
“Skill berbicara di depan umum miliknya memang sangat-sangat luar biasa. Dia bisa meyakinkan 100 murid yang baru ditemuinya tak lama ini menjadi murid pribadinya, sangat-sangat hebat,” puji Mansa.
“Itulah sosok pemimpin yang akan menyatukan seluruh dunia ini. Bagaimana kalau kita tidak membuang waktu juga. Kita harus memilih beberapa murid untuk dilatih juga,” potong Laila.
“Yang dikatakan oleh Laila ada benarnya. Kalian sudah mendapatkan cincin penyimpanan berisi sumber daya yang melimpah sebelumnya bukan?” tanya Safiya.
“Kita akan membagi tugas, kalian berdua melatih sisa murid, aku sendiri akan melatih para tetua dan ketua sekte sendiri agar memiliki kekuatan setara dengan Ranah Tyrant,” sambung Safiya lagi.
Ketiga orang itu mengangguk bersamaan, kemudian mereka sudah melakukan tugas masing-masing. Rencana pelatihan ini akan berlangsung selama 12 bulan penuh.
Hal ini juga dilakukan demi menghilangkan jejak dari Kebangkitan Tubuh Dewa Matahari sebelumnya. Dalam masa ini, jumlah sumber daya yang mereka habiskan juga sangat banyak. Setara dengan 100 miliar PS.
***
Setahun kemudian…
[Selamat! Seluruh Pasukan Immortal sudah menembus Ranah Tyrant Rendah! Ketua Sekte dan Para Tetua sudah mencapai Ranah Tyrant Menengah! Murid Sekte lainnya sudah mencapai Ranah Saint Rendah sampai Puncak.]
__ADS_1
“Sepertinya perjuangan kita selama setahun terakhir membuahkan hasil yang sangat gemilang. Aku sangat berterima kasih pada kalian semua,” ucap Alafin pada 3 temannya yang lain.
“Tidak masalah, Alafin! Kami juga sangat senang karena di sela-sela kami melatih mereka, kami juga bisa meningkatkan kekuatan. Apalagi sekarang aku sudah mencapai Ranah Tyrant Puncak sama sepertimu!”
Mansa sangat senang dengan perkembangannya selamat setahun terakhir ini. Jika bukan karena konsultasi dan sumber daya yang diberikan oleh Alafin, maka dia tidak akan bisa mendapatkan hal ini.
“Aku ikut senang atas hal itu, total seluruh murid sekte ini sekitar 1000 dengan kekuatan yang sudah mencapai Ranah Saint, tapi ada sebuah permasalahan disini,” ucap Alafin tiba-tiba.
“Apa yang sedang mengganjal, Alafin? Ceritakan pada kami!” pinta Safiya dengan lembut.
“Jadi kamu bermaksud mengajar mereka keluar ke gurun yang luas ini dan langsung bertarung dengan Klan Samiri?” tanya Laila menebak pikiran dari Alafin.
“Aku tidak akan melakukannya dalam waktu dekat, kita masih harus mengumpulkan semua orang untuk melakukannya! Yang kita perlukan sekarang adalah melakukan perburuan seluruh monster padang pasir.”
“Kita akan menjadikan semua orang pandai dalam pertarungan untuk mengimplementasikan seluruh ilmu bela diri yang mereka dapatkan selama setahun ini, apakah kalian setuju dengan pemikiranku ini?”
Alafin bertanya pada ketiga temannya yang tengah mendengarkannya dengan serius.
__ADS_1
“Bagaimana kalau kita memanfaatkan hal ini sekaligus menunjukkan kekuatan pada musuh?” usul Mansa mengutarakan pendapatnya.
“Coba kamu jelaskan secara lebih detail lagi, Mansa!” pinta Alafin.
“Kita akan berpencar untuk melakukan perburuan monster sekaligus memberikan undangan pada seluruh pemimpin klan di dunia ini, kita akan meminta mereka untuk bergabung dengan kita,” jawab Mansa.
“Oh itu ide yang bagus, satu gerakan dua tiga pulau terlampaui. Kita akan melakukannya! Mari kita beritahu Ketua Sekte Jabari dan Tetua Agung Odian terlebih dulu,” ajak Alafin.
Keempat orang itu langsung berjalan masuk ke dalam Aula Utama Sekte. Mereka menemui Ketua Sekte Jabari dan Para Tetua yang ada di sana. Dia menyampaikan apa yang barusan mereka rencanakan itu.
“Tidak masalah, rencana itu sangat bagus, Tuan Muda! Kapan kita akan melakukannya?” tanya Ketua Sekte Jabari.
“Kita akan melakukannya setelah batas waktu libur 1 minggu yang sudah kita terapkan sebelumnya. Sekarang mari kita tentukan pemimpin rombongan nanti dan siapa saja klan yang akan kita undang,” ucap Alafin.
“Baiklah, Tuan Muda! Mari kita membahasnya!” Tetua Agung Odion kemudian membentangkan peta Desert World dan penyebaran berbagai Klan serta Kafilah yang ada di dunia ini.
Dalam waktu singkat, mereka semua sudah masuk dalam pembahasan serius mengenai berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk melakukan perburuan gila-gilaan dan undangan para seluruh pemimpin klan.
__ADS_1