Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
eps19


__ADS_3

Dan asal kau tau, Hanya kekayaan mu yang pantas menjadi imbalan untukku.. Kau salah bila menantang ku hanya karena utang kakakku yang bernilai 30juta.. apa kau tak kenal Lady Rose? Kalau kau belum kenal maka kau harus mengenalku dulu." Ancam Gina serius...


Arsya sedikit bergetar takut dibuatnya.. ia tidak menyangka telah masuk kedalam gua yang salah... Ya salah kalau dia meminta Gina untuk memantau orang yang dia cintai, dan Arsya tidak mau memberikan semua Aset nya.. yang ada nyawanya melayang karna Gina....


 


Pratama group.


"Max, cepat cari tau tentang Winston Group." Kata Iyan melalui telepon..


"Kenapa bisa Gina ada disana saat ini? Apa dia bekerja disana??? Tapi setauku, Dia punya TSR, kenapa harus Winston? dan kenapa aku tidak tahu ada sebuah Perusahaan global Winston Group??? "Gumam Iyan dalam hati...


Lama Iyan hanya duduk dan memikirkan Gina , apa yang terjadi padanya dan hubungannya dengan Winston Group... Sepertinya perlu diselidiki......


Dan lamunannya pun buyar setelah telepon didepannya berbunyi....


Iyan " ya katakan ....


Max " Winston Group dipimpin oleh Arsya Fedhrick Winston tuan... Saham Perusahaan itu sempat menurun dalam beberapa tahun terakhir, namun tahun ini Saham mereka melonjak pesat.. Hingga Winston Group cukup terkenal di Berbagai negara.. Dan untuk Tuan Arsya sendiri adalah cucu dari Sahabat tuan Aditya Pratama, yaitu kakek Anda. Sepertinya pertikaian diantara mereka belum terpecahkan hingga kini," Jelas Max pada Iyan. Iyan hanya mengangguk angguk kan kepalanya berulang kali...


"Apa yang terjadi diantara kakekku dan kakeknya tuan Arsya??" Tanya Iyan lagi pada Max.


"Untuk lebih tepatnya tuan bisa tanyakan pada Tuan Adi Pratama. Saya tidak berani berucap takut kalau-kalau yang saya ucapkan tidak sesuai pada kenyataannya." Ucap Max dengan nada pelan

__ADS_1


"Ayolah Max, Ayah kan tinggal diluar negeri. Masa untuk tau masalah ini aja aku harus berkunjung kerumahnya. Yang benar saja.." Ucap Iyan dengan malas.


"Tidak ada pilihan tuan, agar tidak terjadi masalah baru dikemudian hari." Kata Max.


"Haihhh ok, kita go to Canada." Seru Iyan masih dengan malas


 


 


***Winston Group***


"ok, aku akan berikan 70% sahamku padamu.." Kata Arsya..


"Kau jangan serakah. Sisanya akan ku berikan kalau aku sudah puas dengan kinerja mu." Kata Arsya...


"Ok deal kemarikan berkas yang perlu aku tanda tangani." Kata Gina...


"Berkas apa?" Tanya Arsya dengan begitu bodohnya


"Apa kau bodoh, tentu saja Dokumen pemindahan Saham dari Nama Arsya Fedhrick Winston menjadi Gina Syarif. Kau jangan anggap Lady rose bodoh.. Kalau aku sebodoh itu maka TSR sudah lama gulung tikar." Ujar Gina dengan sombongnya.


"Yah kau betul..." Arsya membenarkan

__ADS_1


Setelah Arsya menyerahkan 70% Sahamnya untuk Gina.. Kini Gina menjadi pemilik Saham terbesar di Winston Group. Dan Gina menduduki Jabatan Direktur disana. Sungguh keuntungan yang sangat besar bukan??? Setelah Siksaan yang tiada Akhirnya, kini Gina menerima semua keinginannya hanya semudah membalikkan telapak tangan...


"***Seperti kata orang tua dulu, Buah dari sabar itu sangat manis. Jadi bersabarlah, sesabar ombak menemani lautan''


by Cici Pramita...


~~``~~````~


Bersambung dulu....


to be continue..


Maaf ya season kali ini Author kasih GK lebih dari 600 kata. Author bener bener lagi mikirin alur ceritanya nih biar si Gina bersatu sama si Bambang... eh sama si Iyan loh...


Trus author perlu baca ulang Dari eps 1 biar nama ,latar belakang dan alurnya gk aneh dan gak ngelantur...


Author sengaja GK kasih efek visual buat tokoh-tokoh nya ya... setiap tokoh tergantung Ama pikiran readers masing-masing aja.. Terserah bayangan nya mau gimana, yang penting feel nya dapet... ok ???


Ok lah kalau begitu.


sampai jumpa di season berikutnya...


Salam sayangku🥰😘***

__ADS_1


__ADS_2