
Di Markas Besar Klan Samiri.
“Jadi kalian berhasil mendapatkan Kristal Dewa itu ya? Bagus, sekarang kita selangkah lagi untuk membangkitkan Kaisar Tirani Pharaoh, kemarilah Kristal Dewa itu!” perintah Pemimpin Klan.
Letak Markas Besar Klan Samiri ini berada di Kota Kuno, lebih tepatnya Ibukota Kekaisaran Kuno yang merupakan bekas kekaisaran yang didirikan oleh Kaisar Tirani Pharaoh di masa lalu.
Pemimpin Klan itu lalu mencelupkan Kristal Dewa itu dalam sebuah mangkuk darah yang sudah diisi oleh darah semua orang, hal ini digunakan agar ketika kebangkitan Kaisar Pharaoh nanti, dia menyadari bahwa semua anggota klan itu adalah bawahannya.
“Sekarang Kristal Dewa ini sudah dilumuri oleh darah kita semua, kalau begitu mari kita pasangkan salah satu Kristal Dewa ini pada Peti Mati Yang Mulia Kaisar!” ajak Pemimpin Klan ke sebuah ruangan.
Di ruangan yang berbeda itu, terlihat sebuah peti mati khas mumi yang ditinggikan, seakan-akan semua orang yang baru saja masuk ke dalam ruangan itu memberikan penghormatan pada peti mati yang berisi mayat dari Kaisar Tirani Pharaoh itu.
“Yang Mulia Kaisar, kami para budak Anda datang membawa salah satu kekuatan Anda yang tersegel di masa lalu. Silakan diterima!” Pemimpin Klan Samiri mendekati peti mati itu dan memasangkan Kristal Dewa tepat di tengah peti mati itu.
Lalu sebuah kekuatan misterius membanjiri semua orang yang ada di sana, mereka semua seakan-akan ditarik jiwanya ke dalam peti mati itu.
Namun, setelah beberapa saat kemudian, mereka kembali normal dengan sebuah kekuatan baru yang ada dalam tubuh mereka, sebuah kekuatan kegelapan murni.
__ADS_1
“Terima kasih Yang Mulia atas berkah ini, kami semua akan mencari satu lagi Kristal Dewa yang disembunyikan di sebuah oase kehidupan di gurun ini, tunggulah kami kembali Wahai Kaisar Tirani Pharaoh!” senang Pemimpin Klan.
Bersamaan dengan hal itu, sebuah badai pasir terjadi di seluruh dunia, dimana seluruh Desert World seakan-akan sedang mengamuk karena sesuatu.
Banyak orang-orang kuat di dunia ini yang menyadari hal ini dan mengatakan bahwa akan ada sebuah bencana besar yang terjadi dalam waktu dekat, badai pasir besar itu yang menjadi pertandanya.
Sedangkan Klan Samiri sudah tahu kenapa hal itu terjadi, bukannya takut, mereka semua malah semakin bersemangat mencari Kristal Dewa yang kedua.
Mereka semua mengirimkan banyak orang ke berbagai tempat, untuk menemukan dimana Oase Kehidupan yang ada dalam catatan leluhur mereka, pencarian besar-besaran itu dimulai.
“Semua orang sudah menjalankan tugasnya masing-masing, bagaimana denganmu Wahai Pemimpin Organisasi? Kamu ingin membantu kami atau tidak?” tegas Pemimpin Klan Samiri.
“Tidak masalah, kamu pasti membutuhkan banyak subjek ujicoba yang lebih banyak lagi bukan, berapa banyak nyawa yang kamu butuhkan untuk membuat penelitian itu berhasil?” tanya Pemimpin Klan.
“Saya membutuhkan setidaknya 1000 Gadis yang masih belum tersentuh oleh pria, dengan begitu saya dan lainnya bisa melanjutkan penelitian ini,” jawab Pemimpin Organisasi.
“Baiklah, kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan tak lama lagi. Aku akan memerintahkan 1000 anggota klan milikku untuk segera melakukannya,” janji Pemimpin Klan.
__ADS_1
“Terima kasih, Pemimpin Klan! Saya juga akan memerintahkan semua anggota organisasi yang tersisa untuk membantu menemukan dimana letak Oase Kehidupan,” ucap Pemimpin Organisasi senang.
“Senang kamu bisa langsung paham, kalau begitu mari kita lanjutkan rencana kita! Oh iya dimana kelompok khusus untuk menaklukkan kerajaan dan kekaisaran?” tanya Pemimpin Klan.
“Kami disini, Pemimpin Klan!” jawab beberapa orang.
“Kalian lanjutkan saja mengenai janji-janji palsu pada kekaisaran dan kerajaan itu, kalian tekan mereka menggunakan segala cara sampai mereka tunduk pada kita, kalau tidak bisa lakukan cara itu, kalian paham bukan?” tanya Pemimpin Klan Samiri.
“Tentu saja, Pemimpin Klan! Kami akan menyebarkan wabah penyakit kusta yang bisa menghancurkan dunia ini, kalau begitu kami pamit dulu menjalankan tugas,” jawab beberapa orang itu, kemudian mereka semua meninggalkan ruangan itu.
Di sana hanya tersisa Pemimpin Klan seorang diri saja, dia duduk di kursi tahta yang menjadi lambang kebesaran dan kekuasaan bagi semua anggota Klan Samiri.
“Sekarang semua bidak-bidakku sudah aku gerakan, aku tidak sabar menunggu kebangkitan dari Kaisar Tirani Pharaoh yang akan memimpin dunia ini dalam kekacauan sekali lagi, aku akan menantikan hari itu tiba, kekeke!” senang Pemimpin Klan.
***
Kembali ke Alafin, Mansa dan Laila.
__ADS_1
“Aku tidak boleh terlambat, kalian semua ikuti aku menembus semua badai pasir ini, kita harus sesegera mungkin menemukan Oase Kehidupan sebelum para cecunguk dari Klan Samiri yang menemukannya! Cepat ikuti aku!”
Alafin langsung melesat cepat menembus Badai Pasir Besar itu, Mansa dan Laila tidak mau ketinggalan, meskipun mereka berdua tidak tahu maksud Alafin, namun mereka tahu bahwa ini adalah hal yang sangat genting.