Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
eps7


__ADS_3

"Setelah selesai temui aku di kamarku Gina. Aku tidak menoleransi penolakan!!" Ucap Iyan tegas dengan pandangan mata tajam ke arah Gina.


"Ada apa sih?" ucap Gina malas


karna tidak ada jawaban dari Iyan maupun Lisa , cepat cepat Gina menghabiskan makanannya. Lisa hanya tersenyum melihat itu semua.


tok .. tok.. tok


bunyi suara pintu kamar diketok .


" Masuklah." teriak Iyan dari dalam.


Gina meraih gagang pintu dan memutarnya. Lalu masuk kedalam kamar itu.


" Ada apa tuan?" tanya Gina sedikit ketus, dengan memutarkan bola matanya.


" Tidak ada, aku hanya ingin kau menemaniku disini, dan satu lagi jangan panggil aku tuan. aku tidak menggajih mu!!" ucap Iyan tanpa menolehkan pandangannya dari laptop yang ada di pangkuannya.


" Untuk apa aku menemani mu? aku juga punya kesibukan sendiri.!" tegas Gina .


Iyan menutup laptopnya dan menaruh nya diatas meja, lalu menghampiri Gina.


"bukankah sudah kukatakan.? aku tak menoleransi penolakan!!!" ucap Iyan dengan kedua tangannya di pundak Gina.


" Sekarang kau ikut Aku!!" ucap Iyan sambil menarik Tangan Gina.


"Lepaskan aku, hei mau kemana??? lepaskan tanganku, sakit tauk!!!! " Teriak Gina geram.


Iyan terus saja menarik tangan Gina tanpa menghiraukan ucapan Gina yg bilang bahwa tangannya sakit. dan tibalah mereka di ruang olahraga.


Gina heran mengapa Iyan menarik nya dan membawanya kemari??


" Kenapa kesini?" tanya Gina ketus


" Aku akan menyerangmu, dan kau harus menghadapi ku!" ucap Iyan seketika.


Gina hendak menjawab ucapan Iyan, belum sempat ia ngomong, tangan Iyan sudah berada di kedua tangan Gina, dan tak butuh waktu lama,


bruakkkkkk


Tubuh Gina dibanting diatas matras.

__ADS_1


"Ahkkkkkk .." Teriak Gina kencang. ia cukup terkejut dengan keadaan nya saat ini.


"Sudah ku bilang ,aku akan menyerangmu bukan?" Tanya Iyan sambil menyodorkan tangannya untuk membantu Gina bangun.


plakkkk,


Gina menepiskan tangan Iyan kasar.


terlihat senyum sinis Gina.


" baiklah serang aku lagi," ucap Gina sambil bangun dari tempatnya.


" Siap siap sayang" ucap Iyan dengan nada bicaranya yang sedikit genit.


Iyan melayang kan tinju kanannya kearah Gina, namun dapat ditangkis Gina dengan tangan kirinya, lalu tangan kanan Gina meninju perut Iyan. Iyan kaget, dengan serangan Gina yang sudah dibilang lumayan gesit itu, belum hilang keterkejutannya, Gina menarik badan Iyan , dan mengangkat tubuh iyan..


lalu , bruakkkk


Iyan terbaring diatas matras!!


eh bukan Berbaring biasa ya, melainkan habis dibanting sama Gina, hahahaha...


senyum kepuasan terlihat di wajah Gina. Setelah sekian lama, akhirnya keindahan yang ditunggu tunggu Iyan timbul kembali.


Iyan menindih tubuh Gina , dengan kedua tangan Gina diatas, dan juga tentunya di tekan olah Iyan.


Gina sedikit meringis akibat tangannya yang ditindih kedua tangan kekar Iyan..


" Tuan, sakit.. mau apa tuan? lepaskan aku" Ucap Gina dengan nada suara yang sedikit tinggi.


Iyan tak bergeming mendengar ucapan Gina. Justru perlahan ia menundukkan dan mendekatkan wajahnya ke arah Gina. Iyan menatap bibir Gina yang seksi. dan cuuuuppp...


Iyan mengecup bibir Gina, sedikit lama, tanpa ada Luma**n.


Sedangkan Gina Hanya terpaku, dan kaget, ia tak menolak tidak juga menerima.. Entah lah ada sesuatu yang membuat jantungnya berdegup lebih kencang.


bpukkkk...


Gina menendang ************ Iyan dengan keras, betul sekali karna tangan Gina dipegang dan ditindih Iyan. Gina masih punya kedua kakinya , yang masih bisa digunakan untuk melawan.


" uaaakkkkkhh," Teriak Iyan, dengan keras.

__ADS_1


Iyan memegang ************ nya yang sakit, sambil berguling guling.


" Kau cari mati??? itu ciuman pertama ku brengsekk.!!!" Teriak Gina dengan emosi .


matanya bergetar dan mulai berair, perlakuan Iyan membuatnya mengingat , waktu ia diperkosa tempo lalu. Tidak hanya seorang yang memper**sanya, melainkan 3 orang. Dan setelah itu Gina berlari meninggalkan Iyan sendirian yang nampak terkejut mendengar penuturan Gina


dengan Air mata yang mengalir deras, Gina berlari kearah kamarnya.


sementara itu Lisa yang tengah duduk diruang tamu heran, dan terkejut melihat Gina yang berlari sambil mengusap matanya.


sontak saja Lisa langsung beranjak dari tempatnya, lalu mengejar Gina menaiki tangga.


dok dok dok dok..


dok dok dok..


suara pintu kamar yang digedor dengan keras.


" Sayang are you oke?? what's wrong Gina. buka pintunya , kita bicara oke?? Gina please, jangan melakukan sesuatu yang membuat mu terluka." teriak Lisa dari luar, yang terdengar sangat khawatir.


karna tak dapat jawaban dan tanggapan, Lisa lalu segera berlari menuruni tangga untuk menuju ruang olahraga.


" Hai ada apa dengan Gina?? Kau meninjunya? kenapa dia menangis?" Tanya Lisa sekenanya, dengan masih ngos ngosan.


Iyan menonyol kepala Lisa , lalu terkekeh.


"bukan dia yang kena tinju, tapi aku yang kena banting." jawab Iyan dengan pandangan menerawang.


" lah terus.?"


" Aku menciumnya, lalu dia berteriak padaku, sampai sampai ... akh sudahlah, seperti nya dia marah padaku, dan seperti nya perbuatan ku mengingatkannya akan luka masalalu nya." Ucap Iyan sedih.


"apa kau benar benar mencintai nya ka? setelah kau menyaksikan masalalu nya yang begitu? Dia saja masih belum bisa ikhlas dengan yang sudah terjadi!! apa kakak, ikhlas menerima masalalu nya?? ku harap kau tak mempermainkan Gina !! kasihan gadis kecilku itu! " ucap Lisa dengan nada penuh penekanan diawal, diakhiri dengan nada sedih dan lirih..


"Aku tak pernah bermain dengan cintaku Lisa! Tapi aku tak tahu bagaimana cara ku mencintai nya. Masalah itu, biar lah berAku mencintainya jauh sebelum insiden itu terjad pasti aku benar benar tulus." jawab Iyan jujur.


plakkkk


Lisa memukul keras lengan Iyan yang keras.


"Tetap saja menciumnya tanpa seijinnya itu salah!!! sekali pun kau mencintai nya, tidak ada hak mu disitu." ucap Lisa ketus, dengan bibirnya yang manyun. Tanpa menghiraukan Iyan lagi, Lisa langsung berlari meninggalkan ruangan. Lisa takut . takut kalau setelah memukul otot kakaknya itu dia bakal dijadikan santapan buaya😘😘.

__ADS_1


___++++-______


bantu like dan komen ya


__ADS_2