Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
bab6


__ADS_3

"sadar , Gina sudah sadar ka" ucap Lisa ditelepon.


"benarkah? bagaimana keadaannya?" tanya Iyan terkejut.


"kakak datang lah kemari, aku akan jelaskan." jawab Lisa lirih.


Lima menit setelah percakapan telepon Iyan sudah berdiri didepan Lisa.


"loh, cepat sekali?"tanya Lisa heran


"cepat jelaskan!!" ucap Iyan tanpa menghiraukan Lisa, dengan pandangan kearah ruangan Gina melalui kaca pintu.


Lisa menjelaskan,apa yg dijelaskan dokter, dan di anggukan Iyan, tanda ia mengerti.


sebulan sudah berlalu, Gina kembali kerumah Lisa tanpa tahu bahwa Iyan yang menolong nya. namun banyak perubahan dari Gina. lebih banyak diam, cuek dengan keadaan, lebih banyak berlatih diruang latih tanpa memikirkan keadaannya.


" Sayang ayo kita ke mall, bosan nih di rumah Mulu!"ucap Lisa manja.


"emmm,, enggak lah kamu aja aku lagi mau latihan nembak!!" ujar Gina berlalu meninggalkan Lisa sendiri.


" ayolah Gina , kamu sebenarnya kenapa sih?? aku kan cuman nyoba ngehibur kamu! kenapa mesti kamu marah dan nyuekin aku gini?" Teriak Lisa.

__ADS_1


Gina tak menjawab dan tetap meneruskan langkahnya ke ruang tembak.


tak ada yang tahu, seperti apa perasaan Gina saat ini. apa yang telah dilaluinya ternyata membuatnya amat sangat menderita. seandainya kejadian yang dialami Gina terjadi pada kita, aku pun merasa kan hal yang sama. tak lagi memiliki gairah untuk hidup, tak lagi punya selera humor, pokoknya tamat lah ya.


..


hingga berbulan bulan berlalu pun Gina belum juga mau tersenyum dan berbahagia. Wajar saja setelah disiksa dan kehormatan nya yang Diambil paksa oleh Preman preman Suruhan kakaknya itu, siapapun yang berada diposisi itu pasti akan sangat tersiksa.


" ya Tuhan, aku terlalu lelah dengan hidupku ini. Mengapa waktu itu kau selamatkan diriku?? mengapa tak kau biarkan aku kembali kepangkuan mu? Dan siapa yang menolongku saat itu??" ucap Lisa dalam hati.


" Mulai saat ini aku akan tinggal disini" tegas Iyan pada Gina dan Lisa.


"loh kenapa tiba tiba sekali?* tanya Lisa.


" bukan begitu, yah terserah kau saja.! Gina perkenalkan ini kakak sepupu ku, Iyan Pratama. selama ini dia tinggal di apartemen nya, tapi entah kenapa tiba-tiba saja dia ingin kembali. dan ruangan olahraga yang biasa kita pakai itu di buat oleh Iyan Pratama. Jangan merasa sungkan yah, ini kan juga sudah jadi rumah kamu!" jelas Lisa diiringi senyum sinisnya pada Iyan Pratama..


Gina hanya mengangguk,dan berlalu dari ruang tamu ke arah kamarnya.


"Dia belum juga berubah ?" tanya Iyan pada Lisa.


" belum ka, selalu begitu. acuh dan dingin pada siapapun, aku rindu Gina yang selalu ceria, aku rindu dengan Gina yang polos" ucap Lisa lirih dengan genangan air mata.

__ADS_1


"daftarkan Ia kuliah bersamamu, jangan sesekali tinggalkan dia, aku akan berusaha mengembalikan keceriaan nya." Ucap Iyan pada Lisa, yang di jawab anggukan.


setelah berdebat panjang dengan Gina yang selalu menolak untuk kuliah. akhirnya Gina mengiyakan perkataan Lisa. Lisa harus kuliah bersama dengan Gina, bahkan dengan jurusan yang sama. dengan dalih bahwa Lisa juga ingin mengambil jurusan komunikasi, agar ia bisa mencapai cita-citanya. padahal Yang sebenarnya adalah, Lisa tak ingin meninggalkan Gina agar , Gina tak merasa sendri dan tak dalam bahaya. seminggu mendatang Gina dan Lisa sudah mulai kuliah. dalam seminggu Gina dan Lisa pun mempersiapkan semua yang dibutuhkan untuk pendidikan mereka.


"Yes, besok sudah kuliah. akan banyak cowok ganteng disana" ucap Lisa yang menerka nerka.


Gina heran melihat Lisa yang menyinggung Malasah cowok, padahal selama ini yang Gina tau adalah temannya yg satu ini anti dengan cowok .. tapi ini???


"Sejak kapan kau tertarik dengan cowok?" tanya Gina dengan masih menguap kan makanan kemulutnya.


"Sejak tadi🤭." ucap Lisa ringan.


"apa kalian tidak bisa diam? habiskan makan jangan banyak bicara" bentak Iyan yang dari tadi merasa pusing mendengar ucapan Lisa dan Gina. padahal kan cuman berapa kata yang keluar, kok bisa pusing ya??


alasan si Bambang aja ni kayaknya.


" Setelah selesai temui aku di kamarku Gina. aku tak menoleransi penolakan" Ucap Iyan tegas dengan pandangan menatap dalam Gina.


___----____


kira kira Gina mau disuruh apa ya sama si Bambang alias Iyan Pratama???

__ADS_1


kepoin yukkk.


jangan lupa kasih juga like komen nya ya


__ADS_2