ABSOLUTE WINNER SYSTEM

ABSOLUTE WINNER SYSTEM
BAB 055 - Bertemu Para Petinggi Kekaisaran.


__ADS_3

Para petinggi kekaisaran itu dibuat menelan ludah sendiri. Mereka semua tidak menyangka ketiga pemuda yang ada di tengah mereka ini memiliki kekuatan setara dengan Ranah Holy Tyrant Menengah.


Kekuatan yang bahkan lebih tinggi beberapa tingkat dibandingkan para petinggi dan kaisar itu sendiri. Hal ini langsung menjadi pertimbangan tambahan bagi semua orang untuk menyetujui hal tadi.


“Kenapa kalian semua terdiam, apakah kami harus mengeluarkan ini?” Adofo menambahkan tekanannya dengan hawa membunuh yang sangat mematikan, yang mampu membuat semua orang kesusahan bernafas.


“Turunkan hawa membunuhmu itu!” Beberapa sosok Penjaga Kekaisaran Gurun ini muncul. Mereka semua adalah Para Petinggi atau biasa dipanggil Leluhur Kekaisaran yang sudah mencapai Ranah Holy Tyrant Puncak.


“Kami sama sekali tidak ingin sampai kita beradu dalam peperangan atau hal lainnya. Tapi tetap saja, permintaan kalian yang mendadak ini sama saja dengan menentang kekuasaan kami,” ucap Kaisar Gurun.


“Terima kasih atas kedatangannya Para Leluhur Kekaisaran! Kami memang sengaja mengeluarkan tekanan dan hawa membunuh sebelumnya hanya untuk mengundang kalian semuha masuk dalam pembahasan ini.”

__ADS_1


Mansa sudah merasakan ada 10 orang yang dipanggil Leluhur Kekaisaran itu sebelumnya. Jadi, dia dengan sengaja meminta Laila dan Adofo untuk melakukan hal yang tadi.


“Kami akan memberikan kalian waktu sampai satu minggu untuk membuat keputusan mengenai hal ini! Ingatlah kekuatan kami ini hanyalah sebagian kecil dari Aliansi Klan Agung ini,” ucap Mansa.


“Kalau tidak percaya lihatlah semua Pasukan Immortal yang kami bawa diluar sana. Merekalah yang sudah menghancurkan Kerajaan Mahkota Elang dalam waktu kurang dari satu hari,” sambung Mansa.


“Kalian semua adalah orang yang sangat cerdas, tentu kalian semua paham dengan maksudku. Semakin lama kami akan makin kuat, kalau kalian tidak tunduk pada kami dengan segera maka…” Mansa menggantung kalimatnya.


Laila berakting menghentikan Mansa, padahal ini adalah sebagian dari strategi membuat musuh kebingungan untuk memberikan keputusan secara langsung.


“Itu saja yang ingin kami sampaikan, kami akan pergi terlebih dulu! Harap membawa surat ini dalam waktu satu minggu dari sekarang! Kalau sampai dua minggu kalian belum memberi kabar, maka itu artinya kalian menolak.”

__ADS_1


“Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menahan diri dalam penghancuran kekaisaran ini. Tentu saja jika sampai terjadi peperangan, maka pihak yang paling dirugikan adalah kalian sendiri,” ucap Laila sambil berjalan pergi.


Mansa dan Adofo mengikuti dari belakang. Dalam hal diplomasi dan pemberian ancaman mental ini. Mereka bertiga bisa dikatakan sukses dan berhasil membuat sang kaisar kebingungan.


“Mereka bertiga sama sekali tidak bisa diremehkan, sepertinya kamu harus mengumpulkan semua rara dan gubernur untuk membahas masalah penting ini, yang kita hadapi ini bukanlah orang-orang biasa,” usul Para Leluhur.


“Baik, Para Leluhur! Setelah ini kami akan mengundang semua orang.” Kaisar Gurun Abadi menjawab dengan sangat sopan. Kemudian dia membuka kembali surat tadi, ada sebuah pesan yang begitu mengejutkan.


“Sial! Ternyata mereka sudah tahu bahwa kita adalah perpanjangan tangan dari Klan Samiri! Sepertinya mereka datang kemari memang sengaja untuk menunjukkan kekuatan saja!” marah Kaisar Gurun Abadi.


“Lalu, apa yang harus kita lakukan Kaisar? Sekarang kita dikepung oleh dua kekuatan besar yang baru saja terbentuk. Kekaisaran Kota Kuno yang merupakan tuan dari Klan Samiri juga sudah muncul ke permukaan.”

__ADS_1


__ADS_2