Air Mata Dalam Pernikahan

Air Mata Dalam Pernikahan
Menemukan Fira


__ADS_3

Satu bulan kemudian


Kini Raka terus mencari keberadaan Fira


Raka putus asa,,, sudah berkeliling Jakarta tetapi tidak juga menemukan Fira


Raka sedang duduk di kamar dan sedang melihat foto pernikahan mereka


" Fir,,, di mana kamu Sayang,,, aku merindukanmu,,, pulanglah Fir,,aku tidak bisa hidup tanpamu,," Ucap Raka sambil mengusap foto pernikahan mereka


Raka seperti tidak bersemangat dalam menjalani hidup,, separuh jiwanya pergi


bahkan Raka tidak makan selama Fira pergi


yang ada di pikiran Raka hanya Fira


Raka terpuruk tidak lagi ceria seperti dulu


bahkan kumis" nya sudah mulai tumbuh dan Raka tidak memikirkan penampilannya


Terkadang Raka hanya melamun, berharap Fira akan pulang ke rumah


Ibu Dian datang ke rumah Raka,,rumah yang kini terlihat tidak terawat dan sepi


Raka sehari" nya hanya di kamar melamun


" Raka,,, kamu harus makan dulu nak,,, kamu harus semangat. untuk apa kamu terus memikirkan Fira, dia sudah pergi meninggalkan kamu,, " ucap Bu Dian


" Dia pergi meninggalkan aku juga gara" Mama kan,, seharusnya Mama memikirkan perasaan aku Mah,, aku tidak bisa hidup tanpa Fira,,, " ucap Raka meneteskan air mata


" Fira itu sudah pergi,, kamu harus memikirkan perusahaan juga,, apa kamu mau perusahaan bangkrut Raka,, apa hidup kamu hanya buat Fira,, tidak Raka. Kamu harus pikirkan perusahaan juga,, " ucap Bu Dian


" Raka tidak perduli,, kalau Mama pikir perusahaan lebih penting dari Fira, silahkan saja Mama urus sendiri perusahaan Papa, aku sudah tidak mau mengurusnya,, " ucap Raka pergi


" Raka,,,!! mau ke mana kamu,,, dengarkan Mama dulu Raka,,!!! " ucap Bu Dian


Raka terus pergi mengemudikan mobilnya entah ke mana


Kini perut Fira sudah mulai Membesar tetapi Fira harus tetap bekerja


Dia bekerja di Toko Kue depan jalan raya


Fira bekerja dari pukul 7 sampai 4 Sore


Pemilik Toko kue tersebut masih Saudara dengan Adit


" Neng Fira,,, kala cape mending istirahat dulu ya,, kasian dede bayi nya,, " ucap Bu Sukma pemilik Toko kue


" Iya Bu,, aku ngga apa" kok. lagian kerja disini ngga terlalu cape kok Bu,, " ucap Fira sambil tersenyum

__ADS_1


"Neng Fira,,, kalau sampai neng kecapean nanti malah Ibu yang di marahi sana Adit neng,, dia itu kayaknya Sayang banget sama neng,, " ucap Bu Sukma


Fira hanya tersenyum menanggapi perkataan Bu Sukma


" Neng,, ini sudah waktunya makan,, lebih baik neng makan dulu ya,, biar di sini wati yang jaga dulu


" Iya Bu,, " ucap Fira sambil berjalan ke belakang


Raka mengemudikan mobilnya,, dia pergi ke Bandung untuk berkunjung ke rumah Temannya


Raka mampir dulu ke Toko kue untuk membeli oleh" untuk temannya


Kebetulan di depan ada Toko kue yang lumayan ramai pengunjung


Tempatnya lumayan strategis,, berada tidak jauh dari lampu merah


Raka berhenti dan memarkirkan mobilnya di depan Toko kue tersebut


Raka masuk untuk melihat" jenis kue


Fira yang baru selesai makan berjalan lagi ke depan


karena Toko saat ini cukup ramai pembeli


" Mba Fira,,, itu ada yang mau beli mungkin, tolong mba Fira layani dulu ya,, aku layani mba ini dulu, " ucap Wati


" Maaf bapak,, ada yang bisa saya bantu,, " ucap Fira mendekat


deg,,,, Raka seperti mengenali suara itu,,


dia langsung menoleh ke sumber suara


" Fi,,, Fira,, " ucap Raka


Deg,,, " Bang Raka,, " ucap Fira


Fira sadar dan dia cepat pergi dari hadapan Raka


Raka masuk mengejar Fira


" Maaf Bu,, apa di sini ada karyawan yang bernama Fira,, " ucap Raka ke Ibu Sukma


" Iya,, maaf anda siapa ya,, " ucap Ibu Sukma


" Saya Suaminya Bu,, " ucap Raka


Fira terus berjalan ke belakang,, dia mengambil tas dan pergi dari Toko kue tersebut


Raka meminta ijin untuk menemui Fira

__ADS_1


Bu Sukma mencari Fira namun tidak di temukan


"Maaf mas,,, Neng Fira nya ngga ada. mungkin dia pulang mas,, " ucap Bu Sukma


" Kalau begitu,, bolehkah saya meminta alamat Fira Bu,, " ucap Raka


" Jalan melati no 35 Mas,,, " ucap Bu Sukma


"Baik,, kalau begitu saya permisi dulu Bu,, " ucap Raka sambil masuk ke mobilnya


Raka terus mencari rumah Fira,,, hingga ia melihat rumah yang cukup besar dan Raka turun dari mobil dan mengeruk pintu rumah Fira


Fira yang baru sampai dia langsung masuk ke kamar,, Ibu Fatimah pun tidak tau apa yang terjadi pada Fira


Tok,, tok,, tok,, " Assalamu'alaikum,,, " ucap Raka


" Wa'alaikum salam,, " ucap Bu Fatimah sambil membuka pintu


Alangkah kagetnya Bu Fatimah melihat Raka yang datang ke rumah


" Raka,, " ucap Ibu Fatimah kaget


" Ibu,,, Bu tolong izinkan aku masuk Bu,, izinkan aku bertemu Fira Bu,, aku mohon,, " ucap Raka memohon ke Ibu Fatimah


" Nak,,,lebih baik kamu pergi. jauhi kami jauhi anak Ibu,,, Ibu tidak mau kalau Orang Tuamu akan menyakiti Fira lagi nak,,, " ucap Bu Fatimah


" Bu,,, aku ini Suami Fira Bu,,,kami masih suami istri. Saya masih berhak atas diri Fira Bu,,, aku mohon izinkan aku bertemu Fira Bu,, " ucap Raka meneteskan air mata


"Baiklah,, silahkan masuk,, " ucap Bu Fatimah


Bu Fatimah menunjukkan kamar Fira


Tok,, tok,, tok,, Fir,,, buka nak,, ini Ibu,, " ucap Bu Fatimah


tidak ada jawaban dari Fira


Raka mulai khawatir


"Bu,, Kenapa Fira tidak menjawab Bu,, " ucap Raka


" Mungkin Fira tidak mau di ganggu nak,,, dia ingin sendiri dulu,, " ucap Bu Fatimah


" Fira Sayang ,,, buka pintunya Fir,,, Abang kangen sama kamu,, sama anak kita. Abang tidak bisa hidup tanpa kalian Fir,,, Selama ini Abang mencari kalian,,, Abang janji akan menjaga kalian dan akan membawa kalian jauh dari OrangTuaku Fir,, " ucap Raka


Bu Fatimah pergi ke belakang, dia tidak mau ikut campur urusan rumah tangga anaknya


Fira di dalam kamar hanya menangis mendengar ucapan Raka.


Sebenarnya Fira sangat rindu pada Suaminya tersebut. tetapi Fira masih marah dan takut kalau Orang tua Raka tau,pasti mereka akan menyuruh Fira pergi jauh lagi

__ADS_1


__ADS_2