Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
eps8


__ADS_3

Sementara itu, Gina sedang menangis duduk dilantai dengan memeluk kedua lututnya.


Entah apa yang sedang difikirkannya. Padahal Iyan tidak bermaksud melecehkannya atau pun mengingatkan nya dengan masa lalu kelamnya.


tok...tok..tok


terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar, dan nampak sekali Gina tidak bergeming mendengar dan tidak berniat membuka pintu yang telah ia kunci.


gerttt, ceklek.


Suara kunci yang terputar dan pintu yang dibuka. Terlihat disitu ada Lisa yang langsung berjalan kearah Gina dan ikut duduk bersama Gina dilantai yang dingin, tanpa menutup pintu.


Lisa yang melihat Gina terheran padanya, bisa menebak apa yang ada dipikiran Gina.


"Oh, aku ambil kunci cadangan dari mbok Iyem," Kata Lisa santai dengan menggoyang goyangkan kunci yang ada ditangannya.


"Memangnya aku bertanya?" ketus Gina.


"Sudah lah Gina, sebaiknya kita tidur. Besok banyak sekali yang harus kita lakukan. Tidak usah fikirkan si Iyan Pratama yang breng**k itu." Ajak Lisa pada Gina dengan seulas senyum yang terlihat dibibirnya.


Lisa tahu betul, kalau Gina sendang dalam keadaan sedih begini, menghiburnya akan percuma, malah akan berakhir pertengkaran diantara mereka. Dengan mengalihkan pembicaraan biasanya Gina akan dengan sendirinya menjadi tenang. Asal Lisa tidak mengungkit ungkit masalah Gina.


" Em temani aku ya. Kau tidur lah dulu aku akan ke kamar mandi." ucap Gina serak.


Ia berlalu kearah pintu kamar yang masih terbuka dan menutupnya. Setelah itu baru Gina masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Lisa pun segera memposisikan dirinya diatas ranjang yang tidak begitu besar, kuatlah untuk dua orang. tapi tetap nyaman dan tak kalah nyamannya dengan ranjang Lisa yang King Size. Dan tak berselang lama, Gina pun menyusul Lisa menaiki ranjang, dan mereka sama sama langsung terlelap .


Matahari mulai menunjukkan sinarnya, Suara siulan burung yang terdengar samar samar membuat mata sipit dan mungil itu mulai membuka matanya perlahan. Jam di dinding menunjukan sudah pukul 6.50. Yang artinya Gina terlambat bangun, dan langsung Gina menoleh ke samping nya. Lisa sudah tidak ada ditempat. Sontak saja Gina langsung loncat dan berlari ke kamar mandi.


Dibawah, Lisa dan Iyan sudah rapi, dan duduk di meja makan, Sambil menunggu kedatangan Gina ,Iyan sibuk dengan koran dan tehnya, sedangkan Lisa sibuk dengan ponselnya. Tak berselang lama , terdengar suara sepatu menuruni tangga dengan sangat cepat. Ya Gina sedang berlari menuruni tangga. Iyan langsung menoleh kearah tangga dan didapatinya Gina yang Cantik, dengan celana jeans hitam dan Kaos oblong putih, dan bersepatu putih pula dengan rambut yang dibiarkan terurai, satu pita Ping bertengger di rambutnya yang tebal dan lurus. Polesan bedak tipis dan lipstik orange, yang membuat kesannya cantik natural membuat siapa pun yang melihatnya akan kagum akan kemanisan Gina. ya termasuk Iyan, saat ini ia tengah kagum dengan Gina. padahal sudah sejak lama ia cinta dengan Gina namun lagi lagi dia terus terkagum dan terus saja jatuh cinta.


tanpa di sadari Iyan, tiba-tiba saja Gina sudah dimeja makan, dan membuat Iyan kembali memperhatikan korannya.


" Kamu kok GK banguni aku sih? jahat banget.!" tanya Gina pada Lisa dengan mata melotot, haha mata Gina kan sipit, jadi kalau melotot kayaknya jadi sedikit sipit.. haha. lanjut.


" Kamu itu aja yang tidurnya kaya kebo, dibangunin berkali kali GK juga bangun, ya aku tinggal deh. Lagian selow aja sayang, kita masuk jam 8 kok." kata Lisa yang tidak mengalihkan pandangannya dari ponselnya.


Selama sarapan, tak ada satupun yang bicara, hanya suara sendok dan garpu saja yang terdengar beradu di piring masing-masing. Hingga sarapan akan usai pun Iyan diam tak bicara sedikit pun, begitu juga dengan Gina.


semenjak kejadian diruang olahraga, Iyan dan Gina tak pernah lagi bertegur sapa. Hingga berbulan-bulan lamanya. Mereka hanya bertemu saat sarapan dan makan malam.


Pagi itu Gina berjalan menyusuri lorong kampus sendiri. Lisa sedang ada di parkiran berbincang dengan teman lelakinya yang baru ia kenal beberapa waktu lalu.


didepan Gina melihat ada seorang pria yang tengah tersenyum padanya, seperti memang sengaja sedang menunggu kedatangan Gina


" Hai, boleh kenalan? " tanya pria itu.


Gina tau dia sebetulnya ada dikelas yang sama dengan Gina. Tapi keadaan Gina yang cuek ,membuat pria itu penasaran akan siapa sebenarnya cewek yang duduk tak jauh didepan meja nya.


" Aku Roni Adi Sanjaya, biasa dipanggil Roni!" ucap Roni kembali dengan senyum dibibirnya yang mungil, sambil menjulurkan tangan kearah Gina.

__ADS_1


" Aku Gina.! ya udah aku ke kelas dulu ya" ucap Gina cuek dan berlalu dari hadapan Roni.


" Ckk kau memang lain dari yang lain Gina!!" Gumam Roni dalam hati, terlihat kedua bibirnya tertarik keatas, lalu membuntuti Gina. ya karna Ruangan yang dituju Roni sama dengan Gina.


jam pelajaran pun berlalu dengan begitu cepat. Dan Gina tidak juga melihat Lisa dari setelah dia tinggalkan di parkiran tadi pagi. "


"Ada apa dengan Lisa. apa ada sesuatu yang terjadi padanya? sebenarnya kemana dia.? Tidak biasanya dia begini.!!"gumam Gina dalam hati.


Berkali kali Gina menghubungi nomor telepon Lisa , namun tak ada jawaban. Sampai Wa dari Gina pun tidak kunjung dibuka.


Sebenarnya kemana Lisa??


sementara itu, Roni yang melihat Gina sedang kebingungan. Mendekati Gina dan memegang pundaknya.


"Kau tidak apa Gina?? apa kau mencari sesuatu?" Tanya Roni pada Gina.


Roni itu Anak dari pengusaha ternama di kotanya. Tapi dengan tatanan gayanya yang bisa dibilang sederhana, membuat Roni menjadi pria yang terlihat sangat manis. Karna Roni memang terkenal ramah dan baik hati, tidak seperti orang kaya pada umumnya.


Gina yang merasa pundaknya disentuh seseorang, pun menoleh .


" Eh Rino, kamu! Aku sedang cari Lisa, apa kau lihat? Lisa adalah gadis yang selalu bersama ku, kemana pun aku pergi." tanya Gina pada Roni.


" hefff Roni Lo Gin, bukan Rino." kata Roni dengan sedikit kesal. Bagaimana tidak, baru tadi pagi ia memperkenalkan diri pada Gina. tapi Gina sudah lupa pada namanya.


____---------______

__ADS_1


__ADS_2