Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
eps15


__ADS_3

Apa ini? Ku pikir kau ingin aku tidur denganmu untuk melunasi hutangku." Ucap Gina dengan tangan yang membalik balik lembar kertas ditangannya.


Pria itu terkejut dengan omongan Gina. Bagaimana seorang perempuan bisa berfikiran seperti itu. Dan kenapa dia tidak memiliki sebuah ketakutan sedikitpun didalam hati dan dirinya...


"Perempuan yang sangat menarik" Ucap pria itu dalam hati.


Dan Gina yang sedang membaca lembar demi lembar kertas ditangannya, ekspresi mukanya berubah ubah.


" Siapa sebenarnya dirimu? Kenapa kau bisa tau semua tentangku? Lady rose, Iyan Pratama, Ali Syarifuddin, Lissa Pratama..." Ucap Gina sambil membolak balik kertas yang ada ditangannya..


"Aku? Aku Arsya fedhrick Winston." Kata Arsya yang mulai duduk mendekati Gina.


"Iya tapi bagaimana kau tau tentang The Secret of Rose? Dan Lady rose...?" kata Gina terputus.


"ya Lady rose adalah dirimu" Jawab Arsya santai.


"Baiklah katakan, bagaimana caranya agar aku bisa melunasi hutang kakak ku!" Tanya Gina dengan sinis.


"Kau cukup tanda tangan di kontrak kerja itu" Jawab Arsya cuek.


"Kau Gila?" Teriak Gina.


pasalnya di Keterangan kontrak kerja itu berbunyi :


Anda bersedia melakukan apa saja yang diperintahkan.


Anda tidak diperbolehkan memiliki hubungan dengan pria manapun.


Anda diwajibkan untuk melahirkan Penerus Fedhrick Winston.


Tidak akan memutuskan kontrak.


Dan apa bila Anda melanggar kontrak, Maka Denda yang harus Anda bayar adalah dengan nyawa Teman dan Keluarga anda.


yang bertanda tangan dibawah ini..


Gina Syarif.


 


Sedangkan Dirumah, Iyan memperhatikan jam ditangannya sudah pukul 01.00 Dini hari, tapi Gina dan Lisa belum juga kembali.


"Kemana mereka, apa terjadi sesuatu?" gumam Iyan dalam hati


Iyan bolak balik menelpon Gina dan Lisa bergantian. Tapi tidak ada yang mengangkat. Akhirnya mau tidak mau Iyan melacak keberadaan mereka berdua.


" Greenpeace Alexa? haha aku khawatir sedangkan mereka tengah asyik bersenang2??" ucap Iyan sambil tertawa.


Iyan melajukan mobilnya menuju Club' malam yang tersohor, ya Greenpeace Alexa Club'. Dengan tidak sabar Iyan menginjak gas mobilnya kuat\- Kuat agar cepat sampai.


butuh waktu lama untuk sampai ditempat itu.


Ketika sampai Iyan didalam club' itu, ia memutar matanya mencari seseorang yang sedang dirindukannya. Dan matanya berhenti didepan Meja bar disudut kiri. Yah Gina sedang menenggak wine putih ditangannya. Dan sudah sedikit mabuk.


Iyan menghampiri Gina .

__ADS_1


"Gina apa yang terjadi? Bukankah kau tidak bisa minum beralkohol?" Tanya Iyan pada Gina.


Tapi Gina tidak menjawab, ia hanya tersenyum melihat Iyan yang ada dihadapannya. Ketika Iyan hendak menggendong Gina , seseorang menghentikan niatnya.


" Hei bung, Dia wanitaku. Mau kau bawa kemana dia?" Ucap Arsya dengan tatapan mata membunuh.


"Apa Maksudmu dia wanitamu, Dia istriku!! Kurang ajar kau!!" Ucap Iyan geram dan menyingkirkan tangan Arsya di pergelangan tangan Gina.


Arsya diam saja melihat Gina dibawa pergi oleh Iyan. Dia hanya tersenyum licik dan Sudah memulai rencana untuk menjatuhkan Iyan Pratama yang menjadi musuh bebuyutan keluarganya. Tapi Iyan tidak tahu menahu soal dendam yang dimiliki keluarga Winston terhadap keluarga Pratama..


"Jadi kau yang bernama Iyan Pratama, lumayan tampan, dan aku sudah tau kelemahan mu" Gumam Arsya licik.


Sementara itu diparkiran, Iyan mengirim pesan untuk Lisa bahwa Gina pulang bersamanya. setelahnya Iyan lalu membawa Gina pulang, Diperjalanan pulang Gina terbangun dari tidurnya, ia memegang kepalanya yang terasa berat, tiba tiba suhu badannya meningkat, detak jantungnya pun berdegup lebih kencang dari biasanya, Gina memandang Iyan yang sedang fokus mengemudi mobilnya.


" Kak Iyan, Tolong aku." Ucap Gina lirih dengan tangan kanannya menarik narik jaket yang dipakai Iyan.


" Iya, kenapa!" Ucap Iyan yang masih fokus pada kemudinya.


" Sepertinya pria itu sudah memberikan sesuatu diminumanku, Aku merasa haus sekali, bisa kah kita lebih cepat? aku ingin..." Ucap Gina dengan suaranya yang sudah serak dan terputus putus, akibat reaksi dari obat perangsang yang mulai menguasai tubuhnya,Gina merasa area sensitifnya sudah sangat basah. Dengan susah payah Gina tetap menjaga kesadarannya dan berbicara pada Iyan tanpa menyentuh Iyan.


Iyan yang menyadari kegelisahan dan gerak gerik Gina pun langsung menambah kecepatan mobilnya. Setibanya dirumah Iyan langsung menggendong Gina menuju kamarnya.


Diletakkannya Gina perlahan di Ranjangnya.


Iyan memeriksa suhu tubuh Gina


 " Wah gawat, kamu di beri obat perangsang Gina. " seru Iyan.


"Lalu aku harus bagaimana ka? Aku sudah tidak kuat, apa kau mau membantu ku?" Ucap Gina serak.


" Tidak Gina. Aku tidak bisa, aku takut kau akan menyesalinya." Tolak Iyan tegas


"Tidak ka, aku yang meminta. Tolong aku, aku sudah tak kuat menahan Hasrat ku!!!" Ucap Gina lirih dan serak. Gina menarik kerah baju Iyan dengan kedua tangannya, Hingga kini Iyan berada diatas Gina. Gina membalik tubuh Iyan dan berada dibawahnya, Gina mulai mengecup kening, kedua kelopak mata, hidung, pipi kiri, pipi kanan, dan berakhir dibibir Iyan. Gina memberikan sedikit gigitan dibibir Iyan dan itu berhasil membuat Iyan meruntuhkan pertahanan nya.


" Kau yang memancingku, ku harap kau tak akan menyesalinya esok" ucap Iyan serak.


Iyan bangkit dan menindih tubuh Gina. Ia bermain di leher dan tengkuk Gina. Dan Gina benar benar merasa haus akan sentuhan tangan Iyan. Hingga malam yang panas itu mereka habiskan diatas ranjang.


 


***flashback on***


pasalnya di Keterangan kontrak kerja itu berbunyi :


Anda bersedia melakukan apa saja yang diperintahkan.


Anda tidak diperbolehkan memiliki hubungan dengan pria manapun.


Anda diwajibkan untuk melahirkan Penerus Fedhrick Winston.


Tidak akan memutuskan kontrak.


Dan apa bila Anda melanggar kontrak, Maka Denda yang harus Anda bayar adalah dengan nyawa Teman dan Keluarga anda.


yang bertanda tangan dibawah ini..

__ADS_1


Gina Syarif.


 


" Aku tidak Gila!!" Jawab Arsya.


" Aku tidak Sudi, aku tidak Sudi." Teriak Gina kencang, lalu Gina merobek kertas kontrak kerjanya itu menjadi beberapa bagian, dan melemparkannya ke wajah Arsya


"Utangku tidak sebanyak itu, beraninya dirimu memintaku melahirkan anakmu?? Dasar kau pria tak tahu malu. Percuma kau tampan tapi hati dan pikiran mu kotor.!!" Ucap Gina dengan penuh penekanan


Dan lagi lagi Arsya dikagetkan dengan sifat Gina yang diluar dugaannya. Dan Arsya hanya tersenyum menanggapi ucapan Gina itu.


" Kau berani sekali Gina.. Aku salut padamu, dan Untuk kontrak kerja itu aku hanya bercanda, aku hanya ingin uang yang dipinjam Ali kembali padaku. Jadi sejak hari itu aku mencarimu kemana mana. Tapi tidak menemukan mu, Jadi ya akhirnya aku mencari tau tentang Ali Syarifuddin, yang mempunyai Adik perempuan bernama Gina Syarif. Dan dengan segala kepandaian ku, jadilah ku temukan Lady Rose ku!!" Jelas Arsya panjang lebar.


Dan dengan bodohnya, Gina percaya begitu saja pada ucapan Arsya..


" Ya sudah, minumlah ini... ini Anggur putih, itu tidak akan membuat mu mabuk ." Ucap Arsya dengan menyerahkan segelas Wine pada Gina.


" Aku tidak suka Wine dan semacamnya!!" tolak Gina.


" Baiklah terserah kau saja.. sebaiknya sekarang kita keluar dan bersenang-senang..!!" Ajak Arsya.


" ok!" kata Gina .


Dalam hati Gina, sebenarnya ia penasaran akan bagaimana rasanya Wine yang ditawarkan oleh Arsya tadi, soalnya Gina memang tidak pernah meminum minuman yang mengandung alkohol.


" Sebaiknya aku mencobanya nanti saat tiba di bar." Gumam Gina dalam hati.


Dan benar saja, setelah Arsya pamit meninggalkan nya sebentar, Gina memesan Anggur putih pada Bartender yang ada dihadapannya. Setelah meminum segelas, Gina merasa ketagihan.. Rupanya rasanya Manis bercampur pahit, tapi ketika sampai di tenggorokan rasanya panas, dan Anehnya sensasi itu sangat disukainya. Apa lagi background lagu nya begitu kuat, hingga Gina yang sudah terlalu banyak minum, mulai menggeleng-gelengkan kepalanya mengikuti irama musik. Arsya yang melihat itu Tersenyum licik.


Ketika sang Bartender akan memberikan minuman ke pada Gina. Arsya menghentikan nya.


" Biar aku saja yang memberikannya pada nona itu." Ucap Arsya pada Bartender itu, dan dijawab anggukan.


Sebelum minuman itu ia berikan kepada Gina , Arsya terlebih dahulu memberikan sesuatu kedalam minuman Gina. Setelah itu Arsya mendekati Gina dengan tangan kanannya yang membawa segelas wine pesanan Gina.


"Nih dari bartender itu, katanya kau yang pesan." Ucap Arsya sambil menyodorkan gelas kehadapan Gina.


"Terimakasih!!" Ucap Gina tanpa memandang kearah Arsya.


"Baiklah aku tinggal ke toilet sebentar ya.!" ucap Arsya, yang diiyakan oleh Gina.


Gina mulai menenggak minuman yang tadi di bawa oleh Arsya. Rasanya ia ingin sekali melayang, ternyata seperti ini sensasinya ketika seseorang sedang mabuk berat??? pikir Gina.


Tanpa Gina sadari, Iyan sudah ada di hadapannya, ia pikir itu hanya halusinasi dan bayangan saja efek dari minuman, itulah kenapa Gina hanya tersenyum, setelah itu Gina tak sadarkan diri.


Flashback end.


 


***assalamualaikum wr WB.


hai teman teman, jangan bosan bosan ya tunggu up selanjutnya dari author.. dan tolong dong kasih author like komen dan vote, biar autoh lebih semangat dalam menulis....


Terimakasih salam sayang dari author yaaa😘😘😘***

__ADS_1


 


__ADS_2