ABSOLUTE WINNER SYSTEM

ABSOLUTE WINNER SYSTEM
BAB 054 - Kekaisaran Gurun Menolak Tunduk.


__ADS_3

“Kita bisa menggunakan beberapa benteng dan perbatasan mereka untuk menahan laju dari Kekaisaran Kota Kuno musuh!” ucap Laila menyelesaikan laporannya.


“Bagus! Kita langsung mengeksekusinya. Jenderal Mansa, kamu akan menjadi perwakilan kami untuk menyampaikan perihal ini semua pada Kekaisaran Gurun Abadi, kamu menerimanya?” perintah Alafin.


“Apakah saya diperbolehkan membawa Pasukan Immortal untuk memberikan mereka semua efek kejut? Hal ini bisa membuat mereka tunduk lebih cepat,” pinta Mansa.


“Itu semua sudah menjadi keputusanmu, karena kamu adalah Jenderal Perang Aliansi dan orang garis depan yang memimpin semua orang. Kalau itu yang terbaik, maka lakukanlah!” jawab Alafin percaya pada Mansa.


“Mari kita lakukan semua rencana yang sudah kita bahas dalam rapat ini! Aku ingin kalian semua menjalankan hal ini tanpa ada kesalahan! Bubar!” tegas Alafin membubarkan rapat itu.


***


Mansa dan Laila bersama dengan Pasukan Immortal sudah berangkat menuju ke Ibukota Kekaisaran Gurun Abadi. Mereka semua berniat menyampaikan pesan pada kaisar untuk segera tunduk.


Setelah perjalanan yang tidak sampai satu hari itu, mereka semua akhirnya sampai di Ibukota dan langsung menuju Istana Kekaisaran. Mereka tidak punya banyak waktu untuk bersantai karena keadaannya genting.

__ADS_1


“Kami ingin bertemu dengan Kaisar Gurun Abadi! Katakan padanya kami berasal dari Aliansi Klan yang bermarkas di Sekte Matahari Tenggelam!” tegas Mansa pada penjaga gerbang istana.


“Tunggu sebentar, kami akan memberikan laporan pada Ruang Tahta.” Beberapa penjaga itu langsung masuk dan memberikan laporan.


Setelah menunggu selama beberapa saat.


“Yang boleh masuk hanya tiga orang, sedangkan yang lainnya akan menunggu di Rumah Tamu. Kalian akan diberikan berbagai suguhan. Untuk tiga orang yang ingin bertemu silakan ikuti aku!” ucap Penjaga Gerbang itu.


“Adofo, kamu masuk bersama kami berdua. Silakan yang lainnya ikuti penjaga gerbang lain dan tunggu kami disana beberapa saat. Kami tidak akan lama,” perintah Mansa.


“Baik, Jenderal Mansa!” ucap Pasukan Immortal.


***


Di dalam Ruang Tahta Istana Kekaisaran Gurun Abadi.

__ADS_1


“Jadi … kedatangan kalian semua kemari untuk apa? Aku memperbolehkan kalian masuk karena menghormati Aliansi Para Klan hebat yang baru terbentuk beberapa hari ini,” tanya Kaisar Gurun dengan tenang.


“Sepertinya Anda bukan orang yang suka basa-basi dan tentunya Anda sudah memperkirakan mengenai kedatangan kami, bukan?” Laila berjalan maju sedikit mendekat kepada kaisar.


“Kedatangan kami kesini, tidak lain dan tidak bukan untuk memberikan surat ini. Dimana dalam surat ini, Pemimpin Aliansi kami dari Klan Arabaz meminta Anda untuk tunduk secara penuh!” ucap Laila dengan jelas.


“Kurang ajar, siapa kalian semua berani membuat kaisar kami mendengar perkataan yang memalukan seperti itu! Apakah kalian tidak puas dengan menghancurkan salah satu kerajaan kami dan sekarang malah–”


“Hentikan!” poting Kaisar Gurun.


“Maafkan salah satu menteri yang tentramental ini. Tapi seperti perkataan itu, permintaan kalian ini sedikit berlebihan, mengingat sejarah panjang kekaisaran kami yang sudah berdiri ratusan tahun,” sambung Kaisar Gurun.


“Jadi dengan berat hati, kami harus menolaknya dan kami menolak tunduk pada Aliansi Klan itu. Jika memang kalian memaksa, maka kami siap untuk  berperang dalam hal ini,” tegas Kaisar Gurun mengeluarkan tekanan besar.


*BOOOM!

__ADS_1


Mansa, Laila dan Adofo tersenyum, kemudian mereka bertiga membalas dengan memberikan tekanan yang memiliki kekuatan lebih besar 3 kali lipat dari milik Kaisar Gurun itu.


“Jadi … apakah Anda masih menolaknya?” tanya Laila sambil tersenyum.


__ADS_2