AIR MATA CLARA

AIR MATA CLARA
" Sesal "


__ADS_3

Dengan terpaksa aku harus pergi kerumah Rio dan istrinya untuk mengantar surat undangan pernikahanku.


Walaupun ditemani Andrey tetap saja kakiku berat untuk melangkah menuju rumahnya.


Pintu rumahnya aku ketuk pelan dan berharap tidak ada mereka didalamnya.


Aku tersenyum kearah Andrey dan mengajaknya untuk pulang, karena beberapa kali diketuk Pintu Rumahnya tidak ada jawaban.


Mungkin karena mengetuk pintunya terlalu pelan (sengaja).


"sekali lagi" pinta Andrey agar mengetuk pintu rumah Rio kembali.


Dan kali ini aku benar-benar mengetuk pintu dengan sedikit keras (kesal) dan berharap yang didalam rumah cepat keluar dan membuka pintunya dan aku cepat pulang meninggalkan Rumah ini.


Andrey merangkul pundakku, yang sepertinya dia mengetahui kalau calon istrinya ini sedang kesal.


Pintu Terbuka


"Clara?"wajah kaget dan tanda tanya Shinta setelah tahu mantan istri dari suaminya datang kerumahnya.


Karena selama ini yang selalu datang kerumah mereka adalah Niko.


"maaf aku menggangu kalian, aku datang kesini hanya mau memberi ini" ucapku dengan menyodorkan sebuah undangan pernikahan kami.


"siapa sayang?" tanya Rio kepada istrinya dan keluar menghampiri istrinya


"ini sayang" Shinta menyodorkan undangan kepada suaminya


"Apa ini?" tanya Rio yang tidak menyadari kalau mantan istrinya ada didepannya


"mereka mengundang kita dipernikahannya " jawab Shinta

__ADS_1


" Iya ...jangan tidak datang ya, tapi tidak datang juga tidak apa-apa" ucapku jutex


"Clara... jadi kamu benar akan menikah?" tanya Rio tidak percaya


"iya " jawabku dengan merangkul tangannya calon suamiku Andrey


" Andrey,,, jadi loe calon suaminya" Rio juga kaget karena calon suami mantan istrinya ternyata temannya.


" iya, karena awalnya gua tidak tahu kalau ternyata perempuan yang gua cintai ini ternyata mantan istri loe" ucap Andrey


Rio tersenyum sinis menatap kami berdua yang akan menikah.


" kami pulang dulu, jangan tidak datang ya" pamit Andrey mengenggam tanganku lalu kami masuk kedalam mobil dan berlaju pergi.


Aku tidak tahu maksud Andrey apa, tetapi sepertinya Andrey sangatlah berharap Rio dan istrinya datang dipernikahan kami.


***


Yang sepertinya dia tidak bisa terima kalau mantan istrinya menikah lagi.


"sayang kamu kenapa sih?"tanya Shinta memeluknya


Rio melepaskan pelukannya dan pergi meninggalkannya


"sayang kamu mau kemana?" tanya Shinta kembali dengan hati kesal tetapi berusaha untuk tidak memperlihatkan kekesalannya dan mengikuti langkah suaminya menuju ruang depan


"aku keluar dulu sebentar kamu tunggu aja dirumah" jawab Rio dan keluar meninggalkan rumah


"Ini semua gara-gara Clara mas Rio jadi cuek sama aku"


Shinta menggerutu dalam hatinya karena tidak terima dengan suaminya yang cuek padanya setelah menerima surat undangan pernikahan dari mantan istrinya.

__ADS_1


Tok tok tok....


" Ibu buka pintunya?" Rio mengetuk pintu rumah yang dulu ditempati bersama mantan istrinya


Pintu terbuka


" Rio, ada apa? " tanya Ibunya Bingung melihat anaknya datang tiba-tiba dan dengan wajah kesal dan langsung masuk kedalam rumah tanpa menjawab pertanyaan ibunya.


Ibunya hanya menggeleng-gelengkan kepala dan menutup pintu kembali.


" Kamu kenapa, ribut dengan istri kamu? " tanya Ibunya


Rio tetap diam tidak menjawab pertanyaan Ibunya dan mengambil surat undangan pernikahan Clara dan Andrey yang tergeletak dimeja dan melemparkannya.


Ibunya dengan sabar mengambil surat undangan untuknya yang dilemparkan anaknya dan menaruh kembali diatas meja.


" Kenapa, kamu tidak terima kalau Clara menikah kembali ? salah sendiri istri baik kok, disia-siain, akhirnya menyesalkan? "


" Kenapa harus dengan Andrey Bu, kenapa tidak dengan orang lain saja yang tidak aku kenal dan kenapa harus dengan Andrey" ...


"Andrey laki-laki yang baik dan pantas buat Clara dia juga laki-laki yang bertanggung jawab " jawab Ibunya


"terus Ibu akan datang dipernikahanya?" tanya Rio sedikit sinis


"ya Ibu pasti datang bersama Bapakmu, dan besok Bapak akan datang , kamu jemput ya" pinta Ibunya


" iya " jawab Rio melangkah pergi


Ibunya hanya tersenyum melihat tingkah anak laki-lakinya yang tidak terima mantan istrinya menikah kembali.


"menyesal setelah dimiliki orang" gerutu seorang ibu terhadap anaknya

__ADS_1


__ADS_2