Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
eps31


__ADS_3

Hari demi hari berlalu, masih tidak ada kabar dari Iyan Pratama. Hingga hari ini tepat sebulan setelah dia menghilang entah kemana. Gina melampiaskan kekesalannya dan kemarahan nya dengan bekerja siang dan malam... Ada kerinduan yang besar dihati dan fikirannya, berulang kali ia menangis Histeris karna beban rindu yang menekan hatinya begitu dalam. Karna beban rindu yang begitu berat, ia seakan hilang arah dan juga hah, entah lah.. Sedangkan kekayaan dan kejayaan TSR Group makin menjadi-jadi, makin menjulang tinggi.. Dan gosip pun mulai bertebaran entah itu di media sosial, media cetak, Televisi, maupun seputaran masyarakat.


Banyak gosip dan Berita yang mengabarkan bahwa Iyan Pratama telah meninggal dunia dan Meninggalkan si Lady Rose seorang diri yang kini telah berstatus menjadi Janda? what??? yang benar saja.....


Gina geram sekali mengetahui itu.


Brauakkkkk....


Gina menggebrak meja kerjanya yang terbuat dari Kaca tebal itu.. Kebayang kan kuatnya gimana kalau kaca aja bisa berbunyi ketika digebrak...


"Arrrhggggggg.......... hiks hiks hiks


"Iyannnnn,, kau meninggalkan ku??? huhuhu, kemana kau pergi ?? jangan begini..hiks hiks, kembali padaku, Please...


Gina menangis Histeris diruangannya, Salsa yang mendengar tangisan sang Nyonya pun ikut menangis didepan ruangan Gina, sedangkan Tio hanya menatap sendu keruangan Gina, ia merasakan sesak didadanya teramat dalam, dan teramat sakit.


Bukan pertama kalinya Gina begini, jadi Tio dan Salsa tetap waspada dalam keadaan apapun. Setelah beberapa saat tidak terdengar lagi tangisan Gina. Salsa dan Tio saling pandang sebentar, setelah itu nampak raut wajah mereka berubah menjadi khawatir dan cemas. Dengan berlari keduanya memasuki ruangan Gina dan seketika mereka membelalakkan mata..


yah,Gina sedang terbaring dilantai yang dingin .. bukan bukan terbaring, tunggu dulu kenapa ada darah???


Darah ?? Astaga Gina menyayat pergelangan tangannya, dan dia sudah ambruk dilantai dengan darah yang masih mengalir..


"Ginaaaaaaa....." Teriak Salsa histeris...


Tio bergerak cepat mengangkat tubuh Gina dan menggendong nya ala Bridal style menuju loby, Salsa yang mengikuti dari belakang menelepon security untuk mengambil mobil dan menyiapkan didepan pintu utama perusahaan..

__ADS_1


Sontak seluruh karyawan TSR mendadak Teriak histeris melihat Gina tak sadarkan diri digendongan Tio dengan Darah yang terus mengalir, menetes membasahi lantai kantor...


Dengan sigap beberapa Karyawan pilihan Tio membuka pintu mobil agar Tio dan Gina bisa langsung masuk. Salsa duduk disebelah kemudi bersama Andrea si pria berbadan kekar.


Andrea melajukan mobilnya kerumah sakit terdekat, dengan kecepatan yang lumayan tinggi.. Terlihat dibelakang mobil mereka, mobil para Karyawan TSR mengikuti.


selang beberapa menit, tibalah Gina dirumah sakit. Dokter segera melakukan penanganan gawat darurat. Gina sudah terlihat sangat pucat dan seperti tidak bernyawa.


"Ku mohon, kau harus bangun, aku tak sanggup melihatmu begini Gina, Meskipun kau takkan ku miliki, aku akan selalu menjagamu"


Tio meremas kedua tangannya yang dingin dan berkeringat.


sedangkan Salsa sedang terisak dikursi ruang tamu.


sudah 30 menit berlalu sejak saat Gina masuk ke UGD. dan ..


Serempak* Tio dan Salsa bangkit dan menghampiri sang dokter.


"Bagaimana dokter?" tanya keduanya.


"Silahkan ikut ke ruangan saya tuan dan nona." ucap sang dokter lalu berlalu pergi dan diikuti oleh salsa dan Gina..


"Silahkan duduk"


"Jadi begini.. Luka ditangan nyonya Gina cukup dalam, sedikit lagi ia menekankan cutter itu dipergelangan tangannya saya pastikan urat nadinya akan putus, dan anda berdua sudah pasti tau apa artinya? " Ucap sang dokter serius.

__ADS_1


"Ya Tuhan Gina hiks hiks..." Salsa yang tak kuasa mendengar ucapan dokter mendadak lemas


" Tapi ada satu hal lagi yang perlu anda berdua ketahui." lanjut sang dokter!


"apa itu dok? cepat katakan jangan bertele-tele." Ucap Tio geram.


"Nyonya Gina tengah hamil, usia kehamilannya kini memasuki usia 12minggu. dan itu masih sangat rentan. Jika sekali lagi ia tertekan dan banyak pikiran, saya tidak bisa jamin jika kandungan nya akan baik baik saja. sekalipun janinnya kuat, tapi usia kandungannya masih sangat rentan. jadi saya harap tuan dan nona bisa membantu nyonya Gina. Saya tau yang terjadi saat ini sangat sulit diterima oleh nalar, siapapun itu. Ketika ditinggal pergi pas lagi sayang-sayange." Ucap sang dokter


Tio dan Salsa hanya melongo mendengar ucapan dan dokter.


"Saya akan resepkan beberapa vitamin untuk Nyonya Gina. Jadi pastikan Vitamin ini akan diminum rutin ." Ucap dokter lagi..


___------____&


"Ya Tuhan apa yang harus kita lakukan?" Ucap salsa bingung.


Mereka berdua kini tengah duduk didepan ruangan Gina, Gina sudah dipindahkan ke kamar rawat inap kelas 1//VVIP.


"entahlah, Kurasa kita harus ceritakan semuanya ketika dia sudah sadar." jawab Tio lirih..


Hei Iyan Pratama, dimana kau sebenarnya? apa kau sengaja menghindari kami? ingin membuang Gina setelah kau menikmati tubuhnya??Apa kau tidak punya hati sampai-sampai meninggalkan nya dalam keadaan berbadan dua? apa kau pikir anak yang ada dalam kandunganku akan tahan dengan kelakuan mu yang semena-mena pada ibunya?? Kuperingatkan kau, cepat kembali atau akan ku ambil Gina dari tangan mu. Sudah cukup aku menahan rasa terbakar dihatiku setiap kali melihat kalian bersama. Haha kau tidak pernah menyangka kan, bahwa budak seperti ku berharap cinta pada sang tuannya?? siapa yang tidak terkagum kagum pada Lady rose.


Dan aku benar-benar akan mengambil nya darimu. Brengsek.!!!" Gumam Tio panjang lebar dalam hati


"Apakah tidak masalah memberitahu kan kehamilannya dalam keadaan seperti ini?" Tanya Salsa .

__ADS_1


"Entahlah, kuharap dia kuat kali ini, kuharap bayi dalam perutnya akan mampu Menjadi semangat dan senyumnya....


__ADS_2