi aku gak akan keluar dari sini dan meninggalkan mu sendirian aku akan menjaga mu sampai kamu benar benar sembuh tenang aku gak akan macam macam sama kamu"ucap Arkana memberikan sendok yang sudah terisi bubur kedekatan mulut Zahra


"buka mulut mu dan makan lahh"ucap Arkana


"ayo lah"ucap Arkana melihat Arkana hanya menatap nya tanpa membuka mulutnya


Zahra pun membuka mulutnya ragu


"makan yang banyak setelah itu kamu minum obat"ucap Arkana


Arkana pun menyuapi Zahra hingga bubur dan sayur yang Arkana bikin habis


"makan lahh buah dan susu ini dulu setelah satu jam baru kamu meminum obat nya"ucap Arkana


Zahra hanya mengangguk


seharian Arkana merawat Zahra tanpa Zahra berbicara sepatah kata pun


"seperti ini yang kamu rasakan kemarin kemarin"ucap Arkana


Zahra hanya menatap Arkana sekilas


"di diemin seharian tanpa bicara"ucap Arkana


Zahra tetap tak berbicara setelah minum obat malam Zahra pun langsung tertidur


Arkana berada disampingnya nya dan tidur disebelahnya untuk menjaga Zahra


keesokan hari nya

__ADS_1


bunyi bel


"sebentar"ucap Bagas berlari menghampiri pintu


"kalian sudah datang kenapa pagi banget Zahra dan tuan Arkana belum bangun"ucap Bagas setelah membukakan pintu yang ternyata Adit sindy dan juga Giselle yang bertamu pagi pagi sekali


"keadaan dia gimana??"tanya Adit


"gw gak tau seharian dia gak keluar kamar mau nanya Sama tuan Arkana gw takut dia marah"ucap Bagas


"terakhir lu liat keadaan nya gimana baik baik aja"ucap sindy


"gw gak tau terakhir liat pas dokter datang untuk periksa Zahra gw cuma liat sekilas Zahra tertidur dengan wajah pucat setelah itu gak tau lagi soal nya gw langsung disuruh pergi oleh tuan Arkana"ucap Bagas


"lu pernah tanya Arkana??"tanya Giselle


"udah tapi---"ucap Bagas


"tapi apa??"Adit


"gw pernah tanya sama tuan Arkana gimana keadaan Zahra tapi tuan jawab kenapa kau begitu peduli terhadap istri ku gitu gw bingung jawab apa makanya gw gak pernah nanya apa apa lagi sama tuan Arkana"ucap Bagas


"ya ampun..keadaan Zahra baik baik aja kan"Giselle


"pasti baik baik aja Zahra kan kuat"ucap sindy


"iya bener Zahra itu wanita paling kuat gak mungkin terjadi hal yang buruk sama Zahra"ucap Adit


"kalian duduk aja dulu gw siapin minuman sambil nunggu Zahra"ucap Bagas


"udah karena penasaran gw jadi hubungin no Zahra tapi gak ada jawaban dan no nya juga gak aktif"ucap Bagas


"berarti bener hp Zahra memang gak aktif apa hp nya low ya apa dia lupa cas hp nya kali ya"Giselle


"mungkin "sindy


"huuuhhf"Adit membuang nafas kasar


"kenapa??"tanya sindy dan Giselle


"gak papa masa buang nafas aja harus kenapa"ucap Adit


"kirain lu khawatir sama Zahra soal nya kita juga kaya gitu"ucap sindy


"iya bener"Giselle


"emang khawatir banget gw sama keadaan Zahra, ko mereka belum bangun juga ya"ucap Adit


"gak tau mungkin kita terlalu pagi datang nya"ucap Giselle


"kan tadi gw udah bilang kalian terlalu pagi datang nya tuan Arkana biasa bangun jam 7"ucap Bagas sambil membawa minuman dan cemilan untuk 3 sahabat Zahra


"makasih gas"ucap sindy dan Giselle


"thank"Adit


"ya sama sama kalian sabar y mungkin bentar lagi tuan keluar kmr menyiapkan makanan untuk Zahra"ucap Bagas

__ADS_1


"arkana siapin makanan untuk Zahra??"tanya Adit


"iya kemarin seharian tuan Arkana yang bikin makanan untuk Zahra tanpa mau dibantu gw"ucap Bagas


"owhh"Adit


mereka ber3 pun menunggu Zahra diruang tamu


"sampai kapan kita nunggu kita datang dari jam 6 sekarang udah jam set8"ucap Giselle


"sabar sel sebentar lagi kita tunggu"ucap sindy


"iya tapi sampai kapan kenapa mereka gak bangun bangun sihh"ucap Giselle


Bagas menghampiri sahabat Zahra


"belum bangun juga??"tanya Bagas


"belum gas lama banget coba lu bangunin "ucap Giselle


"mana berani gw yaudah tunggu aja gw kembali ke depan lagi ya"ucap Bagas


"temenin kita lahh disini gas masa lu ninggalin kita"ucap sindy


"maaf gw takut diomelin tuan"ucap Bagas


"yaudah dechh, kalo Arkana sama Zahra belum bangun juga sampai setengah jam lagi kita bakalan balik aja"ucap sindy


"yaudah owhh ya mau minuman lagi gak"tanya Bagas


"gak usah bisa kembung gw"ucap sindy


"kalo lu sel??"tanya Bagas


"gw juga gak usah"ucap Giselle


Bagas melihat kearah Adit


"gw juga gak usah"ucap Adit


"yaudah gw tinggal kedepan lagi ya"ucap Bagas


"ya"jawab mereka ber3


"lama banget ayo dong bangun Ra"ucap Giselle sambil melihat ke arah tangga


"sabar"ucap sindy


hampir 20 menit menunggu akhirnya ada suara langkah kaki yang sedang menuruni tangga


3 sahabat Zahra pun langsung menghampiri ke arah suara


"kalian??"ucap Arkana karena kaget melihat 3 sahabat Zahra


"akhh maaf Arkana kita nyari Zahra Zahra nya ada??"tanya Adit


"kalian sejak kapan disini"tanya arkana

__ADS_1


__ADS_2