ABSOLUTE WINNER SYSTEM

ABSOLUTE WINNER SYSTEM
BAB 026 - Menuju Labirin Kerajaan Matahari.


__ADS_3

[Selamat! Master mendapatkan total 1,2 miliar PP dan 120 juta PS, karena telah berhasil membunuh 100 orang ranah nirwana dan 190 orang orang ranah Jalan Surgawi ke bawah.]


Inilah yang menyebabkan Alafin tidak bisa menolong Laila dan ayahnya tadi, ternyata musuhnya sangat kuat serta banyak, sampai-sampai membuatnya tidak bisa bergerak sembarangan atau malah dia yang akan mati.


“Maafkan aku Laila, aku tidak bisa menyelamatkan ayahmu karena harus mengurus mereka semua…” Alafin mendekati Laila yang sudah menghilangkan aura kuatnya tadi.


Laila mendongakkan kepalanya, lalu dia melihat Alafin lamat-lamat, entah apa yang dipikirkan olehnya, dia langsung memeluk Alafin begitu erat dan menangis di dadanya.


Untung saja hal ini tidak dilihat oleh Mansa yang sedang pingsan, namun semua orang yang selamat lainnya melihatnya, entah apa yang akan terjadi nanti, tapi yang pasti sekarang hanya ada satu korban yaitu Ayah Laila.


***

__ADS_1


Beberapa hari kemudian setelah kejadian luar biasa itu, Laila terlihat menjadi lebih pendiam, dia tidak mau berbicara pada siapapun, dia hanya mau berbicara ketika Alafin yang bertanya.


“Semuanya sudah berlalu, sekarang waktunya kamu menerima takdirmu, bagaimanapun kamu harus tetap berdiri tegak dan mengembalikan Para Ahli Nujum ini pada tempat yang seharusnya, kamu tahu maksudmu bukan, Esme?” tanya Alafin.


Laila hanya mengangguk pelan saja. Sejak saat itu, semua orang bergotong royong kembali membangun Kota Bulan Bintang menjadi Kota Para Ahli Nujum yang seharusnya, seperti masa lalu.


Tidak ada lagi orang yang menyebut Laila sebagai Anak Terkutuk, sekarang dia adalah pemimpin semua Ahli Nujum di kota itu dan menyebutnya sebagai Pembawa Kedamaian Gurun.


Beberapa bulan berlalu begitu saja, semua orang kembali bisa hidup damai dan bisa menikmati hidup lebih baik, sangat jauh berbeda dengan hidup di tenda-tenda dekat dengan reruntuhan kota itu.


Meski begitu dari beberapa bulan ini Mansa merasakan hal yang berbeda, dimana dia melihat Laila, orang yang dicintainya malah sangat dekat dengan Alafin, bahkan hanya mau berbicara dengannya saja.

__ADS_1


‘Mungkin dia masih trauma dan waktu itu aku gagal menyelamatkannya, mungkin hanya sebatas itu saja, tetaplah berpikir rasional Mansa, Alafin adalah sahabatmu sendiri, tidak pantas rasanya kamu cemburu dengan sahabat sendiri,’ batin Mansa melihat Laila dan Alafin dari kejauhan.


Begitulah semuanya terjadi sampai tidak terasa satu tahun berlalu begitu saja, kini Kota Bulan Bintang benar-benar telah berdiri dengan baik, hal ini membuat Laila ingin melanjutkan perjalanan yang sudah dikatakan Alafin sebelumnya.


***


“Baiklah kami bertiga berangkat dulu, kami percayakan mengenai kejayaan kota ini pada kalian berlima, Tetua Ahli Nujum! Kami akan pergi untuk menemukan Kristal Dewa yang merupakan salah satu cara untuk membangkitkan Kaisar Tirani Pharaoh itu!” ucap Alafin melambaikan tangan.


“Berhati-hatilah Tuan Alafin, Tuan Mansa dan Nona Laila, kami selalu berharap mengenai keselamatan kalian semua, jangan lupa untuk berkunjung kemari jika ada waktu,” ucap semua orang melepas kepergian ketiga orang itu.


“Baiklah, Mansa dan Laila, tujuan kita selanjutnya adalah Labirin Kerajaan Matahari. Kita akan menelusuri dan menjelajahi labirin untuk menemukan Kristal Dewa yang menurut beberapa informasi tersimpan di lantai terbawah, mari kita pergi!” ajak Alafin memimpin dua temannya itu.

__ADS_1


__ADS_2