Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
Eps 21


__ADS_3

*Klip.


Gina\* menghidupkan lampu dapur dan melihat pria yang tidak sadarkan diri itu...


Gina melihat Pria itu dengan tatapan aneh... sepertinya Gina kenal dengan pria itu...


*tap tap tap*...


Gina berjalan mendekati orang itu dan Gina kaget bukan main....


"Oh tidak....... Kak Iyann......." Gina buru buru menghampiri Iyan yang tergeletak di lantai...


"Kenapa bisa begini?" Ucap Gina khawatir dan bingung...


Gina berlari kekamarnya untuk mengambil minyak terapi untuk Iyan , setelah meletakkan tetesan minyak terapi yang ada di jarii telunjuknya kearah hidung Iyan, Iyan mulai menggerakkan jari jarinya dan perlahan-lahan membuka matanya...


"Akhh... pekik Iyan saat ia mencoba untuk bangun.


" Kakak diam saja dulu, tidak usah bergerak dulu" Gina melarang Iyan untuk bergerak dan bangun dari posisinya.


"Gina kau ingin membunuhku??? " Tanya Iyan yang masih mengaduh merasakan sakit di sekujur tubuhnya..


"tidak bukan begitu, lagi pula salah siapa mengagetkanku, kupikir tadi ada penyusup yang masuk jadi ya aku refleks aja melindungi diri..." Ucap Gina dan memapah Iyan menuju ruang tengah yang terdapat sofa.


Pelan pelan, sekali Iyan meletakkan tubuhnya disofa itu....


Hening....


Tik,,, tok,,,,tok,,,,tik,,,,


Hanya suara jam didinding yang terdengar, dan hembusan nafas dari kedua orang itu terdengar bersahutan. Entah kenapa suasananya menjadi sepi. Apa kalian tidur???


hallo??

__ADS_1


"Kau menghindari ku?" tanya Iyan yang akhirnya memecah keheningan.


"Menghindar bagaimana, aku biasa saja!" tukas Gina


"Buktinya kau pindah tanpa memberi tahuku, dan Lagi kenapa kemarin kau mengirimi pesan seperti itu padaku????" Runtutan pertanyaan dari Iyan membuat Gina bingung harus menjawab yang mana, dan akhirnya ia hanya diam saja.


"Kau sudah tak cinta aku?" Tanya Iyan lagi


"Bagaimana kakak tahu tempat tinggal dan Akses masuk kerumahku??" Eh si Gina ditanya apa malah dia balik tanya apa...


"Sudahlah aku kemari ingin mendengarkan penjelasan, tapi rupanya kau tak berniat sedikitpun untuk menjelaskan sesuatu padaku.. " tukas Iyan datar, dia meninggal kan Gina yang masih duduk disofa itu dan keluar dari Apartemen Gina dengan sebuah kekesalan yang amat sangat.


Gina hanya memandang sebuah punggung yang menghilang dari balik pintu. Aku mencintaimu, Tapi aku tak akan biarkan perasaan itu menjadikan ku lemah. Diam dan tunggu lah, aku akan bangkit, mengejar ketertinggalan ku dari segi apapun untuk memantaskan diriku bersanding bersamamu. Terserah kau anggap apa aku, yang jelas, aku telah belajar dari masalalu, kini kuasa harus ada ditangan ku agar orang yang aku sayang dapat dalam jangkauan ku dan tidak berada dalam bahaya... Iyan, sepertinya kau menganggap cintaku sebuah candaan yang tak berarti, ketahuilah, cintaku amat sangat dalam... Ucap Gina dalam hati....


Keesokan harinya Iyan sudah berada di Canada.. Baru saja ia menginjakkan kakinya disini setelah sekian lama tak pernah mengunjungi orang tuanya... Dan hari ini, sepertinya ia akan menguak luka lama yang ada pada keluarganya...


"Selamat datang Tuan muda Iyan.." Sambut seorang pelayan yang membukakan pintu mobil untuk Iyan..


Dari kejauhan ada seorang Pria paruh baya yang tengah melambaikan tangan kearahnya. Siapa lagi kalau bukan Adi Pratama, Ayah dari Iyan...


"Baik nak, kau sehat? ayo kita masuk dulu"


"Bunda mana yah? " Tanya Iyan sambil memutar kan pandangan nya.


"Bunda mu masih dikamar, biasalah sibuk dengan riasannya... sebentar lagi bundamu akan turun" Kata sang ayah yang masih saja merangkul putra semata wayangnya tersebut.


"Honeyyyy sayangku, cintaku, pujaanku, jiwa ragaku," Teriak seorang wanita paruh baya dari kejauhan sambil berlari menuruni anak tangga..


"Bunda hati hati." kata ayah Adi dan Iyan bersamaan..


Brukkkkk.....


Bunda Mela langsung memeluk Iyan, Bunda menangis haru melihat putranya berada didepan matanya, sudah berapa tahun Iyan tidak mengunjungi orang tuanya dengan alasan ia selalu sibuk mengurusi perusahaan...

__ADS_1


"Maafkan Iyan yang sudah lama sekali tidak mengunjungi bunda" Mata Iyan berkaca kaca Lo readers, bisa melow juga ternyata sibambang😂😂


"Bunda GK mau maafin kamu kalau kamu gak cepat cepat bawa calon mantu bunda datang kesini." Ucap Bunda Mela dengan masih memeluk tubuh Iyan


Iyan yang tadi sudah sedih, tiba tiba mukanya masam dan cemberut...


"Bunda ini, bisa aja bikin aku bete, aku balik lagi aja deh." Kata Iyan Sambil melepaskan pelukannya dari sang Bunda.


"Eh, kok gampang sekali lecet hati orang satu ini??Bukan begitu.... bunda dengar dari Lisa katanya bentar lagi bunda bakal punya menantu, jadinya beginian lah bunda sangat antusias." Jelas sang bunda


"Bunda sudahlah, anak baru saja sampai sudah ditanya ini itu.. Sudah lah Iyan kau boleh kekamar mu, kamu pasti capek setelah perjalanan panjang.... Istirahat lah nak" Ucap ayah Adi


"Baik Iyan permisiiiiiiiii ya....


Setelah beristirahat dengan cukup, Dan makan malam bersama keluarga, Mereka bertiga menghabiskan waktu diruang keluarga sambil bercengkrama dan bercanda tawa....


"Ayah ada sesuatu yang ingin aku tanyakan" Ucap Iyan.


"Tanyakan lah...." kata sang ayah.


" Apa ayah Kenal dengan keluarga Winston?"


"Winston? ada apa? apakah mereka mengganggu mu nak???" kata sang ayah terlihat khawatir


"Tidak tidak aku hanya ingin tahu, dari penjelasan Max Katanya Kakek Aditya pernah berselisih faham dengan keluarga Winston."tukasnya


"Itu kisah lama dari kakek, dan sepertinya berujung menjadi dendam yang turun temurun. Saat itu Kakek dan Tuan Marvel adalah sahabat dekat, tapi mereka mencintai wanita sama. Si wanita ternyata lebih mencintai Kakekmu, tuan Marvel tidak mampu mengatasi rasa sakitnya yang akhirnya ia bertindak tidak terkendali. Ia memperkosa wanita yang ia cintai sekaligus kekasih dari Kakekmu, Bahkan setelah memperkosanya Tuan Marvel tidak segan2 membunuhnya serta memutilasi jari jari tangan perempuan itu.. Kakekmu Murka saat itu, beliau menghajar Tuan Marvel secara membabi-buta. Jika saat itu tidak ada polisi, Mungkin tuan Marvel akan tewas ditangan kakek.. Sejak saat itu persahabatan yang lama mereka jalin putus begitu saja... Dan bahkan setelah kakek dan tuan Marvel masing-masing menikah pun perseteruan selalu saja terjadi diantara mereka.. Tuan Marvel selalu saja membuat ulah. Hingga suatu saat,....." Jelas sang ayah yang kemudian terdiam sedih...


Iyan yang mendengar itu emosinya mulai mencapai ubun ubun... Ia tak habis pikir bagaimana seorang pria tega melakukan hal keji seperti itu pada kekasihnya....


"Tolong selesai kan ceritanya ayah...." Pinta Iyan dengan rahang yang sudah mengeras.


"Hingga suatu saat, ketika Kakek dan Nenekmu sedang berjalan-jalan ditrotoar, ada sebuah mobil melaju kencang menghampiri mereka berdua .Dan naas, mereka berdua tertabrak.. Kakek selamat, tapi nenek langsung meninggal ditempat kejadian... Kakek yang melihat pelaku tabrak lari itupun geram, tapi ia tak sanggup berdiri lagi.. Sampai pada akhirnya Tuan Marlev diburu polisi. Belum sempat tuan Marvel dibawa kekantor polisi, Tuan Marvel merebut sebuah pistol dari seorang polisi, lalu ia menarik pelatuk tepat dikepalanya... Tuan Marvel meninggal.. Dan semua keluarga Marvel Winston menyalahkan bunuh dirinya itu atas dasar teror dari keluarga Pratama... Kakek begitu syok mendengar kabar kalau Tuan Marvel bunuh diri.. Hingga Penyakit jantung Kakekmu kumat dan menghembuskan nafas terakhirnya.!!" Jelas sang kakek dengan air mata yang sudah berlinang...

__ADS_1


"Bahkan tuan Marco Masih menganggap ayah sebagai musuhnya. Ia tak segan-segan menghancurkan segala sesuatu yang berkaitan dengan Pratama... Edan memang orang orang itu..."


"Semoga tuan Arsya Berbeda dari dua orang terdahulu nya.." Ucap sang Ayah


__ADS_2