
Setahun sudah Gina tinggal bersama Lisa dikediaman Pratama. Namun Gina tak melihat ada siapapun dikediaman itu selain dirinya dan juga Lisa. Sesekali Gina hendak bertanya pada Lisa soal Pamannya yang kata Lisa menempati rumah Pratama, Namun tak pernah dilihatnya orang tersebut. Lagi lagi hanya ada Lisa dan Gina. Keseharian mereka setiap Hari yaitu sekolah, lalu ketika tiba dirumah , berlatih. Dalam waktu satu tahun Gina mampu menguasai berbagai macam teknik bertarung, ups bukan bertarung deh, tapi mempertahankan diri.Karna selama ini Gina hanya berlatih bersama Lisa,.
"Aku lelah!! Boleh kita sehari saja tidak Latihan Sa.?? Aku Bete!!" ucap Gina ketus.
"Ok, karna kamu selama ini menurut dengan ku, jadi sesekali ku liburkan latihanmu! Kau senang Sayang???" Jawab Lisa dengan senyum simpulnya.
" Logatmu kayak guru aja loh Sa!" ucap Gina
"Bukankah selama ini memang aku guru yg mengajarkan mu ilmu bela diri dan pertahan yg sudah kau kuasai Gina Syarif???" jawab Lisa dengan membelalakkan matanya.
"Bla BLA BLA... iya iya sudah ayo, kita ke mall. Kau ini cerewet sekali, Rumah mu saja yg megah,tapi setahun aku tinggal disini kamu belum pernah membawaku menghambur uangmu. yang benar saja Nyonya Muda Pratama." ejek Gina
"aku malas berdebat denganmu sayang, sudah ayok Kita mandi dan Cus mall" ucap Lisa meninggalkan Gina.
dan setengah hari mereka berdua menghabiskan waktu untuk keliling mall, berbelanja ini dan itu.
setelah keluar mall, dan menuju parkiran , mereka dikagetkan dengan adanya sekelompok lelaki yang berbadan besar dan seram.
"Mau kemana Manisku??" tanya seorang Pria
"Mau apa kalian?" Teriak Gina
"Tenang Sayang, kami tak akan menyakiti mu, mari kita bersenang-senang" Ucap satu pria Lagi dengan langsung menarik tangan Gina.
bruak....
pria itu jatuh ke belakang, menerima tendangan yg mendarat di dadanya.
"Berani kau sentuh tangan Gina, kupenggal kepala kalian!!!!" ucap Lisa dengan kepalan tangannya yg siap beraksi kembali setelah melepaskan tendangan.
__ADS_1
"Lisa kau tak apa?" tanya Gina yg ketakutan
" its ok sayang, are you ok?" Tanya balik Lisa yg masih mengarahkan pandangan ke pada 4 Pria tak dikenal itu.
"cuiihhhh,,, wah gadis manis ini mampu menjatuhkan ku dengan tendangan nya, seksi sekali. aku suka!!" Pria itu meludah dan bangkit berdiri sambil menampakkan senyum yg mengerikan.
"tunggu apa lagi?? tangkap mereka dan bawa ke markas" Ucap pria itu, yang langsung membuat suasana menjadi mencekam.
tak butuh waktu lama, terjadilah perkelahian diantara mereka, 4 Pria berbadan kekar melawan 2 gadis cantik yg tak kalah hebatnya.
saling adu tendangan dan baku hantam pun terjadi begitu saja, Lisa yg sudah terbiasa dengan perkelahian begini dengan tenang menghantamkan kaki dan tinjunya pada sang lawan, sedangkan Gina yg belum pernah bertarung langsung sedikit kewalahan dengan lawannya. dan pada akhirnya Gina pun berhasil ditangkap dan dibawa kedalam mobil oleh seorang Pria yg tadi melawannya. Tanpa disadari Lisa telah kehilangan Gina ,sesaat setelah usai pertarungan.
" aaaaaarrgg sial... Kurang ajar" ucap Lisa yang kesal dengan menghantamkan Kakinya ke tanah , setelah tau Gina sudah di bawa pergi.
"Kemana pria itu membawa sahabatku hah??? katakan kemana?!!!!!" Teriak Lisa mengintrogasi lawannya dengan kaki yg menginjak leher pria tersebut.
Pria itu tidak menjawab, hanya rintihan sakit yg terdengar.
" Iyan Pratama, kau harus Lacak keberadaan Gina , sekarang!!! beberapa orang membawanya pergi" Ucap Lisa kesal, dan memukulkan tangannya dikemudi mobil.
"Tidak akan!! kau berteriak kepadaku dan memerintahku, hah aku Iyan Pratama tak akan mau mendengarkan perintah mu.. memangnya siapa dirimu, berani memanggil ku dengan namaku." teriak Iyan ,sambil menggertak kan giginya.
"Ayolah ka Jangan berdebad denganku, kau ingin Gina terluka?? aku kesal karna pertahanan ku tak bisa kuandalkan hingga Gina dibawa pergi. kau sudah tak sayang Gina ka??"Tutur Lisa dengan airmata yang menggantung dipipinya, sambil menyetir ia bingung harus mencari Gina kemana
___--+++_____
"oohooowww lihat siapa ini yang datang??Ternyata Adik kecil ku yg manis???" ucap seorang pria, yg ternyata adalah Ali.
Gina yang saat itu kehilangan kesadaran nya, lalu mulai mengarahkan pandangannya ke arah suara, dengan tangan terikat dibelakang ,dan duduk di kursi.
__ADS_1
Gina tersenyum sinis. " Masih hidup ternyata kau. mau apa lagi Kamu ?? belum Puas kau menyakiti aku, kenapa kau seperti ini??" tanya Gina dengan suara datarnya.
Ali tak menjawab dan ia berdecak " CK, kenapa wajahnya bisa lebam begini, dan ini kenapa bisa begini?" tanya Ali pada anak buahnya. Ali menggosok darah yang ada di ujung bibir Gina
"Bukankah sudah kubilang, jangan sakiti dia??? Karna aku yg akan menyakiti nya!!? tapi kalian telah merusak mainanku, dan aku tidak bisa memainkan nya lagi.. aku akan menginjaknya lalu melenyapkan nya" bentak Ali terhadap anak buahnya.
" Maafkan kami Bos, Dia melawan dan terpaksa aku memukulnya" Ucap pria yg tadi membawa Gina Ke hadapan Ali..
Ali menyeret kursi dan membawanya ke depan Gina. lalu duduk dengan melipat kakinya. " Apa kau tau sayang?? aku merindukanmu. setahun aku mencari mu Gina ,aku tak punya sesuatu yang bisa kusakiti selain dirimu. mengapa kau bersembunyi dari ku? bukankah aku kakak kandungmu? ahhhh apa kau takut padaku?? tidak ucah takut Gina , sebentar lagi aku aakan mempertemukan kau dengan orang tua ku dineraka.. hahahaha..." Ucap Ali pada Gina yg disusul dengan tawa jahatnya..
Gina meludahi muka Ali . "cuihhh kau gila? tidak waras!!" ucap Gina dengan matanya yg melotot.
plackkkkkk...
sebuah tamparan keras mendarat di pipi Gina . dan membuat ujung bibir Gina yang lain berdarah.
" Dasar M***h**.. berani sekali kau ?" teriak Ali
Gina meringis kesakitan, ditatapnya Ali dengan tajam, "dasar pengecut. kau pengecut.. pengecut" ucap Gina dengan airmata yang sudah mengalir.
"Terserah akan kau apakan gadis itu, setelah itu tenggelam kan dia dilaut. aku ingin dia lenyap dari muka ku" Ucap Ali yg berjalan meninggalkan ruangan.
setelah terdengar suara mobil menjauh, 3 pria yang ada didalam menjaga Gina pun mendekatinya.
"Kau dengar Manis? dia bilang terserah kami akan berbuat apa padamu!! sungguh miris hidupmu, kakak kandung mu, keluargamu satu satunya, tapi ia begini terhadapmu." decak pria dengan tato di pipi kirinya, disusul tatapan mesumnya.
Gina yang menyadari keadaan yang akan memburuk pun, berusaha melepaskan diri. ya Gina berhasil melepaskan diri dari tali yang mengikat tubuhnya. tapi ia tak berhasil lari dari ke 3 preman itu, alhasil yang tak diinginkan pun terjadi. Gina diperkosa oleh ke 3 preman anak buah kakaknya , bergantian.
setelah itu mereka melempar tubuh Gina yang sudah tak berdaya itu ke pinggir laut, dipelabuhan kontener.
__ADS_1
---+_____----