
“Aku tidak bisa memastikan hal itu benar 100 persen, tapi semua yang dikatakan Safiya adalah fakta. Yang membuat Kaisar Tirani Pharaoh terluka parah adalah Leluhur Arabaz ku, dia murka hingga membuat seluruh dunia gemetar dengan kekuatannya!”
Alafin mengambil alih cerita itu secara langsung, dia menurunkan tensi ceritanya agar tidak terlalu membuat sakit hati Laila. Tapi, fakta lain yang diungkapkannya justru membuat Mansa ikut menjadi tersangka dalam hal ini.
“Satu hal lagi yang harus aku katakan, hal ini mengenai kamu Mansa, kamu adalah keturunan dari Kaisar Tirani Pharaoh dan Ratu Aamori itu, kamu pasti pernah mendengar hal ini dari ayahmu bukan?” tanya Alafin pada sahabatnya itu.
“Hal ini juga yang menjelaskan, kenapa nama Klan Malek milikmu yang berarti Kerajaan atau Kekuasaan itu berasal. Nama itu muncul tepat setelah Kaisar Pharaoh tersegel,” sambung Alafin.
“Ini juga yang menjadi alasan kenapa klanmu sangat tidak suka denganku, kamu bisa melihatnya sendiri sewaktu kita menyelamatkan penyakit dari klanmu itu, bukan?” lanjut Alafin lagi.
Mansa dibuat terkejut dengan fakta itu, dia tidak berpikir bahwa cerita dari ayahnya yang mengatakan mereka adalah keturunan dari seorang kaisar besar di masa lalu itu akan mengacu pada Kaisar Tirani Pharaoh dan Ratu Aamori sendiri.
__ADS_1
Semua orang menjadi hening setelah mengetahui fakta itu, mereka semua masuk dalam pemikirannya masing-masing, terutama untuk Mansa dan Laila yang baru tahu mengenai fakta ini.
Tapi Alafin dan Safiya yang melihat keduanya benar-benar tidak tahu apa-apa mendekati mereka seraya berkata, “tapi itu semua hanya masa lalu, sudah seharusnya kita mengulang hal itu lagi bukan?”
Mansa dan Laila terkejut dengan perkataan Alafin itu. “Lalu kenapa kalian, tidak-tidak terutama Alafin, kenapa kamu malah terus membantu dan menjadikan kami sahabatmu, apa tujuanmu yang sebenarnya, padahal kamu sudah tahu semua ini?”
“Sahabatku Mansa! Aku sama sekali tidak memiliki niat buruk, kami mengatakan ini hanya untuk memberikan kalian pandangan alternatif yang ada di dunia ini,” jawab Alafin duduk tepat di depan Mansa.
“Sekarang coba pikirkanlah, kenapa aku mencoba memisahkan kalian dari Organisasi kala itu, karena pada dasarnya Organisasi itulah yang akan membuat kalian mendekat pada fakta dan doktrin Kaisar Tirani Pharaoh, itu yang tidak kumau,” lanjutnya.
“Jadi, setelah mengetahui semua fakta ini, apakah kalian berdua masih mau menjadi sahabatku dan melawan musuh yang sama, yakni Kaisar Tirani Pharaoh?” Alafin berbicara dengan nada yang sangat menenangkan dan memperlihatkan kewibawaannya.
__ADS_1
[Sepertinya Anda bisa berdamai dengan mereka berdua di masa ini. Tidak seperti di masa lalu yang menjadikan mereka berdua sebagai musuh Anda.]
[Sistem akan memberikan hadiah berupa 100 miliar PS karena telah menanggulangi salah satu penyebab kekacauan di masa depan. Selamat Master.]
“Aku tidak tahu harus percaya pada siapa lagi di dunia ini kecuali kamu Alafin. Kamu sudah membuktikan pada kami mengenai banyak hal, jadi tidak ada alasan bagi kami, terutama bagiku untuk tidak menjadi sahabatmu, aku menerimamu!” jelas Mansa.
“Kalau begitu sudah diputuskan, mari kita mulai semuanya dari awal lagi dan menggabungkan seluruh kekuatan yang ada di dunia ini, kita akan memimpin semua klan dan mengalahkan Kaisar Tirani Pharaoh bersama-sama!” ucap Alafin merangkul Mansa.
“Aku juga tidak akan mengecewakanmu, aku tidak peduli dia leluhurku atau bukan, tapi yang pasti pengikutnya yaitu Klan Samiri sudah membuat klanku terkena penyakit kusta kala itu, aku tidak akan memaafkannya,” jawab Mansa sambil tersenyum.
“Kalau begitu mari kita mulai!”
__ADS_1