Adakah Cinta? Adakah Bahagia?

Adakah Cinta? Adakah Bahagia?
eps25


__ADS_3

Nyatanya, ketika kita memberikan hati dalam setiap persahabatan, maka buah dari hati itu adalah kepercayaan...


Tak dapat disentuh dan tak dapat digapai, namun sangat mudah dihancurkan...


"Kepercayaan"


¶~~¶


Berbulan-bulan berlalu, Lisa dan Gina lulus dengan nilai tebaik. Kini Lisa bekerja di Pratama Group sebagai personalia dibagian Keuangan. Lisa tetap merahasiakan jati dirinya sebagai putri Pratama, karna dia tidak mau orang lain menganggap nya beda. Sedangkan Gina makin jaya saja TSR kecintaannya, Lady rose kini sudah dapat sertifikat Legal sebagai Perusahaan Keamanan. Percaya atau tidak tingkat keamanan TSR setara dengan prajurit terbaik Tentara. Polisi? jauh dibawah mereka. Tapi tetap saja Gina menghargai pekerja keamanan Negara itu.


Bagaimana dengan Iyan? apakah Iyan sudah tau tentang Gina yang menjadi Direktur Winston Group? Belum, Gina belum berterus terang tentang itu, biarlah Iyan Pratama tahu dengan sendirinya.


Bagaimana hubungan nya dengan Gina apakah baik baik saja? adakah Niat untuk melanjutkan hubungannya kearah yang lebih serius? Bagi Iyan keseriusan adalah yang paling utama dalam segala hal, begitupun Gina . Hanya saja mereka masih sama sama mencari sesuatu dan entah apa itu.


bebera hari lagi akan diadakan Acara pembukaan kantor resmi bagi The Secret of Rose. Setiap Pekerja TSR diwajibkan memiliki tato mawar merah dipergelangan tangannya. tak terkecuali Gina.


dan ketika hari itu tiba, acara itu sangat meriah, mewah dan banyak dihadiri perusahaan perusahaan besar, Bahkan Wakil Presiden pun turut hadir dalam pembukaan gedung itu.


Bayangkan saja sendiri, Gina yang semula hanya gadis kecil yang selalu teraniaya, kini tumbuh menjadi gadis hebat dengan segala sesuatu yang berada digenggaman nya . Bagaimana bisa? tentu saja Bisa. Author gitu loh😁😆😄😘..


Semua orang nampak hadir dengan berbagai macam kemewahan dan ke glamoran. Terlihat Iyan Pratama tiba bersama Max, dan tak ketinggalan Lisa Pratama juga turut hadir, Gaun malam panjang berwarna Biru Dongker dengan belahan dikaki kirinya membentang hingga batas paha, memamerkan tubuh seksi dan pahanya yang putih mulus.. Luar biasa ini dia yang namanya Lisa.


Terlihat juga Arsya Fedhrick Winston bersama Marco Winston tiba bersama beberapa wanita cantik langsung menempati tempat duduk .


"Mohon perhatian, kita akan segera memulai acara. Terimakasih untuk para tamu undangan yang telah berkenan hadir diacara yang kami selenggarakan dengan sangat sederhana ini.." ucap Tio sebagai Pembawa Cara.


"hadirin yang terhormat, kita sambut Lady.... Rose...." teriak Tio sambil menunjuk pintu dilantai dua yang tak jauh dari tangga. Serentak semua mata menuju kearah tangan Tio.


Dan keluarlah Gina dari dalam kamar itu, Sorot lampu mengikuti setiap langkahnya, selangkah demi selangkah ia menuruni tangga, tidak ada mata yang tidak mengarah padanya. Gaun Ungu Gelap lebih kehitaman, menempel indah ditubuhnya, dengan satu tali dileher, belahan gaun dari pinggang kedepan menutupi dadanya . Tapi memamerka punggung indahnya yang terpampang jelas Tato mawar merah sangat indah menempel di kulit putihnya. Rambut yang disanggul satu dibelakang dengan Hiasan berlian merah muda. Perfeck. tidak ada yang mengalahkan kecantikannya..


Ketika tinggal 2 anak tangga lari, sebuah uluran tangan mengarah kepadanya, yah, Iyan Pratama sedang mengulurkan Tangannya untuk membantu Gina turun dan naik keatas podium.


Senyum manis terpampang jelas diwajah keduanya.


"So beautiful, i love you sayang" Bisik Iyan. tangan kiri Iyan berada di pinggang Gina.


"Thank you my prince, Kamu juga sangat tampan sayangku" Bisik Gina juga dengan tetap tersenyum kearah tamu undangan.


ketika sampai diatas Podium Iyan melepaskan tangannya dan membiarkan Gina berpidato sebentar .

__ADS_1


"Selamat malam . Salam Hormat saya bagi semua tamu undangan. Yang terhormat Bapak wakil Presiden Bapak Angga, Terimakasih telah Sudi hadir, Yang terhormat ............DSB." Hingga selesai..


"Nona Gina terimakasih atas undangannya, saja merasa amat terhormat karna Nona berkenan mengundang saya. Dapat salam dari bapak Presiden karna tidak dapat hadir, beliau sedang ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan." Ucap Pak Angga, Wakil Presiden.


"Nona terlihat sangat cantik dan berwibawa, saha harap Perusahaan ini dapat menjadi panutan bagi perusahaan lain." Lanjutnya lagi.


"Terimakasih banyak pak Angga, saya amat tersanjung, salam untuk bapak Presiden saya sangat memaklumi kesibukan beliau. Dan saya akan bekerja dengan baik dan bersungguh-sungguh." Jawab Gina penuh dengan sopan dan bijaksana.


"Baiklah dilanjut saja ya pak, saya akan menyapa tamu yang lain."


"Silahkan Nona.."


Terlihat dari arah pojok ruangan, Lisa sedang digoda oleh Pria hidung belang, Lisa yang melihat Gina berjalan kearahnya pun langsung meneriakkan namanya..


"Madam Lady Rose...." Seketika pria itu menjauhi Lisa dan membungkung hormat kearah Gina.


"Hallo mister Anton, kau belum juga berubah, masih saja memperlakukan Wanita seenaknya." Gina mendekatkan wajahnya kearah Mister Anton.


"Kalau ku dapati kau menganggu nona Lisa lagi, akan kupotong kejantananku itu dan ku jadikan santapan Buaya buaya ku dibelakang gedung ini." Ancam Gina dengan berbisik, ketika Gina menjauhi Mister Anton Gina kembali tersenyum bagai tidak terjadi apa-apa. Sedangkan orang yang dapat Ancaman itu ketar ketir dibuatnya.


"Hallo my Lady.." Lisa menundukkan badannya dan memberi hormat.


"You so beautiful my sister." Ucap Lisa lagi.


"Hai Ladies, Asik sekali.. Minum?" memberikan Wine ke Gina dan Lisa. Keduanya pun tak segan mengambil gelas yang memang sengaja dibawakan untuk mereka.


" Terima kasih Tuan Arsya." Ucap Gina dan Lisa.


"Dengan senang Hati. tolong perkenalkan aku dengan wanita cantik disamping mu Nona Gina." Ucap Arsya.


"Tuan Arsya lebih berpengalaman dalam hal kenal mengenal, maka saya akan memberikan ruang untuk anda dan saudara saya. Saya undur diri ingin menyapa yang lainnya tuan." Pamit Gina dengan tetap tersenyum dan melenggangkan tubuh indahnya.


"Memang Gina, kau tak henti-hentinya membuatku kesal dengan ucapanmu, Tapi aku tak bisa kesal karna aku mencintaimu!" Gumam Arsya dalam hati.


Akhirnya Lisa dan Arsya pun berkenalan, mereka terlihat sangat akrap meski baru saja kenal.


"Salsa kau ambil alih keadaan disini, aku sedikit lelah, aku akan kembali keruangan ku." Ucap Lisa.


"Apakah Nona butuh sesuatu? atau butuh Obat? Saya akan bawakan!" Salsa nampak Khawatir.

__ADS_1


"Tidak Sa, aku hanya ingin berbaring sebentar." Elak Gina


"Baiklah saya akan antar Nona kedalam." Salsa menuntun Gina ke ruangannya.


Iyan yang dari tadi memperhatikan kekasihnya yang sibuk itu pun mengikuti mereka keruangan Gina..


"Apa yang terjadi Salsa?"


"Nona Gina hanya lelah Tuan, silahkan masuk dan menemani Nona." Salsa langsung pergi, karna tidak enak meninggalkan Tamu terlalu lama.


ceklekk......


"Sayang kau tak apa? " Iyan sangat Khawatir.


"aku baik, hanya sedikit lelah. Sebentar lagi aku akan memberikan sambutan lagi. hah aku perlu istirahat dulu." Gina masih menutup kedua matanya dan memeluk tubuh Iyan yang berbaring disampingnya.


"Sambutan?"


"Iya sebagai Direktur Winston Group." ucap Gina


*Winston Group?" Iyan terkejut.


"Ya sebentar Lagi itu akan berubah menjadi TSR Group. Beraninya Arsya bermain denganku." Gina masih terpejam tapi bunyi giginya mengatup terdengar menahan emosi.


"Apa maksudmu sayang?" Iyan masih belum mengerti.


Akhirnya Gina menceritakan semuanya pada Iyan, dari awal pertemuan mereka berdua digedung tua, hingga bagaimana ia bisa menjadi Pemegang saham terbesar dan akhirnya menjadi Direktur utama.


Iyan terlihat sangat marah dan emosi, Nafasnya naik turun tak menentu mendengar itu, kedua tangannya mengepal dan dadanya berasa bergemuruh penuh emosi.


Gina yang menyadari itu membuka matanya dan melepaskan pelukannya.


"Berjanjilah biarkan aku bermain dengan caraku,Jangan ikut bermain sebelum aku memintanya. janji ya?" Ucap Gina..


"Tapi berani sekali dia menantang ku," Ucap Iyan emosi.


" Tenanglah, Aku akan merobohkan benteng itu, menghancurkan nya dan mengganti nya untuk mu. Kau percaya padaku?." ucap Gina..


¶~~~¶

__ADS_1


Bersambung.


to be continue


__ADS_2