Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
eps16


__ADS_3

Suara siulan burung dipagi hari menggelitik telinga Gina, ia menggeliatkan tubuhnya. Ia sedikit terkejut karna tangannya menyentuh sesuatu yang terasa seperti kulit manusia, ia meraba raba dada bidang Iyan . Karna Gina belum membuka matanya, jadi Gina belum ingat kalau yang tertidur disebelahnya itu adalah Iyan.


Iyan yang merasa dadanya disentuh, langsung membuka matanya.


" Apa kau masih belum puas? masih pagi sekali kau sudah menggodaku lagi??" Tanya Iyan berbisik ditelinga gina.


Gina yang mendengar itu pun langsung mendelikan matanya.


" Kak Iyan? what are you doing in here? Kau salah masuk kamar??" kata Gina bertanya balik.


"Em aku salah mengikuti kemauan mu. Karna kau membuatku candu!!" Ucap Iyan sambil mengendus aroma leher Gina.


Gina langsung mendorong tubuh Iyan menjauh. Gina langsung turun dan berdiri dipinggir ranjang. Iyan memperhatikan Gina dengan tatapan haus dan lapar..


suiitt suiitt


Iyan bersiul melihat tubuh Gina yang tak menggunakan sehelai benangpun. Ada banyak sekali jejak Kissmark yang Iyan tinggalkan disana.


Gina berbalik melihat cermin yang ada dibelakang nya dan sontak saja Gina teriak.


"Aaaaaahhh Apa ini??" teriak Gina dengan kedua tangan berusaha menutupi tubuhnya.


Dan Gina mulai mengingat kejadian semalam, bagaimana ia menggoda Iyan dan menciumi Iyan disana sini. Bagaimana reaksinya yang tengah digauli Iyan , erangan dan desahan yang saling mereka lontarkan. Dan kenikmatan yang sama sama mereka inginkan tertuntaskan.. ingatan itu berputar dimemori otak Gina bagaikan sebuah film.


" Ini Gila!!!" ucap Gina tak percaya , ia menjambak rambutnya berulang kali dan memuluk kepalanya frustasi.


" Hei hentikan!!! Apa kau menyesalinya? Maaf kan aku ya." Ucap Iyan dengan menggenggam kedua tangan Gina.


" Tidak aku tidak menyesal, hanya saja aku sangat malu !!" Ucap Gina lirih ,ia menundukkan pandangan dan kepalanya kebawah, saat sadar ia tak menggunakan apapun, Gina langsung menarik selimut diranjangnya dan melilitkan ditubuhnya.


Gina berlari masuk kedalam kamar mandi, dan belum sempat ia mengunci pintu itu, Iyan sudah masuk kekamar mandi.


" Hei aku mau mandi. keluar lah!!" ucap Gina.


" Aku juga mau mandi." Kata Iyan.

__ADS_1


" Tapi jangan macam-macam!! mandilah di sini, aku akan berendam sebentar." ucap Gina. ia mengisi air di bathtub, dan mulai menceburkan tubuhnya.. ia memejamkan matanya , merasakan air hangat yang menyentuh tangan dan kulitnya...


Tak berapa lama Gina merasa ada yang memegang pundaknya dan memijatnya. Gina merasa nyaman dengan pijatan tangan Iyan dipundaknya.


" Nikmati saja ya.." Bisik Iyan ..


Dan berawal dari pijitan halus, mereka berdua mengulangi kembali aktifitas kemarin malam. erangan dan desahan terdengar menggema di kamar mandi itu.


 


Di kediaman Winston.


" Dady sudah dengar dari Rian, soal Iyan Pratama. Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?" Ucap Marco Winston


" Aku sudah punya rencana bagus Dady, aku punya sesuatu yang dapat menghancurkan nya sewaktu\-waktu.... tapi aku masih bingung harus memulai dari mana.!" Jawab Arsya Fedhrick Winston


" Kalian berdua ini, tidak bisa kah diam sehari saja?? Selalu saja ada yang dibahas kalau sedang berada di meja makan. Fokus lah pada makanan kalian berdua." Ucap Melia Fedhrick


" Ah momy, seperti tidak tau saja, membahas sesuatu itu enaknya sambil makan begini, jadi lebih santai dan rileks." Kata Arsya sambil menyiapkan sarapan yang ada didepannya kedalam mulutnya.


÷~÷


Dirumah Pratama


" Sayang kau tetap kuliah Malam?" tanya Lisa pada Gina.


" Iya sayang, sepertinya hari ini ada kerjaan untukku!!" Jawab Gina sambil meminum teh hijau.


" Apa kau serius dengan kerjaan mu itu Na? apa kau tidak lelah? Cobalah untuk hidup normal dan bahagia. Jangan membuatmu terjatuh lebih dalam kelubang yang tak berdasar. " Ceramah Lisa.


"Tidak bisa Sa, sebelumnya aku mencoba hidup Normal, tapi harapanku hancur begitu saja, Jadi aku hanya mengambil keuntungan dari ketidak beruntunganku.. Kau tak perlu khawatir padaku, justru aku yang khawatir padamu.. Jagalah dirimu baik baik. Jangan melakukan sesuatu yang akan membuatmu menyesal!!" Jelas Gina.


"baiklah, tapi jika kau butuh bantuan jangan sungkan kasih tahu ku ... Oya ngomong ngomong Si Roni nyariin kamu belakang ini. Padahal aku sudah bilang kalau kamu masuk kuliah malam. tapi dia tetap saja bertanya kepada ku." Ucap Lisa.


" Roni siapa?" Tanya Gina?" tanya Gina.

__ADS_1


" Itu yang namanya Roni Adi Sanjaya. katanya kamu kenal dia. terakhir dia lihat kamu, waktu kamu nyariin aku itu loh." terang Lisa...


" hu oohhh iya aku ingat.. si Rino itu !!" Jawab Gina cepat


" Roni, Bukan Rino" sanggah Lisa.


"Ya itu lah.. biarin aja, aku tau dia suka perhatikan aku, aku gak suka." ucap Gina..


" Loh bagus dong kalau ada yang tertarik sama kamu.. O iya, ngomong ngomong gimana hubungan kamu sama kak Iyan?" Tanya Lisa


" uhuk uhuk ,kamu kok nanya gitu?" jawab Gina yang tersedak mendengar pertanyaan Lisa.


" Bukanya kamu dekat sama kak Iyan?" tanya Lisa lagi tanpa menjawab pertanyaan Gina.


"entahlah, sepertinya kak Iyan masih belum bisa melupakan Cinta pertama nya." kata Gina dengan menerawang jauh


" Tidak, kau salah Gina ... kak Iyan sangat sayang padamu. Hanya saja dia masih ragu, karna orang yang sudah dia lupakan, ternyata hadir kembali." Kata Lisa.


" Ah sudah lah, tak perlu dibahas... Oya ngomong ngomong aku akan segera pindah, aku sudah membeli sebuah apartemen dengan uang tabunganku." Ucap Gina yang sedang menghabiskan teh nya.


" Apa? tidak tidak, aku tidak mau kau pindah. Terus aku harus gimana? Masak iya aku kembali kerumah mamah." ucap Lisa tak rela.


" Iya kau harus kembali kerumah Tante, kasihan mereka, kau selalu saja membantuku, dan kini aku sangat ingin mandiri. Kita sudah dewasa Lisa, kita harus mengambil keputusan disetiap langkah kita.." Ucap Gina sambil memegang pundak Lisa...


" Bagaimana dengan kak Iyan? apa kau tak akan memberi tahunya bahwa kau akan pindah?" Tanya Lisa...


" Sepertinya tidak usah dulu, aku sedang tidak ingin bertemu dengannya. Dan ku mohon, kamu GK usah tanya kenapa? aku capek menjawab pertanyaan mu.. nanti kau akan tau dari kak Iyan sendiri." Jelas Gina dengan menyilangkan kedua tangan di dada.


" Ihh Gina sayang, aku kan kepo.. Kamu kok gitu sih sama aku. Tapi aku boleh tau kan dimana alamat apartemen mu?" tanya Lisa berharap..


" Em Seperti nya aku akan meminta bantuanmu untuk pindah dari sini!" Ucap Gina dengan kedua mata menatap Lisa yang sibuk dengan ponselnya


Lisa yang tadi sibuk dengan ponselnya, kini bersorak gembira mendengar jawaban Gina. Lisa melompat lompat kan tubuhnya dan langsung memeluk Gina..


"makasih sayang, ku pikir kau tak akan biarkan aku tau alamat mu😭😂." Ucap Lisa dengan suara yang dibuat buat seperti menangis.

__ADS_1


"Hah, mana mungkin. Kamu itu satu satunya orang yang aku punya didunia ini. Jadi apapun masalahku, cepat atau lambat kau akan tau ." Kata Gina sambil membalas pelukan Lisa...


__ADS_2