Air Mata Dalam Pernikahan

Air Mata Dalam Pernikahan
pergi jauh dari aksa


__ADS_3

kini zahra berada di kereta,,


zahra terus menatap keluar jendela,, zahra meneteskan air kalau mengingat semua penderitaan selama menjadi istri aksa


" selamat tinggal kota jakarta,, selamat tinggal penderitaan,,,semoga aku akan menemukan kebahagiaan di tempat baru,, " ucap zahra dalam hati sambil mengusap air mata yang terus mengalir di pipinya


tiba" ada seseorang yang duduk di sisi zahra,,,


zahra tidak perduli,, dia tetap menatap keluar jendela


" ehem,,, jangan melihat keluar terus nanti sakit tuh mata,, ucap andra


zahra yang kenal dengan suaranya,, membalikkan badannya dan ternyata,,,


" mas andra,, " ucap zahra melebarkan matanya karena kaget


" iya gue,,, tapi ngga usah ngegas gitu juga kali,, pelan" kan bisa,, " ucap andra sambil memakai kacamata hitamnya


" mas andra mau ke mana,, " tanya zahra penasaran


" mau jalan" hhe,,, he,, " ucap andra sambil tersenyum lebar


zahra yang kesal dengan jawaban andra hanya diam,, dia mendesah pelan dan menatap keluar jendela lagi


" kalau ada masalah itu di selesaikan bukan malah lari,, pakai minggat segala lu,,, ngga sopan keluar dari rumah gue ngga bilang" ,,, " ucap andra


" siapa yang minggat,, aku pamit kok sama diva,,kamu aja yang ngga tau,, " ucap zahra sewot


" idih sewot,,, jangan suka marah" nanti cepet tua loh,, " ucap andra meledek


"iiiihhhh,,,,, " ucap zahra kesal sambil mengepalkan tangannya dan melengos


andra yang melihat tingkah zahra merasa terhibur,, dia senyum" sendiri,,,


dan akhirnya andra bertanya ke zahra


" zah,,, gue mau tanya serius ya,, boleh kan,, " ucap andra


zahra melirik ke andra


" tanya apa,, " ucap zahra


" kenapa lo pergi dari rumah gue,, " ucap andra


zahra mendesah pelan


hhhaaahh,,, " aku ingin hidup jauh dari orang" yang menyakiti aku,,aku ingin menjauh dari mereka semua,,, " ucap zahra matanya sudah mulai memerah


" zah,,, ceritakan saja sama gue,, keluarkan semua unek" yang ada di hati lo,, " ucap andra


zahra tersenyum kecil


zahra menceritakan semuanya dari awal pernikahan hingga kejadian tadi di kantor,,,


tapi tidak dengan kejadian waktu aksa memaksa melayaninya,, menurut zahra itu tidak perlu di ceritakan


" jadi,,, lo istri dari aksa pradana Wijaya,, " ucap andra

__ADS_1


" iya,, tapi hanya sebatas pengganti,, " ucap zahra tersenyum kecil


" terus lo mau pergi kemana,, " ucap andra


" ngga tau,, " ucap zahra sambil menggelengkan kepalanya sesaat kemudian menunduk


andra mendesah pelan dan mengusap kasar wajahnya


" bagaimana kalo lo tinggal di rumah tante gue,biar gue antar,,,"ucap andra


" tapi aku takut merepotkan tante kamu mas andra,, " ucap zahra


" enggak lah,,tante dian itu kaya,,,kalau lo mau lo juga bisa bekerja dan tinggal disana dulu" ucap andra


akhirnya zahra mrnganggukkan kepalanya dan andra akan mengantar zahra ke rumah tantenya,,


Sekarang mereka sudah turun di setasiun,, andra menelpon seseorang untuk menjemputnya


" halo bro,, jemput gue di setasiun. bawa mobil lo jangan bawa motor,, " ucap andra


" .................... "ucap seseorang di seberang telepon


" oke cepetan ya,,, jangan lama",, " ucap andra


mereka menunggu jemputan dan andra mengajak zahra untuk mampir di warung makan dulu


"zah,, kita cari makan dulu ya,,, lo belum makan kan dari tadi siang,, " ucap andra


" iya mas,, ucap zahra sambil menganggukkan kepalanya


mereka makan terlebih dahulu,, baru saja mereka selesai makan,, teman andra sudah datang menjemput mereka


" gue baik,, tolong anterin kita ya ke rumah tante dian,, " ucap andra sambil membalas, pelukan temannya


" iya,, ayo,,,, eh ngomong",, "ucap orang tersebut sambil menunjuk zahra


" oh iya lupa,, kenalin ini teman gue zahra,, " ucap andra sambil senyum


dan mereka akhirnya pergi ke rumah tante nya andra


sekitar 20 menitan mereka sampai di depan rumah yang cukup mewah,,


zahra memandang rumah tersebut,, lalu dia bertanya ke andra


" mas,, ini bener rumah tante mad andra,,??" ucap zahra


" iya,,, tenang saja tante dian orangnya sangat baik,," ucap andra sambil tersenyum


akhirnya mereka turun dari mobil dan memencet bel


ting tong,, ting tong,,,


pintu di buka oleh art tante dian,,


" eeh den andra,,, silahkan masuk den,, " ucap bibi ke mereka


" assalamu'alaikum,, " ucap zahra

__ADS_1


" WA,alaikumsalam,, "balas bibi sambil tersenyum


mereka di persilahkan duduk,, dan bibi memanggil tante dian


" maaf Bu,, ada den andra di bawah,, " ucap bibi ke tante dian


" oh iy bi,, " ucap tante dian sambil keluar dari kamarnya untuk turun


tante dian turun dan berjalan kearah ruang tamu di mana andra dan zahra berada,


" tante,,, bagaimana kabar tante,, " ucap andra sambil salaman


" tante baik ndra,,loh kirain ini diva,, " ucap tante dian sambil tersenyum melihat zahra


zahra menyalami tante dian dan mencium tangannya


" bukan tante,, ini teman diva dan andra,, " ucap andra


" emm gini tante,, andra datang ke sini mau minta tolong sama tante,, " ucap andra


" iya ndra,, katakan mau minta tolong apa,, " tanya tante dian


"kalau boleh,, zahra tinggal disini untuk bantu" bibi juga ngga apa" tan,, ucap andra


" ya boleh,,, ngga apa" ,, zahra tinggal disini sambil bantu" bibi kalau mau,, " ucap tante dian


" iya saya mau bu,, " ucap zahra


akhirnya andra pamit pulang ke tante dian dan zahra


" ya sudah saya pulang dulu tan,, zah,, lo hati" ya disini,,, kalau ada waktu gue kesini jengukin lo,, " ucap andra


" iya mas,, terimakasih mas sudah mengantar zahra,,dan mas andra hati" ucap zahra


" iya sama,, lo juga jaga diri baik" ya di sini,, " ucap andra sambil menepuk tangan zahra


kini andra pulang dan zahra di suruh istirahat karena sudah malam


" bibi sini bi,, antar zahra ke kamar sebelah bibi ya,, dia mau bantu" bibi disini,, " ucap Ibu dian


" iya bu,, mari neng,, " ucap bibi sambil mengajak zahra


bibi menunjukkan kamar untuk zahra


" mari neng ini kamar neng,,oh iya neng nama neng siapa,,, " tanya bi imah


" zahra bi,dan nama bibi siapa,,ucap zahra tersenyum


" bi imah neng,,, oh iya selamat malam ya neng,, neng istirahat dulu,, " ucal bi imah sambil keluar dari kamar zahra


" iya bi tetimaksih,,, " ucap zahra


zahra kini sudah berada di kamar dia menaruh tasnya di lemari kecil dekat ranjang


dia merebahkan badannya dan pikirannya menerawang ke saat di kantor aksa


" ternyata selama ini aku bekerja di kantor suamiku sendiri,,, dan ternyata mba bella sudah kembali,, aku harus ikhlas,, mungkin ini sudah takdirku menjadi janda di usia muda dan semoga saja setelah kejadian malam itu aku tidak hamil ya Alloh,, " ucap zahra dalam hati

__ADS_1


kini zahra istirahat karena sudah malam, dan dia tertidur lelap


__ADS_2